POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home #Ulama Kharismatik Aceh

Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela

Nurkhalis Muchtar by Nurkhalis Muchtar
Mei 11, 2025
in #Ulama Kharismatik Aceh, #Ulama Nusantara, Aceh, Sejarah, Ulama Kharismatik Aceh
0
Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - fdc0b06d 66a7 42f6 a74b 976a8a189cd7 | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online

Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc.M.A

Beliau lahir dari keturunan ulama dan pemimpin masyarakat Suka Makmur Aceh Besar. Ayahnya adalah Teungku Haji Muhammad yang merupakan pendiri Dayah Lambirah, sebuah dayah maju yang banyak dikunjungi oleh para penuntut ilmu pada masanya. 

Teungku Muhammad Jakfar lahir pada tahun 1872, beliau lebih tua sekitar 5 tahun dari ulama dan bangsawan Aceh Tuwanku Raja Kemala yang lahir 1877. Semenjak kecil Teungku Muhammad Jakfar dikenal sebagai seorang anak yang mencintai ilmu pengetahuan. Ia dan abangnya Teungku Muhammad Abbas sama-sama memiliki kesungguhan dalam belajar dan menuntut ilmu hingga mengantarkan keduanya menjadi ulama besar dan Teungku Chik. 

Baca Juga
  • Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - 00F65FB3 9F7A 4A98 8912 013A4EE35348 | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online
    Aceh
    Masyarakat Desa Kulam Syamtalira Aron Kurban Empat Ekor Lembu
    12 Jul 2022
  • 02
    Aceh
    TANGKAP DAN HUKUM BERAT MUCIKARI DAN LAKI-LAKI DALAM POSTITUSI ANAK
    19 Mar 2018

Setelah belajar di Dayah yang dibangun ayahnya di Lambirah, Teungku Muhammad Jakfar muda kemudian belajar di beberapa dayah yang lain baik di Aceh Besar, maupun daerah lainnya sebelum beliau berangkat ke Mekkah. Di antara dayah yang pernah beliau singgahi dan belajar di sana ialah Dayah Teungku Chik Selimuem, Dayah Teungku Chik Lamgugob, Dayah Teungku Chik Tanoh Abee dan Dayah Teungku Chik Tanoh Mirah. 

Di Dayah Teungku Chik Tanoh Abee, beliau dan abangnya Teungku Muhammad Abbas belajar kepada seorang ulama besar pimpinan Dayah Tanoh Abee yaitu Teungku Chik Abdul Wahab Tanoh Abee yang merupakan ulama lulusan Mekkah.

Baca Juga
  • Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - A28C9197 6C9E 4ABC B2BE F128D90FA7F8 scaled | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online
    Aceh
    Rakernas IGI Banda Aceh 2023: Museum Aceh dan Kuliner Kopi
    12 Apr 2023
  • Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - 99840128 d4ca 41aa a17a 4104b004adac | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online
    #Pulau
    Empat Pulau Kembali ke Aceh: Kemenangan Marwah Daerah, Kekalahan Geng Solo
    20 Jun 2025

Beberapa tahun Teungku Muhammad Jakfar belajar di berbagai Dayah kepada para ulama besar telah mengantarkan beliau menjadi seorang ulama yang mendalam ilmunya. Namun Teungku Muhammad Jakfar merasa ilmunya masih sedikit dan dangkal, sehingga mengantarkan beliau untuk belajar ke Mekkah. Beliau berangkat ke Mekkah pada tahun 1906, dan dua tahun sebelumnya Tuwanku Raja Keumala berangkat di tahun 1904 dan beliau pulang tahun 1910, sedangkan Tuwanku Raja Keumala pulang di tahun 1908. Dapat dipastikan keduanya berjumpa.

Pada tahun 1906 beliau mulai belajar kepada para ulama kota Mekkah, di antara yang paling masyhur pada masa itu adalah Syekh Ahmad Khatib Minangkabau, ulama Padang yang pernah menjadi Khatib, Imam dan Mufti Mazhab Syafi’i di Mesjidil Haram. Pada tahun 1906 ada beberapa ulama lain yang belajar di Mekkah seperti Syekh Karim Amrullah ayahnya Buya Hamka dan ulama besar Medan, Mufti Kerajaan Deli Syekh Hasan Maksum.

Baca Juga
  • Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - IMG_3440 | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online
    Aceh
    Pembangunan Aceh dan Filosofi Manajemen Roda
    06 Mar 2025
  • Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - 2025 06 12 16 20 31 | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online
    # Ironi
    HABA Si PATok
    22 Jun 2025

Setelah beberapa tahun di Mekkah menimba ilmu kepada para ulama di Mekkah, pulanglah beliau di tahun 1910. Dan semenjak tiba di Aceh, beliau telah pun menjadi seorang Teungku Chik yang memiliki ilmu yang luas. Mulailah Teungku Chik Muhammad Jakfar membangun lembaga pendidikannya di Jeureula pada tahun 1912. 

Adapun abangnya Teungku Chik Muhammad Abbas melanjutkan kepemimpinan Dayah Lambirah yang telah dibangun oleh ayah mereka yaitu Teungku Chik Muhammad Lambirah. Teungku Chik Muhammad Jakfar beliau terkadang disebut dengan Teungku Chik di Jeurela karena dayah yang dibangunnya di Jeureula, kadang pula disebut dengan Teungku Chik di Lamjabat karena beliau menikah ke Lamjabat Banda Aceh, dan nama yang terakhir ini lebih identik dan melekat.

Semenjak berdiri Dayah Jeurela, maka datanglah para santri dari berbagai tempat untuk belajar dari beliau. Di antara muridnya yang kemudian dikenal sebagai ulama di Aceh dan menjadi tokoh pembaharu pendidikan adalah Teungku Abdul Wahab Seulimum, yang belajar kepada Teungku Chik Lamjabat selama 12 tahun, bahkan Teungku Abdul Wahab telah diangkat sebagai asisten dari teungku chik, yang dianggap telah mampu mendirikan dayahnya sendiri. Sedangkan abang dari Teungku Chik Lamjabat yaitu Teungku Chik Muhammad Abbas dikenal dengan Teungku Chik Lambirah, dan salah satu muridnya yang juga menjadi ulama dan tokoh pendidikan Aceh Besar adalah Teungku Syekh Ibrahim Lamnga dikenal dengan sebutan Ayahanda.

Setelah dua puluh tahun didirikan sekitar tahun 1932, terjadi perubahan sistem pembelajaran di Dayah Jeureula, mulai di bangun sistem kelas dan adanya pembelajaran umum. Sebagaimana hal yang dimaklumi bahwa sekembalinya Tuwanku Raja Keumala dari Mekkah pada tahun 1908, maka Aceh secara umum mengalihkan melawan penjajahan Belanda dengan mulai mengembalikan semangat pendidikan yang terhenti ketika berkecamuknya perang, walaupun perang terus berlangsung, namun pada periode ini beberapa ulama kembali membangun Dayah yang telah lama mereka tinggalkan karena peperangan, termasuk munculnya lembaga pendidikan baru yang dibangun oleh para ulama yang baru menyelesaikan pendidikan mereka baik di Mekkah maupun di Yan Keudah Malaysia. 

Beberapa ulama yang mendirikan lembaga pendidikan adalah Teungku Haji Jakfar Lamjabat tahun 1912, Teungku Haji Hasan Kruengkalee tahun 1916, Teungku Muhammad Saleh Lambhuk tahun 1916, Teungku Muhammad Ali Lampisang tahun 1921, Teungku Haji Hasballah Indrapuri 1922, Teungku Syekh Mahmud Lhoknga atau Abu Syech Mud tahun 1928 dan para ulama lainnya. 

Teungku Chik Lamjabat juga merupakan ulama yang menandatangani seruan jihad untuk mepertahankan Indonesia bersama dengan tiga ulama lainnya yaitu Teungku Haji Hasan Kruengkalee, Teungku Haji Ahmad Hasballah Indrapuri dan Teungku Muhammad Daud Beureueh. Maka setelah kiprah yang besar, wafatlah Teungku Chik Muhammad Lamjabat di tahun 1953.

Previous Post

Barsela Dalam Catatan Sejarah, Kawasan Kaya Rempah Abad 18 dan Abad 19

Next Post

Dokter, Dukun dan AI

Next Post
Teungku Chik Jakfar Lamjabat; Ulama, Pendidik dan Pendiri Dayah Jeurela - 1000576440_11zon | #Ulama Kharismatik Aceh | Potret Online

Dokter, Dukun dan AI

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah