🔊
Dengarkan Artikel
Oleh: Dr. Nurkhalis Mukhtar, Lc. MA.
“Ketika kami sedang duduk bersama Rasulullah saw, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang memakai pakaian sangat putih dan berambut sangat hitam. Tidak terlihat bekas perjalanan pada dirinya. Tidak ada pula seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Laki-laki itu duduk di hadapan Nabi, sehingga kedua lututnya bersentuhan dengan dua lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas paha Nabi sambil bertanya: “Wahai Muhammad, beritahukan aku tentang iman.
Nabi lalu menjawab: “Iman itu adalah mengimani Allah swt, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari kiamat serta mengimani qadar, baik dan qadar buruk.”
📚 Artikel Terkait
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.






