• Latest
MK Jadi Gladiator Demokrasi

MK Jadi Gladiator Demokrasi

Februari 25, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

MK Jadi Gladiator Demokrasi

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 25, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #analisis#Pilkada
MK Jadi Gladiator Demokrasi
596
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Saya selalu pesimis, bila hasil Pilkada digugat ke MK. Hampir dipastikan ditolak. Namun, kali ini MK memperlihatkan wajah berbeda. Ada optimisme bagi pejuang demokrasi. Sambil santai, ngopi jelang magrib, kita ulas wajah MK hari ini.

Siapa sangka? MK yang selama ini lebih sering berperan sebagai penonton setia drama politik, tiba-tiba turun ke gelanggang dan mencabut pedang keadilan! Biasanya, mereka cuma berkata dengan suara monoton, “Gugatan ditolak.” Tapi kali ini? MK mengguncang panggung! Pilkada dibatalkan! Kursi kekuasaan ditarik! Ini kejutan sebesar menemukan penjual bakso yang jujur soal ukuran pentolnya!

Bayangkan suasana Banjarbaru. Pasangan Erna Lisa Halaby – Wartono sudah bersiap menyusun mimpi lima tahun ke depan. “Kita menang 100 persen! Semua suara milik kita!” teriak mereka penuh suka cita. Tapi MK mendadak jadi ibu tiri di sinetron, dengan anggun berkata, “Tidak semudah itu, Ferguso!” Kenapa? Karena lawannya sudah tumbang sebelum bertanding. MK pun turun tangan, memerintahkan pemilihan ulang. Drama ini lebih seru dari sinetron striping!

Di Mahakam Ulu, situasinya tak kalah mendebarkan. Pasangan Owena Mayang Sari Belawan dan Stanislaus Liah sudah di ambang kemenangan, tinggal menunggu mahkota diletakkan di kepala. Tapi, MK tiba-tiba menyeruak ke dalam cerita dan berteriak, “Potong adegan! Ulang dari awal!” Ya, kemenangan yang sudah digenggam itu lenyap seperti undangan hajatan yang dibawa angin. Mereka harus menunggu episode baru dari kisah politik Mahakam Ulu.

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 30, 2026

Lalu ada Pilkada Sulawesi Tenggara, tempat di mana seorang calon bupati rupanya ingin main dua kaki. Dia masih berstatus PNS tapi juga ingin duduk di kursi bupati. “Bisa lah, yang penting niat,” mungkin begitu pikirnya. Tapi MK seperti guru killer di ujian sekolah, mendekati meja dan berkata, “Mana surat pengunduran diri? Oh, nggak ada? Silakan keluar!” Begitu saja, gugatan pun diproses. Birokrasi? Rumit. Hukum? Kejam. Politik? Penuh kejutan.

MK yang biasanya adem ayem, kali ini mengamuk seperti pendekar yang baru keluar dari pertapaan. Ada yang menang tapi tak jadi menang. Ada yang kalah tapi masih punya harapan. Apakah ini pertanda baru bahwa demokrasi kita benar-benar hidup? Atau hanya tontonan sesaat sebelum kembali ke pola lama? Yang jelas, drama politik Indonesia tetap lebih seru dari duel Red Sparks vs GS Caltex. Jangan ganti channel, karena episode berikutnya pasti lebih menegangkan!

Azan magrib pun berkumandang. Habis itu, kita ngopi lagi, wak. Negeri ini selalu kisah seru untuk menemani kopi hitam tanpa gula.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Menjarah Dalam Musibah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com