POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home # Ironi

Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Mei 2, 2025
in # Ironi, #Hardiknas, #Pendidikan, Kualitas pendidikan, Pendidikan, Pendidikan insklusif, Politik Pendidikan
0
Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - 2025 05 02 10 56 44 | # Ironi | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Hari Pendidikan Nasional kembali datang. Seperti biasa, kita semua mendadak jadi cerdas, nasionalis, dan bijak bestari. Ya, minimal di caption Instagram. Upacara dilaksanakan, pidato disampaikan, dan hashtag #MerdekaBelajar kembali digaungkan. Padahal, di lapangan, yang merdeka itu justru kebingungan. Pendidikan kita hari ini adalah perpaduan ajaib antara niat baik, kebijakan aneh, dan realitas pahit yang dibalut jargon motivasional.

Mari kita rayakan dulu ketimpangan sebagai warisan budaya bangsa. Di Jakarta, anak-anak sudah belajar AI, coding, dan bahasa Inggris dengan guru yang lulusan luar negeri. Di Papua Pegunungan, anak-anak belajar membaca huruf dari papan tulis yang sudah setengah dikerat waktu. Rata-rata lama sekolah di sana hanya 5,1 tahun. Itu pun sudah hebat, karena untuk sampai ke sekolah saja, mereka harus mendaki bukit, menyeberangi sungai, dan bernegosiasi dengan kambing liar. Sementara di kota besar, sekolah lengkap dengan AC, CCTV, dan kantin menjual minuman boba. Semua tampak adil, setidaknya menurut mereka yang duduk di kursi empuk ber-AC sambil memegang pointer dan presentasi PowerPoint berjudul “Pendidikan Inklusif”.

Baca Juga
  • Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - 71aa1b4a e360 49be 8260 87f25d385eac | # Ironi | Potret Online
    # Ironi
    Kritik Rasio Sinis Atas Bencana dan Bunuh Diri Ekologis
    03 Des 2025
  • Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - 216d678f 0ed8 467d bcf4 8fd81feaa0e2 | # Ironi | Potret Online
    # Ironi
    KPK: Komedi Pemberantasan Kelas Teri
    09 Mei 2025

Soal literasi, kita juga unggul. Anak-anak kita bisa bikin caption viral, komen nyinyir, bahkan debat di kolom komentar pakai teori yang entah dari mana. Tapi saat disodorkan satu paragraf bacaan dari buku pelajaran, matanya kosong, pikirannya jalan-jalan. Banyak siswa kesulitan membaca, menulis, apalagi memahami. Tapi tenang, kementerian rajin menyelenggarakan lomba menulis puisi dan pidato tema “Cinta Tanah Air” yang syaratnya adalah hafalan, bukan pemahaman. Literasi? Nanti dulu. Yang penting ada dokumentasi kegiatan.

Sementara itu, dana BOS yang katanya disalurkan demi pendidikan merata lebih sering nyasar ke tempat-tempat yang tidak butuh. Bahkan dalam beberapa kasus, dana BOS disalahgunakan. Mungkin karena terlalu banyak uang, sampai bingung mau dipakai buat apa. Guru honorer masih terima gaji setara uang parkir satu bulan, tapi laporan keuangan sekolah selalu rapi. Dana pembelian proyektor cair, tapi barangnya tidak pernah muncul. Seolah-olah uangnya berubah menjadi ilmu telepati, tidak terlihat tapi dipercaya ada.

Baca Juga
  • Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - IMG_20161126_164011_edit_11zon | # Ironi | Potret Online
    Aceh
    Masa Depan Aceh
    06 Des 2016
  • d2f68f27-65d1-45fe-915f-c2109c3a4b83
    Artikel
    Kenapa Orang Tua Siswa Tak Mau Lapor Polisi Saat Anaknya Keracunan MBG?
    06 Apr 2026

Bicara soal biaya pendidikan, hari ini pendidikan tinggi adalah mimpi yang harus ditebus dengan utang. UKT naik terus, dengan alasan inflasi, pengembangan kampus, atau kadang cuma “penyesuaian”. Mahasiswa yang kritis disuruh memahami kondisi, yang protes dianggap tidak bersyukur, dan yang diam dapat bonus semester tambahan karena skripsinya tak kunjung selesai akibat dosen pembimbing yang sibuk pelatihan ke luar negeri, penelitian ini dan itu. Pendidikan tinggi kini bukan lagi hak, tapi privilese.

Sekolah rusak? Banyak. Lebih dari 60% ruang kelas SD mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Tapi jangan khawatir, karena selama atap belum ambruk saat pelajaran, dianggap masih bisa dipakai. Kadang murid belajar sambil memegang ember, menampung air hujan yang bocor dari langit-langit. Tapi itu kan pengalaman hidup, bagian dari kurikulum tersembunyi bernama “adaptasi ekstrem”.

Baca Juga
  • Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - 2025 06 03 12 12 00 | # Ironi | Potret Online
    # Ironi
    🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH
    03 Jun 2025
  • Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - 9828388e 9c42 442b 9fdc b2a54e88a6a2 | # Ironi | Potret Online
    Olah Raga
    MKKS SMA dan SMK Aceh Zona 1 Gelar Turnamen Badminton Erlangga Cup II
    28 Nov 2024

Jangan lupakan kurikulum. Kita sudah ganti kurikulum lebih sering dari ganti kalender dinding. Setiap menteri datang dengan semangat dan nama kurikulum baru. Guru dipaksa belajar ulang, siswa jadi kelinci percobaan, orang tua bingung, dan dunia usaha hanya tertawa sambil berkata, “Lulusan ini kita latih lagi dari nol ya, Bu.” Pendidikan kita ibarat sinetron panjang, plot-nya berputar-putar, aktornya gonta-ganti, tapi ending-nya tak pernah sampai.

Namun di balik semua absurditas ini, masih ada guru-guru hebat, murid-murid gigih, dan orang tua yang percaya bahwa pendidikan bisa menyelamatkan masa depan. Mereka adalah pahlawan tanpa panggung. Di Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita kirim doa, semoga tahun depan kita tidak hanya upacara dan berpuisi, tapi benar-benar belajar. Bukan hanya untuk dapat nilai, tapi untuk hidup yang lebih waras.

#camanewak

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Previous Post

HABA Si PATok

Next Post

Sebuah Refleksi Sosial; Berpendidikan Tinggi, Tapi Tak Bisa Mengantre: Di Mana Budaya Etika Kita?

Next Post
Surat Cinta untuk Pendidikan yang Katanya Prioritas - IMG 20250502 WA0010 | # Ironi | Potret Online

Sebuah Refleksi Sosial; Berpendidikan Tinggi, Tapi Tak Bisa Mengantre: Di Mana Budaya Etika Kita?

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah