POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Ujian Nasional

UJIAN NASIONAL dan Surat Cinta Kepada IKN – Puisi- Puisi Safri Naldi

Redaksi by Redaksi
April 9, 2025
in Ujian Nasional
0
UJIAN NASIONAL dan Surat Cinta Kepada IKN – Puisi- Puisi Safri Naldi - 1000488332_11zon | Ujian Nasional | Potret Online

Ujian Nasional

hari ini
kami belajar menghafal
nama-nama
yang hilang di peta

Baca Juga
  • UJIAN NASIONAL dan Surat Cinta Kepada IKN – Puisi- Puisi Safri Naldi - un | Ujian Nasional | Potret Online
    Pendidikan
    UN itu, Buruk Rupa, Cermin Dibelah
    26 Jan 2017

kemarin
kami belajar menulis
huruf-huruf mati
di atas tanah sisa banjir

besok
kami belajar
membungkam
lidah sendiri

guru-guru kami berkata,
jangan bertanya
buang-buang waktu
saja

ibu-ibu kami berkata,
jangan terjatuh
rapormu bisa
berdarah-darah

pejabat-pejabat kami berkata,
“majulah!”
sambil menebar ranjau
pada soal-soal pilihan ganda

langit-langit menyerpih
kapur-kapur patah
punggung-punggung berderak
semangat patah-patah

yang lurus hanya
pensil
jalan menuju
kelokan-kelokan

kurikulum baru datang
masih hangat-hangat suam
mengubah kursi
mengganti jendela
menggulung buku
lalu
mengubur peta

tetapi ….
genteng-genteng menjaga jarak
kami bisa
melihat langit

tetapi ….
di balik kertas ujian
kami mendengar
nyanyian harga

ini apa?
seharusnya
ajarkan kami cara bertanya
bukan cara menjawab

cara mencipta
bukan cara menjiplak

cara mencintai ilmu
bukan cara menjilat sepatu
koruptor yang tak tahu malu

Bandung, 2025
Safri Naldi

SURAT CINTA KEPADA IKN

negara meneriakkan cinta
dari atas mimbar
yang dibangun
tergesa-gesa

aku bertelanjang
kaki di genangan
lumpur subsidi setengah jadi
tersenyum saja—untuk apa
marah pada kekasih
yang terlalu sibuk
merangkai janji?

pada sebuah sore yang mirip senja
yang bukan tanggal muda
mereka memotek gajiku

“untuk rumahmu nanti,” katanya

padahal
pondasi belum digali
peta kota masih
berupa gambar di kening pejabat dan penjilat

aku menulis surat
cinta pada tanah yang longsor
pada jembatan yang menggantung
pada seragam
yang lupa warnanya sendiri

“aku akan mencintaimu,” kata negara, “jika kau pun mencintaiku, coba buktikan.”

dengan tabungan wajib
dengan sertifikat tanah
dengan janji hutan akan diganti
izin tambang.

dan aku—mabuk
dalam upacara
menikahi harapan
yang lebur di altar beton

Safri Naldi
Bandung, 2025

Tags: #Puisi
Previous Post

DARI GURUN PASIR KE PUSAT DUNIA

Next Post

“Bury My Heart at Wounded Knee”: A Timeless Call for Justice and Human Dignity

Next Post
UJIAN NASIONAL dan Surat Cinta Kepada IKN – Puisi- Puisi Safri Naldi - 1000493541_11zon | Ujian Nasional | Potret Online

“Bury My Heart at Wounded Knee”: A Timeless Call for Justice and Human Dignity

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah