POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kucing Timah

RedaksiOleh Redaksi
May 6, 2025
Kucing Timah
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh: Dahlan Iskan

Selasa 06-05-2025

(Kolonel Inf Restu Widyantoro)

MENGEJUTKAN. Seorang kolonel diangkat menjadi direktur utama BUMN, PT Timah: Kol Inf Restu Widyantoro. Pekan lalu.

Tentu hak sepenuhnya para pemegang saham. Pemegang saham bisa memberhentikan dan mengangkat siapa saja untuk direksi dan komisaris perusahaan.

Seharusnya pemegang saham PT Timah sekarang adalah PT MIND ID. Yakni holding untuk semua perusahaan BUMN yang bergerak di bidang tambang.

Dalam keadaan normal direksi PT MIND ID-lah yang menentukan siapa saja yang akan menjadi direksi dan komisaris anak perusahaannya. Tapi bisa saja direksi MIND ID menerima misi dari pemegang saham MIND ID: harus mengangkat si A atau si B.

Itu tidak melanggar apa-apa. Tidak bertentangan dengan peraturan apa pun. Tergantung direksi PT MIND ID, mau atau tidak melaksanakan misi tersebut. Kalau tidak mau, akan dianggap tidak taat pada atasan. Kalau mau, harus ikut bertanggung jawab atas kinerja PT Timah nantinya. Direksi MIND ID tidak bisa cuci tangan atas kegagalan PT Timah. Tidak boleh bilang: bukan kami yang memilih direksi PT Timah.

Pertanyaan selanjutnya: siapa atasan PT MIND ID?

Menteri BUMN Erick Thohir? Atau sudah pindah ke CEO Danantara Rosan Roeslani?

Tidak masalah. Dua-duanya punya atasan yang sama: Presiden Prabowo Subianto.

Rasanya, bukan Erick Thohir yang punya misi mengangkat Kolonel Restu. Bukan juga Rosan. Kelihatannya misi itu datang langsung dari Presiden Prabowo. Atau setidaknya dari satu tim khusus, tim penempatan orang-orang yang dikehendaki, untuk menyukseskan keinginan presiden.

📚 Artikel Terkait

Menyelami Proses Kreatif, Merayakan Kata

INSAN TERDUGA

Lumpo

Marahmu, Bulan

Legalitasnya saja dilewatkan Erick sebagai menteri BUMN atau lewat Rosan sebagai Dirut Danantara. Lalu misi itu dilewatkan direksi MIND ID. Dilewatkan lagi RUPS PT Timah.

Tidak ada yang dilanggar. Yang akan dilihat publik adalah hasilnya. Maju atau tidak. Tapi maju tidaknya PT Timah juga tergantung pada budaya perusahaan yang dikembangkan: budaya komando, budaya partisipatif, budaya top down, bottom up, atau pilihan budaya kerja lainnya.

“Tidak peduli kucing itu berwarna hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus.”

Kucing putih, pada saat tertentu bisa menangkap tikus, tapi di saat yang lain sudah tidak bisa. Mungkin si kucing putih sudah lebih tua. Atau tikusnya sudah berhasil mempelajari kelebihan kucing putih.

Yang jelas, kini dicoba untuk menggunakan kucing jenis lain. Makdudnya: agar bisa menangkap tikus di PT Timah. Toh kucing putih sudah dicoba di sana. Puluhan tahun. Gagal. Total. Saking gagalnya, si kucing bukan saja tidak bisa menangkap tikus, bahkan tidak bisa mengambil makanan miliknya sendiri. Saya bagian dari kegagalan di PT Timah itu.

Makanan PT Timah adalah pasir timah miliknya sendiri, di lahan miliknya sendiri, di kawasannya sendiri. Pasir yang mengandung timah itu dikeruk oleh orang lain. Di mana-mana. Di semua tempat. Di laut. Di darat. Siang. Malam. Terang-terangan.

Tidak ada pencuri pasir timah yang bisa ditangkap. Kalau pun ada, dilepas. Backing-nya luar biasa kuat. Sampai ada guyonan di Bangka: hanya angkatan udara yang tidak terlibat –karena di sana tidak ada angkatan udara.

Saya melihat pengangkatan Kolonel Restu dari sudut itu. Mampu tidaknya Restu, saya tidak tahu. Berhasil tidaknya juga tidak tahu. Setidaknya Restu diharapkan bisa jadi kucing yang berubah-ubah warna –menyesuaikan dengan jenis tikusnya.

Untuk itu Restu dipayungi oleh komisaris utama, seorang jenderal bintang tiga: Letjen Purn Agus Rohman. Ia orang yang teguh dan sederhana. Anaknya tukang sepatu di Bandung Selatan. Tidak pernah terbayang jadi jenderal bintang tiga. Ia seorang maung Bandung. Ada harimau di belakang kucing itu.

Meski kolonel, Restu sudah senior. Sudah waktunya pensiun. Ia lahir di Demak tahun 1970 –tanggal 2 Mei. Latar belakang pendidikannya istimewa. Tidak hanya dari Akmil (lulus 1987). Restu pernah kuliah di universitas hebat King’s College di Inggris. Masih pula meneruskan kuliah di Cranfield University –antara Oxford dan Cambridge, utara London.

Restu juga pernah menjadi komandan pasukan PBB. Terakhir menjadi Danrem Pantai Timur di Pematang Siantar dan Irdam Kodam Mulawarman di Balikpapan.

Pasangan Restu dan Agus Rohman (kelahiran Bandung 15 Agustua 1963), kini mengurus bidang yang sangat berbeda dalam hidup mereka.

Orang cerdas bisa belajar cepat dari keadaan yang mendesak. Orang cerdas juga bisa mendengar dengan cerdas ide-ide dari mana pun datangnya, termasuk dari anak buah yang sudah lebih lama di sana.

Keberaniannya tidak diragukan. Pun kecerdasannya. Tapi di Bangka tidak hanya ada kerikil di sepatu. Ada paku, pecahan kaca dan ranjau. Mungkin hanya santet yang tidak ada. (DAHLAN ISKAN)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Guru Masa Depan, Guru Yang Teladan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00