• Latest
Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh - DB5649B5 183C 4A39 9F25 B17BC94D4D1C | # Gugat cerai | Potret Online

Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh

Maret 11, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh

Tabrani Yunis by Tabrani Yunis
Maret 11, 2025
in # Gugat cerai, Cerai, Digitalisasi, Edukasi, Era digital, Gender, Kekerasan Seksual, keluarga, Lensa
Reading Time: 5 mins read
0
Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh - DB5649B5 183C 4A39 9F25 B17BC94D4D1C | # Gugat cerai | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Nah, membaca banyaknya jumlah kasus gugat cerai tersebut, pikiran kita terdorong untuk mengetahui apa latarbelakang banyaknya perempuan yang melakukan gugat cerai di Aceh selama ini. Seakan jumlah sebesar itu, menjadi puncak gunung es yang tiba-tiba meleleh. Tentu tidak pula hal itu terjadi secara ujug-ujug, tiba-tiba. Pasti sumber masalahnya sudah lama, hanya saja, seperti yang kita ketahui bahwa gugat cerai bukanlah kasus dominan seperti saat ini.

Namun, seperti kata pepatah lama, tak ada asap, kalau tidak ada api. Artinya meningkatnya jumlah kasus gugat cerai ada penyebab atau pemicunya. Pemicu-pemicu itulah perlu diidentifikasi agar kita bisa melihat dan membaca kasus gugat cerai oleh istri dengan saksama. 

Bila ditanya, mengapa semakin banyak perempuan atau istri yang melakukan atau memutuskan untuk gugat cerai. Jawaban-jawaban atau alasan-alasan klasik adalah seperti berikut. Misalnya, perselisihan dan pertengkaran yang berlangsung terus menerus. Karena sering ditinggalkan dengan beban yang berat, masalah ekonomi dan juga karena kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga. Alasan-alasan ini sudah sejak dulu teridentifikasi, namun gugat cerai tidak banyak terjadi. Berbeda dengan sekarang.

Kelihatannya era digital seperti sekarang ini,  ikut mempengaruhi meningkatkannya angka kasus gugat cerai. Sebagaimana kita ketahui bahwa di era digital  sumber informasi semakin banyak dan tak terbendung, memudahkan orang untuk mengakses segala bentuk informasi. Kita bisa belajar banyak hal dari derasnya arus banjir informasi yang setiap detik ada di genggaman kita. Bukan saja untuk kita mencari informasi atau referensi, tetapi juga menjadi tempat berkonsultasi dengan cara chatting dan sebagainya. Kita bisa mencari jawaban terhadap sebuah kasus di Chat Gpt misalnya. Juga bisa dengan pihak-pihak tertentu secara online. Ya, pokoknya begitu mudah. Jadi, dari kemudahan itu, perempuan bisa banyak belajar hidup.

Page 3 of 5
Prev12345Next
Share234SendTweet146Share
Tabrani Yunis

Tabrani Yunis

Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Next Post
Mengurai Angka Gugat Cerai di Aceh - 9508A0F3 291C 4CF1 883E 5E968F3866CA | # Gugat cerai | Potret Online

HABA Si PATok

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com