Oleh : Juni Ahyar
Izinkan diriku meluahkan rasa,
Maafkan andai hati kau terasa,
Biar kuceritakan segala duka,
Moga engkau tak ulanginya lagi.
Sungguh tak kusangka, kau berpaling sudah,
Setelah cinta terjalin lama,
Dalam diam kau mendua hati,
Tanpa aku sedari luka ini berdarah.
Aku mendoakan engkau bahagia,
Bersama insan yang kau suka,
Percintaan kita hanyalah kata,
Setakat di bibir, tanpa jiwa.
Kaubina mahligai dari air mata,
Yang jatuh berderai di wajah sepi,
Hancur hatiku, tak tergambar rasa,
Terhempas jiwaku di lembah sunyi.
Oh, Tuhanku, tabahkan hatiku,
Temukan aku pada ketenangan,
Meski rindu terus memburu,
Apa dayaku melawan kenangan.
Kucuba pejam mata tak terlena,
Bayangmu masih datang bertamu,
Begitu payahnya nak kulupakan,
Pernahkah engkau fikirkan aku…
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.














Discussion about this post