• Latest

Lupa Sekolah, Ingat Belajar: Menyelami Hakikat Pendidikan di Dunia Tanpa Batas

April 27, 2025
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
IMG_0532

Minimarket Koperasi Desa, Bukan Minimarket Biasa

Maret 29, 2026

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Lupa Sekolah, Ingat Belajar: Menyelami Hakikat Pendidikan di Dunia Tanpa Batas

Dayan Abdurrahman by Dayan Abdurrahman
April 27, 2025
in #Pendidikan, Bingkai Sekolah, Sekolah
Reading Time: 4 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh : Dayan Abdurrahman

Dalam perjalanan hidup, tidak semua orang mampu melanjutkan pendidikan formal hingga ke tingkat tertinggi. Ada yang terhenti karena keterbatasan dana, kesibukan hidup, tidak adanya guru, atau bahkan karena lembaga pendidikan tidak lagi membuka pintu.

Di Aceh, di berbagai wilayah Indonesia, dan di banyak negara lain, realitas ini menjadi bagian tak terpisahkan dari dinamika sosial. Namun, perlu dipahami bahwa berhenti sekolah bukan berarti berhenti belajar. Justru, dalam konteks perubahan zaman yang sangat cepat ini, belajar menjadi kebutuhan yang semakin mendesak untuk menjaga keberlangsungan hidup.

Tanpa ilmu, hidup ini akan menjadi jalan buntu. Tanpa peta yang tepat, manusia mudah tersesat dalam ketidakpastian. Oleh sebab itu, dalam kondisi apapun, kita harus siap berburu ilmu dari berbagai sumber yang tak terbatas, melampaui batas ruang kelas, melampaui batas formalitas.

Pendidikan: Hakikat Bukan Sekadar Gelar

Secara akademik, para pemikir seperti John Dewey menegaskan bahwa pendidikan adalah proses berkelanjutan yang membentuk kehidupan itu sendiri. Bukan sekadar akumulasi pengetahuan di ruang kelas, tetapi transformasi pribadi untuk menghadapi tantangan zaman. Dalam konteks Indonesia, termasuk Aceh sebagai bagian yang kental dengan tradisi keilmuan Islam, konsep pendidikan lebih luas dari sekadar ijazah: ia adalah perjalanan ruhani dan sosial.

Dari sisi religi, Islam memandang menuntut ilmu sebagai kewajiban sepanjang hayat. Rasulullah SAW bersabda, “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah). Al-Qur’an pun berulang kali memerintahkan umat manusia untuk berpikir, merenung, dan memahami fenomena kehidupan (QS. Al-Ghasyiyah: 17-20). Maka, pendidikan sejati bukanlah sekadar produk sekolah atau kampus, tetapi merupakan proses mendalam membangun hubungan antara manusia, alam semesta, dan Sang Pencipta.

Sayangnya, dalam realitas saat ini, banyak lembaga pendidikan formal justru terjebak dalam logika pasar. Tidak sedikit yang lebih mengejar keuntungan finansial daripada memberikan nilai tambah kepada mahasiswa. Banyak institusi berdiri hanya demi menarik biaya tinggi, namun gagal memberikan pendidikan yang membentuk karakter, keahlian, dan visi hidup.

Oleh karena itu, kita perlu cerdas memilih dan membelah mana pendidikan yang betul-betul membangun, mana yang hanya menjadi ilusi semata. Pendidikan formal tetap penting, namun tidak boleh menjadi satu-satunya tolak ukur keberhasilan atau jalan kebenaran.

Realitas Dunia Tanpa Batas

Baca Juga

Kehidupan pasca-bencana di desa_11zon

Empat Bulan Setelah Air Bah itu Pergi

Maret 26, 2026
Sekolah Korban Bencana Ekologis

Sekolah Korban Bencana Ekologis

Maret 16, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Maret 12, 2026

Kini, dunia telah berubah drastis. Era digital menawarkan berjuta-juta sumber belajar terbuka: kuliah online, jurnal ilmiah gratis, platform video edukatif, hingga komunitas daring berbasis minat. Di Indonesia, banyak inisiatif seperti Ruangguru, Zenius, bahkan kursus online berbasis komunitas yang tumbuh dari semangat berbagi ilmu.

Di tingkat global, platform seperti Coursera, edX, Khan Academy, hingga program-program sertifikasi Google menghapus batasan tradisional dalam pendidikan.

Ini menuntut kita mengubah pola pikir: dari school-centered menjadi self-directed learning. Belajar tidak lagi bergantung pada keberadaan guru atau silabus formal. Dunia adalah kelas, pengalaman adalah guru, kesalahan adalah ujian, dan refleksi diri adalah metode evaluasi.

Di Aceh, kita punya warisan Dayah dan Pesantren yang dahulu menjadi sentra pendidikan masyarakat tanpa tergantung kepada struktur pendidikan modern. Di negara lain, model lifelong learning atau pembelajaran seumur hidup telah menjadi norma. Finlandia, misalnya, menempatkan prinsip “belajar sepanjang hayat” sebagai fondasi pembangunan bangsa. Di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, sertifikasi keahlian kini lebih dihargai daripada gelar panjang yang tidak aplikatif.

Tantangan dan Solusi Realistis

Namun, perjalanan belajar mandiri tentu tidak tanpa tantangan. Ada rasa kesepian intelektual, keterbatasan akses praktik, hingga stigma sosial. Oleh karena itu, solusi realistis perlu disusun dengan cermat:

  1. Belajar Terstruktur (Structured Self-Learning)
    Tetapkan tujuan jelas, susun kurikulum pribadi, dan patuhi disiplin belajar mandiri layaknya seorang pelajar formal.
  2. Mencari Sertifikasi Alternatif

  3. Ikuti kursus singkat bersertifikat yang relevan, seperti coding, desain grafis, bahasa asing, atau manajemen bisnis digital. Hal ini penting untuk membuka pintu profesional.
  4. Bangun Portofolio Nyata

  5. Fokus bukan hanya pada teori, tetapi menghasilkan karya: tulisan, proyek teknologi, karya seni, inovasi sosial. Portofolio kini sering lebih dihargai daripada transkrip nilai.
  6. Gunakan Teknologi untuk Membangun Jejaring
    Ikut komunitas, webinar, diskusi daring untuk menambah koneksi intelektual, profesional, dan bahkan spiritual. Integrasikan Ilmu dengan Nilai Religius Jadikan belajar sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar alat mencari nafkah. Dengan niat yang lurus, ilmu akan melahirkan keberkahan, bukan sekadar kebanggaan semu.

Pendidikan Sebagai Spirit, Bukan Status

Sejarah mencatat banyak ulama dan ilmuwan besar yang tumbuh tanpa jalur formal. Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Ibnu Sina belajar dari guru ke guru, dari pengalaman ke pengalaman, dengan dorongan cinta kepada ilmu dan kepada kebenaran. Aceh sendiri pernah melahirkan ulama-ulama besar seperti Hamzah Fansuri dan Syamsuddin Sumatrani, yang belajar bukan karena dibatasi gedung atau silabus, melainkan karena semangat mencari hakikat hidup.

ADVERTISEMENT

Pendidikan sejati adalah gerak ruhani. Ia tidak berhenti pada penerimaan ijazah, melainkan berlanjut pada aktualisasi nilai, pemurnian akhlak, dan kontribusi nyata kepada umat manusia.

Penutup

Maka, jangan pernah berkecil hati jika jalan pendidikan formal terasa tertutup. Dunia hari ini, termasuk di Aceh dan Indonesia secara umum, menyediakan jalan lain yang tak kalah mulia untuk terus belajar.

*Penulis adalah peminat isu pendidikan sosial budaya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 290x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 257x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 220x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 166x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Dayan Abdurrahman

Dayan Abdurrahman

Bio narasi Saya adalah lulusan pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman sebagai pendidik, penulis akademik, dan pengembang konten literasi. Saya menyelesaikan studi magister di salah satu universitas ternama di Australia, dan aktif menulis di bidang filsafat pendidikan Islam, pengembangan SDM, serta studi sosial. Saya juga terlibat dalam riset dan penulisan terkait Skill Development Framework dari Australia. Berpengalaman sebagai dosen dan pelatih pendidik, saya memiliki keahlian dalam penulisan ilmiah, editing, serta pendampingan riset. Saat ini, saya terus mengembangkan karya dan membangun jejaring profesional lintas bidang, generasi, serta komunitas akademik global.

Baca Juga

IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541
#Cerpen

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818
Esai

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
Next Post
Where the Heart Stayed: A Foreign Student’s Tale in Aceh

Where the Heart Stayed: A Foreign Student’s Tale in Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com