• Latest
Makna Kebaikan Sejati dan Ukhuwah Islamiyah/Basyariyah

Eksistensi AI Memberi Edukasi Kepada Para Penguasa yang Korupsi

Juli 17, 2025
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Eksistensi AI Memberi Edukasi Kepada Para Penguasa yang Korupsi

Redaksiby Redaksi
Juli 17, 2025
Reading Time: 2 mins read
Makna Kebaikan Sejati dan Ukhuwah Islamiyah/Basyariyah
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh: Kang Thohir

Eksistensi dunia Artificial Intelligence atau yang lebih disingkat “Al”, adalah sebuah kecerdasan buatan. Sehingga banyak orang terlena dalam tipuannya dalam ruang imajinasi, meski AI cabang dari ilmu komputer untuk meniru cara berfikir manusia.


Permasalahan di dunia penuh misteri ini seperti tak bisa dipecahkan. Prediksi diiringi dengan asumsi, meski kadang tak pasti. Zaman semakin canggih, teknologi sudah tidak bisa dihindari lagi. Terlihat memang tak bisa dipungkiri kemajuan sebuah teknologi. Akan tetapi, alat ini memang juga bisa membantu apa saja ketika orang membutuhkannya.

Dengan adanya AI orang bisa melakukan perlawanan secara langsung melalui sindiran, seperti yang marak di media sosial, khususnya Facebook. Terlihat begitu nyata dan fakta –yang sedang terjadi di Indonesia. Bahwa korupsi-korupsi di Indonesia itu semakin merajalela, bahkan menjadi suatu adat budaya yang semakin merajalela dan penuh keprihatinan. Apalagi kasus-kasus korupsi di Indonesia bisa dimanipulasi dengan hukuman yang ringan tanpa syarat bagi para pejabat koruptor yang memiliki uang (beruang).


Kepandaian menjadi ajang politik kotor, menipu, mengelabuhi, dan anarki, sehingga kepandaian hanya soal ambisi haus jabatan dunia yang sementara. Soal akhlak budi pekerti tak ada artinya. Kefakiran dan pengangguran kian merajalela, sedangkan mereka-mereka duduk di atas penderitaan rakyatnya.


Negeri ini memang kaya raya, apa saja ada, namun kekurangan negeri ini adalah kurangnya orang-orang jujur dan tidak ada dukungan untuk kemajuan bangsa, sehingga orang-orang jenius yang berprestasi tak lagi dihargai bahkan dibenci. Makanya banyak orang-orang jenius/berprestasi itu beralih ke keluar negri untuk mengembangkan keahliannya dalam bidangnya. Itu mengapa Indonesia tidak mau maju dan semakin mundur dari kemajuannya, karena tidak menghargai karya-karya anak bangsanya sendiri. Itulah yang saya sesali.

Namun, adanya AI bisa kita manfaatkan untuk berkreasi guna mengembangkan teknologi dan informasi yang sekiranya harus digali untuk memancing dunia imajinasi dan realita kehidupan ini. Kita masih berkarya untuk bangsa demi kemajuan norma-norma bangsa yang lebih baik lagi. Adanya kritik dan sindiran kepada penguasa supaya mereka-mereka itu sadar, dan mau mempertimbangkan nasib negeri ini.

AI memberi dampak baru untuk memberikan edukasi lewat gambaran atau video-video sindiran kepada para penguasa yang haus akan kekuasaan dan harta. Indonesia akan tumbuh layaknya tanaman bunga yang mekar, kita jaga kita rawat dengan sepenuh hati dan menyiraminya dengan cinta. Maka Indonesia akan semakin tumbuh berkembang dan mekar layaknya bunga mawar yang indah dan kokoh memberi keharuman kepada lainnya. Kita harus menjaga dari hama-hama yang merusaknya dengan sepenuh cinta, jiwa dan raga membela bangsa Indonesia. Indonesia akan bebas dan merdeka.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Merdeka!

Brebes, 08 Juli 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Menggali Makna UFFIN Dalam Al-Quran

Menggali Makna UFFIN Dalam Al-Quran

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com