• Latest
Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat - 2025 06 01 20 48 00 | # Haji | Potret Online

Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat

Juni 1, 2025
Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat - 1001353319_11zon | # Haji | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat - 1001361361_11zon | # Haji | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
de2293cc-7c03-4d26-8a68-a4db3f4d65b4

Sinergi Fiskal Syariah: Navigasi Zakat Perdagangan di Era Mata Uang Modern

April 21, 2026
4fb2b103-7d0d-484c-ba9b-02ec8de8ff7a

Perempuan Hebat, Perjuangan Tak Terlihat: Refleksi Hari Kartini dalam Cahaya Islam

April 21, 2026
819dc996-4ffe-43e0-a861-db43521da05d

Dr. Damanhur Yusuf Abbas: The Living Reference tentang Syariat Islam di Kota Lhokseumawe

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Juni 1, 2025
in # Haji, # Mekkah
Reading Time: 3 mins read
0
Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat - 2025 06 01 20 48 00 | # Haji | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Rosadi Jamani

Langit Makkah tetap biru. Tapi di bawahnya, tanah panas menyerap peluh dan air mata. Hingga 1 Juni 2025, sebanyak 115 jemaah haji telah wafat. Tak kembali ke rumah, tapi konon kembali ke Tuhan, dalam iringan doa yang tak selesai-selesai. Mereka tidak meninggal di rumah sakit elite, tidak juga di pelukan keluarga, tapi di lorong tenda Mina, di atas sajadah lusuh, atau dalam desak-desakan menuju tempat suci.

Mereka datang dengan harapan. Harapan untuk menjadi bersih. Untuk menukar seluruh beban hidup dengan sehelai kain ihram, dan pulang sebagai bayi spiritual yang bebas dari noda. Tapi sebagian justru pulang sebagai jenazah. Sementara dunia menyebut ini husnul khatimah, anak-anak mereka di kampung menunggu kepulangan yang tak pernah tiba. Ada yang sempat menelepon sehari sebelum ajal menjemput, mengatakan dirinya baik-baik saja, hanya lelah, hanya pusing sedikit. Tak tahu bahwa itu adalah salam terakhir.

Baca Juga
  • BENGKEL OPINI RAKyat
  • BENGKEL OPINI RAKyat

Pada tahun 2024, jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci mencapai 461 orang, mayoritas berusia 71 tahun ke atas. Tahun sebelumnya, lebih menyayat, 773 orang wafat sepanjang musim haji 2023. Ini menjadikannya rekor tertinggi dalam satu dekade. Dari jumlah 2024 itu, sebanyak 353 wafat di Makkah, 60 di Madinah, 32 di Mina, 6 di Arafah, dan 10 di Jeddah. Penyebabnya klasik namun mematikan: penyakit jantung, infeksi sepsis, dan komplikasi menahun. Semuanya diperparah suhu ekstrem hingga 50°C dan padatnya arus manusia.

Bayangkan tubuh ringkih berjalan berkilo-kilometer di bawah matahari padang pasir. Bayangkan lansia dengan tekanan darah tinggi dan napas yang pendek mencoba melempar jumrah di antara teriakan dan dorongan. Bayangkan seorang nenek yang mengumpulkan uang selama 30 tahun, hanya untuk wafat setelah tawaf keempat. Tanpa sempat menyelesaikan niat sucinya. Tanpa sempat pulang membawa air zamzam.

Baca Juga
  • HABA Si PATok
  • 🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Mereka ingin meninggal di tanah suci, katanya. Karena di situlah makam para sahabat. Di situlah Rasulullah dimakamkan. Bahkan Umar bin Khattab pernah berdoa agar diwafatkan di Madinah sebagai syahid. Sabda Nabi pun dikutip ribuan kali, “Barang siapa yang ingin mati di Madinah, maka matilah di sana. Sesungguhnya aku akan memberi syafa’at bagi orang yang mati di sana.” Tapi apakah setiap kematian di sana adalah syahid? Apakah setiap tubuh yang roboh oleh dehidrasi dan tekanan darah rendah akan langsung disambut malaikat di Raudhah?

Kita terlalu mudah menyebut kematian sebagai karunia. Padahal beberapa dari mereka wafat karena ambulans terlambat, karena tubuh terlalu lemah, karena dipaksa berangkat demi status sosial dan gengsi keluarga. Kita menyebutnya takdir. Padahal, sebagian bisa dicegah. Kita menyebutnya husnul khatimah, padahal yang wafat belum tentu rela.

Baca Juga
  • Ibadah Haji, Antrean Panjang, dan Negara yang Belum Sepenuhnya Hadir
  • Ummahatul  Mukminin ( Ibu Orang-Orang Beriman)

Hingga 1 Juni 2025, 115 nama kembali ke tanah, bukan tanah air, tapi tanah Tuhan. Jumlah itu masih akan bertambah. Maut tidak menunggu niat. Ia datang ketika tubuh tak lagi mampu membawa rindu. Ia datang bukan untuk mengadili, tapi untuk mengakhiri. Untuk membawa pergi mereka yang hanya ingin sekali saja mencium Hajar Aswad, atau duduk tenang di bawah payung besar Masjid Nabawi.

Air mata pun tumpah. Bukan karena duka semata, tapi karena kita tahu, ibadah paling mulia ini, juga bisa menjadi perpisahan paling sunyi. Tidak ada takziah massal. Hanya laporan digital dan berita yang lewat begitu saja.

Tapi bagi yang ditinggalkan, setiap angka adalah ayah. Setiap statistik adalah ibu. Setiap korban adalah kisah. Setiap kematian adalah lubang di dada yang tak bisa ditambal oleh fatwa.

Bagi orang tua atau keluarga yang sedang menunaikan haji, doakan mereka agar tetap kuat, dan bisa kembali ke tanah air dengan membawa air zam-zam. Doakan agar bisa kembali merasakan kopi dari bumi ibu pertiwi.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Share234SendTweet146Share
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Sudah 115 Jemaah Haji yang Wafat - 6bbaab77 8df0 4cf5 ae05 add26982e846 | # Haji | Potret Online

Puisi-Puisi Indra Mardiani

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com