POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Indonesia : 60,3% Rakyat Miskin?

RedaksiOleh Redaksi
April 30, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh ReO Fiksiwan

„Kemiskinan bukanlah kurangnya karakter. Kemiskinan adalah kurangnya uang.” —Rutger Bregman(37), Humankind: A Hopeful History(2019).

„Kemiskinan bukanlah suatu kecelakaan. Seperti perbudakan dan apartheid, kemiskinan adalah buatan manusia dan dapat dihilangkan melalui tindakan manusia.” —Nelson Mandela(1918-2013).

Secara antropologi isu kemiskinan adalah persoalan klasik dan klise. Namun, sejak ide globalisasi muncul menyertai merkantelisme dan kapitalisme, kemiskinan jadi pangkal perujuk kemiskinan struktural dan kultural.

Struktural, berarti kemiskinan adalah tindakan. Kultural, berarti kebiasaan yang muncul dari perbuatan.

Yang pertama bisa dipetik dari Mahbub Ul Haq, Tirai Kemiskinan(YOI,1995) atau Asian Drama: an inquiry into the poverty of nations(1968), Gunnar Myrdal. Kedua, Five Families(1959), Oscar Lewis(1914-1970).

Akan tetapi, pada abad-20 tengah, antropologi kemiskinan di Asia Tenggara, oleh sosiolog S.H. Alatas, telah dikritik sebagai waham mitos pribumi malas produk kolonialisme(The myth of the lazy native, 1977).

Dengan kata lain, produk kemiskinan di Indonesia seperti baru saja diproyeksikan Bank Dunia(https://brief.id/bank-dunia-penduduk-miskin-indonesia-tertinggi-kedua-di-asean/), tentu struktural bisa mencapai angka fantastis 60,3%.

Alasannya?
Berdasarkan ambang batas garis kemiskinan negara berpendapatan menengah ke atas, Bank Dunia memproyeksikan jumlah penduduk miskin di Indonesia akan turun, yakni menjadi 58,7% pada 2025; 57,2% pada 2026; dan 55,5% pada 2027.

📚 Artikel Terkait

Tidak Ada yang Abadi, Semuanya Berubah:Cerita Masa Kecil

Emas Naik, Pemuda Galau: Antara Persoalan dan Solusi

Menyelamatkan Masa Depan Lewat Arsip

Menciptakan Visual Produk Hiper-Realis dengan Prompt AI

Melalui laporan tersebut, persentase penduduk miskin di Indonesia pada tahun lalu diketahui menjadi yang tertinggi kedua di antara negara-negara berkembang Asia Tenggara.

Sebagai perbandingan, tingkat penduduk miskin di Indonesia sebesar 60,3% hanya lebih rendah dari Laos sebesar 68,9%.

Tingkat penduduk miskin di Indonesia itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia sebesar 1,3%, Thailand sebesar 7,1%, Vietnam sebesar 18,2%, dan Filipina sebesar 50,6%.

Sebagai catatan, Bank Dunia tidak memasukkan data kemiskinan di Kamboja dan Myanmar.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terdapat 24,06 juta penduduk miskin di Indonesia per September 2024.

Angka itu mengalami penurunan 1,16 juta orang bila dibandingkan dengan 25,22 juta penduduk miskin per Maret 2024.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan angka ini merupakan 8,57% terhadap populasi di Indonesia.

Persentase ini juga mengalami penurunan 0,46% poin terhadap Maret 2024(https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/69681/bank-dunia-60-rakyat-ri-tergolong-miskin-tertinggi-ke-2-asean).

Proyeksi Bank Dunia tertanggal 29 April 2025 ini, mendadak meruak deras di ruang berita medsos(https://x.com/bospurwa/status/1917110021642719628?s=46&t=h5otWI7LEJVnYRZJH9tQgA).

Meski telah dinafikan kantor BPS, proyeksi kemiskinan (di) Indonesia dapat dirasionalisasi dengan krisis ekonomi — dari efisiensi, PHK, MBG hingga defisit APBN — oleh para ekonom eksper dapat „dipolitisir“ secara ilmiah.

Karena itu, proyeksi Bank Dunia bukan ihwal momok ekonomi semata. Tapi, bagaimana momok politik sebagai anak kembar kekuasaan, bisa menjelaskan itu secara komunikatif-konstruktif.

Kemiskinan, struktural maupun kultural, adalah wajah peradaban. Bukan kosmetik kekuasaan yang dengan mudah di-skincare dengan produk palsu bernama: policy.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
BENGKEL OPINI RAKyat

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00