• Latest

Saklar Mimpi di SMK Muda

Mei 2, 2025
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Saklar Mimpi di SMK Muda

Redaksiby Redaksi
Mei 2, 2025
Reading Time: 3 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Joko Mulyono, S.Pd.
(Guru SMK Muda Cepu dan Anggota Satupena Blora)

Langit Cepu mulai berwarna jingga saat Angga menatap poster besar di mading sekolah. Tertulis tegas: “Kunjungan Edukasi ke SMK Muda Cepu, Jurusan Teknik Listrik dan Kelas Kreator Cerdas AI!”

“SMK Muda?” gumamnya. “Apa istimewanya?”

Keesokan harinya, Angga bersama teman-teman SMP-nya berangkat dalam rombongan. Bus mereka berhenti di gerbang sekolah dengan tulisan mencolok: “SMK Muda Cepu, Tempat Mimpi Dimulai!”

Mereka disambut oleh seorang guru berkaca mata, berwajah ramah, namun wibawa terasa dari suaranya.

“Selamat datang. Saya Pak Joko Mulyono, guru Teknik Listrik. Hari ini kalian akan melihat bahwa listrik bukan sekadar kabel, tapi masa depan!” ujarnya.

Mereka diajak masuk ke ruang praktik. Di sana, Angga tertegun melihat alat-alat modern berjajar rapi.

“Inilah alat-alat dari Schneider Electric, perusahaan global dari Perancis. Dengan ini, kalian bisa belajar standar industri internasional,” jelas Pak Joko.

“Yang ini,” sambungnya, menunjuk ke meja besar penuh tombol dan sensor, “adalah peraga Otomasi Industri. Bantuan dari program SMK Pemadanan. Kalian bisa simulasi sistem pabrik sungguhan!”

Angga terpukau. Ia memencet sebuah tombol, dan lampu menyala otomatis mengikuti sensor gerak. “Wah, kayak di film!” serunya.

“Betul. Dan kami juga punya Trainer AC untuk mata pelajaran pilihan Perawatan AC. Kalian bisa belajar merawat, membongkar, dan memasang AC seperti teknisi profesional.”

Di sudut ruangan, mereka melihat simulasi rumah tingkat. Ada saklar, lampu, kipas, dan sistem alarm.

“Ini rumah contoh. Anak-anak kami belajar instalasi listrik rumah dari bawah sampai atap. Bukan hanya teori, tapi praktik nyata,” terang Pak Joko.

Saat jam istirahat, mereka diajak ke ruang refleksi. Di sana terpampang nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan gotong royong.

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026

“Di SMK Muda Cepu, pendidikan karakter adalah prioritas. Karena pintar saja tidak cukup, harus berakhlak,” kata Pak Joko sambil tersenyum.

Lalu yang paling mengejutkan, Pak Joko menyampaikan kabar luar biasa.

“Anak-anak kami banyak yang sudah bekerja bahkan sebelum lulus. Kami jalin kerja sama dengan dunia industri, jadi kalian tak hanya tamat sekolah, tapi juga tamat jadi pengangguran.”

Angga menelan ludah. Dadanya terasa hangat.

Sebelum pulang, mereka mampir ke Kelas Kreator Cerdas AI. Di sana siswa sedang membuat konten edukatif dibantu teknologi kecerdasan buatan.

ADVERTISEMENT

“Di SMK Muda Cepu, kamu bisa jadi teknisi listrik, dan kreator digital. Dunia masa depan butuh keduanya,” kata Pak Joko menutup kunjungan.

Di perjalanan pulang, Angga membatin:
“Dulu aku pikir masa depanku gelap. Tapi hari ini, aku temukan saklar mimpi, dan itu dinyalakan di SMK Muda Cepu.”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 309x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 261x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 252x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Kilau Masa Depan di Bengkel Schneider

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com