• Latest
Kisah Minggu Sore Tentang Pemuda Malang di Tiang Lampu Hias

Kisah Minggu Sore Tentang Pemuda Malang di Tiang Lampu Hias

Juli 21, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kisah Minggu Sore Tentang Pemuda Malang di Tiang Lampu Hias

Anies Septivirawanby Anies Septivirawan
Juli 21, 2025
Reading Time: 2 mins read
Kisah Minggu Sore Tentang Pemuda Malang di Tiang Lampu Hias
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


‎
Oleh Anies Septivirawan
‎
‎Di suatu sore, Minggu yang berdebu. Angin akhir bulan Juli menggoyang dedaunan pohon Palma yang berdiri berjejer dengan sejumlah tiang lampu hias dekat traffic light di Jalan A Yani, kabupaten Situbondo, Jawa Timur.
‎
‎Aku memacu motorku dari arah timur, lampu merah menyala, aku berhenti. Bukan hanya karena nyala lampu merah, bukan karena kehabisan BBM.
‎
‎Tetapi di depanku ada pemandangan yang tidak lazim. Di depan mataku ada banyak kerumunan orang dan sejumlah polisi lalu lintas yang tatapan matanya pada seorang anak muda pria sedang memanjat sebuah tiang lampu hias.
‎
‎Anak muda itu memanjat seperti akan menggapai sesuatu di puncak tiang lampu hias itu. Namun tidak ada yang dicapainya. Ia memakai sarung, di dalamnya ada celana pendek.
‎
‎Pemandangan tak lazim itu menjadi tontonan gratis bagi para pengendara yang berlalu – lalang di jalan. Sebagian pengendara berceloteh,
‎
‎”Kasian…masih muda sudah mau coba bunuh diri…” ujar salah satu sopir truk arah jurusan Surabaya.
‎
‎Di antara kerumunan orang itu juga ada yang bilang bahwa anak muda itu sedang sakit ingatan. Namun kebanyakan di antara mereka menyuruh agar segera turun.
‎
‎Mereka menggertak-gertak pemuda itu dengan suara lantang sembari menggebrak kaki dan tangannya dengan sebuah benda tumpul yang panjang.
‎
‎Tidak tahan dengan rasa sakit di bagian kaki dan tangan, bahkan kepalanya, pemuda malang yang diketahui bernama Etto itu meloncat atau terjun bebas dari pucuk tiang lampu hias, tubuhnya yang tidak berdosa meluncur ke bawah, disambut kerasnya permukaan pedestarian yang terbuat dari paving. Aku melihat dan menyaksikan adegan sedih itu dengan mata telanjang. Tidak dengan kamera ponsel.
‎
‎Aku sengaja tidak merekamnya karena aku punya rasa iba. Aku hanya punya satu adegan foto itu karena aku sengaja meminta pada salah satu teman.
‎
‎”Itu percobaan bunuh diri ya?” tanya salah satu pengendara motor kepadaku.
‎
‎”Entahlah…” jawabku seraya menggeber motor ke arah barat

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Discussion about this post

Next Post
Kalbar Terdepan Tolak Program Transmigrasi

Kalbar Terdepan Tolak Program Transmigrasi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com