Dengarkan Artikel
Bahaya Besar
Bila ditanya, apakah kondisi ini baik-baik saja bagi masa depan generasi bangsa ini? Jawabannya tentu tidak baik dan malah sangat membahayakan bagi masa depan generasi bangsa ini. Ya, tak dapat dimungkiri bahwa hilangnya atau tereliminasinya ilmu pengetahuan geografi dan juga sejarah, dari pengetahuan atau memori generasi milenial dan atau genzi saat ini, akan sangat membahayakan masa depan bangsa ini.
Kita bisa menganalisis dari berbagai perspektif. Dalam perspektif keilmuan, hilangnya pemahaman dan pengetahuan tentang geografi merupakan kehilangan atau tercerabutnya ilmu pengetahuan geografi dari dunia pendidikan, yang sangat merugikan. Ketika generasi bangsa ini buta geografi dan ditambah dengan buta sejarah, maka daya tahan bangsa akan hancur lebur. Bayangkan sajalah ya, kondisi bumi yang semakin tua yang terus didera oleh berbagai macam bencana, lalu karena hilangnya pengetahuan mengenai geografi, maka kemampuan melakukan mitigasi bencana dan lain-lain, akan ikut lumpuh. Kemudian, sebagaimana semua tahu bahwa negeri kita, Indonesia adalah negara yang memiliki wilayah yang cukup luas yang terdiri dari lebih 13 ribu pulau, akan terancam hilang, karena kehilangan pengetahuan generasi mendatang tentang potensi dan kekayaan alam negeri ini.
Ya, bangsa ini akan kehilangan banyak aset berharga. Misalnya, ketika mereka tidak mengenal wilayah Indonesia dengan batas-batasnya, pulau-pulaunya, potensi dan hal lainnya, ditambah lagi buta sejarah, maka satu per satu pulau akan hilang dan dirampas oleh bangsa lain. Bisa pula diprediksi kelak rasa kebangsaan itu akan pupus, karena tidak ada lagi basis pengetahuan dan kesadaran untuk mempertahankan tanah air. Padahal di era sekarang ini, perilaku manusia untuk mengakupasi atau menduduki sebuah wilayah atau pulau oleh bangsa lain, akan menjadi trend dengan modus operandi bisnis dan sebagainya.
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





