POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Hancurnya Sebuah Kemewahan

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
February 28, 2025
Hancurnya Sebuah Kemewahan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Rumah besar itu terasa sunyi, meskipun lampu kristalnya masih menyala terang. Sofa mahal, vas bunga impor, dan aroma wangi dari lilin aromaterapi tetap sama seperti kemarin. Tapi bagi Endang, semua yang ada di rumah ini kini terasa asing. Tangannya gemetar memegang remote televisi. Wajah suaminya, Yaya Kusmaya, terpampang di layar, diborgol dan diapit petugas Kejaksaan Agung.

“Yaya Kusmaya, pejabat tinggi Pertamina, bersama delapan tersangka lainnya, resmi ditahan oleh Jampidsus Kejaksaan Agung atas dugaan korupsi yang merugikan negara sebesar 193,7 triliun rupiah.”

Remote itu terjatuh. Endang tak bisa bernapas. Dadanya sesak. Air mata meleleh begitu saja. Rasanya seperti mimpi buruk yang terlalu nyata.

“Ya Allah… Mas Yaya…” suara Endang bergetar, tangannya menutupi mulutnya. Ini tidak mungkin. Suaminya yang selama ini begitu dihormati, seorang pejabat sukses dengan gaji miliaran per bulan, kini dicap sebagai koruptor.

Dengan panik, ia meraih ponselnya dan menekan nomor Firman, putra sulungnya yang sedang kuliah di Bandung.

“Fir… pulang sekarang, Nak… Papa… Papa ditangkap…”

Suara Firman terdengar terkejut. “Apa? Papa ditangkap?!”

“Tolong pulang, Nak… Mama nggak tahu harus gimana…”

Air mata Endang kembali jatuh. Tangannya yang satunya mencoba menghubungi Erika, anak perempuannya yang sedang healing bersama teman-temannya. Suaranya pecah saat berbicara.

“Erika… pulang, Nak… Papa—Papa kita ditangkap!”

📚 Artikel Terkait

🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

Belajar dari Model Pembangunan Cina, Norwegia, Amerika Serikat (2)

Menjaga Arsip, Menjaga Jati Diri Bangsa

“Hah?! Apa? Papa?!” Erika terdengar panik. “Ya Allah, Mama, ini beneran?! Aku pulang sekarang! Aku nggak percaya!”

Tak sampai dua jam, Firman tiba dengan wajah panik. Erika menyusul kemudian. Begitu melihat ibunya yang masih terguncang, Erika langsung memeluknya erat, air matanya bercucuran.

“Mama… ini beneran? Papa beneran ditangkap?”

Endang mengangguk lemah. Matanya masih terpaku pada layar televisi, di mana berita itu terus diputar berulang-ulang.

Firman duduk di sofa, menundukkan kepalanya. Wajahnya yang selama ini selalu terlihat tenang kini penuh dengan kebingungan dan amarah. “Ini nggak mungkin, Ma. Papa nggak mungkin kayak gitu. Pasti ada yang salah. Kita harus cari tahu!”

“Tapi, Bang… semua orang udah tahu…” Erika terisak. “Teman-temanku pasti lihat. Gimana kalau mereka mulai ngejek aku? Gimana kalau kita dihina?”

Endang menatap anak-anaknya dengan mata merah. Suaranya pelan tapi penuh kepedihan. “Mama juga nggak tahu, Nak… Mama pikir, selama ini kita punya segalanya. Uang, rumah, mobil, semua yang orang lain impikan… Tapi lihat sekarang… Semua ini nggak ada artinya tanpa Papa… Kita kehilangan Papa… Kita kehilangan harga diri…”

Erika kembali menangis. “Aku nggak sanggup, Ma…”

Firman menghela napas panjang, lalu meraih tangan ibunya dan adiknya, nmenggenggamnya erat. “Tapi kita masih punya satu sama lain. Kita harus kuat.”

Endang dan Erika menatapnya. Isakan mereka masih terdengar, tapi kini ada sesuatu yang berbeda di mata mereka. Ada ketakutan, ada kepedihan, tapi juga ada kesadaran, bahwa ini baru permulaan dari badai yang akan mereka hadapi.

Dislaimer: Ini hanya fiksi. Bila ada kesamaan nama, hanya kebetulan.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Candaan Membawa Petaka

Candaan Membawa Petaka

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00