• Latest
Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M - e76c585c b71b 4151 b1cc 946d87a33a66 1 | #Ulama Nusantara | Potret Online

Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M

Februari 23, 2025

Abadi Dalam Ketegangan: Mengapa Perjuangan Kartini Tak Akan Pernah Usai?

April 22, 2026
06d8027d-a2d7-42d1-a3d1-ad2fe9ddf489

Hari Ini Gubernur Kaltim akan Dilengserkan Rakyatnya, is Apakah Berhasil?

April 22, 2026
Pendidikan SD

Di Antara Wahyu dan Rasio: Menyatukan Jalan Pendidikan Aceh

April 22, 2026
aef171bb-b3d2-4814-9a54-7d09b7b9f971

Perempuan Ganda;Kartini Dulu Hingga Kini

April 22, 2026
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M - 1001348646_11zon | #Ulama Nusantara | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M - 1001353319_11zon | #Ulama Nusantara | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M

Nurkhalis Muchtar by Nurkhalis Muchtar
Februari 23, 2025
in #Ulama Nusantara, ulama
Reading Time: 3 mins read
0
Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M - e76c585c b71b 4151 b1cc 946d87a33a66 1 | #Ulama Nusantara | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Selain karyanya Sabilal Muhtadin, ada yang menyebutkan bahwa Tuhfaturraghibin juga karya tulis Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, walaupun di sampul kitab tersebut tidak ditulis nama pengarangnya. Teman belajar Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari yang juga menjadi alim besar adalah Syekh Abdussamad al Palimbani yang berasal dari Palembang Sumatra Selatan. 

Syekh Abdussamad Palembang juga merupakan ulama yang sangat produktif dalam menulis. Beliau dikenal juga dengan Al Ghazali Melayu karena sadurannya terhadap kitab-kitab yang di tulis oleh Imam Abu Hamid al Ghazali yang wafat tahun 505 H. Di antara karya besar Syekh Abdussamad al Palimbani yang merupakan saduran dari karya Imam al Ghazali adalah Sirus Salikin dan Hidayatus Salikin. 

Kitab Sirus Salikinmerupakan terjemahan Sirus Salikin. Semuanya mengacu ke Mukhtasar Ihya Imam al Ghazali. Kitab Sirus Salikin banyak dikaji di pengajian-pengajian masyarakat di Aceh, karena Kitab tersebut berisi kajian fikih dan tasauf dengan empat rubu’ atau pembagian yang masyhur: Ibadat, Muamalat, Muhlikat/penghancur amalan dan Munjiyat/penyelamat. 

Baca Juga
  • Abu Kruet Lintang; Ulama Kharismatik Aceh yang Istiqamah dan Prinsipil
  • Abu Ujong Rimba; Ulama Ahli Fatwa dan Pemurni Ajaran Tasauf

Page 2 of 3
Prev123Next
Share234SendTweet146Share
Nurkhalis Muchtar

Nurkhalis Muchtar

Nurkhalis Muchtar, anak dari Drs H Mukhtar Jakfar dan Nurhayati binti Mahmud, lahir di Susoh, Aceh Barat Daya. Mengawali pendidikan di SD Negeri Ladang Neubok, Tsanawiyah di SMP Cotmane, lanjut ke MTsN Blangpidie. Kemudian merantau ke Banda Aceh dan bersekolah di MAS Ruhul Islam Anak Bangsa yang ketika itu masih di Lampeneurut. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAS RIAB, berangkat ke Bekasi Jawa Barat dan belajar di STID Mohammad Natsir pada jurusan Dakwah (KPI). Setahun ia di Bekasi, kemudian pulang dan melanjutkan di UIN Ar-Raniry pada jurusan Bahasa Arab. Mendapat beasiswa ke Mesir tahun 2006 ia dan menyelesaikan Strata Satunya di Universitas Al Azhar Kairo Mesir pada tahun 2010 pada jurusan Hadits dan Ulumul Hadits. Lalu, melanjutkan ke Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry konsentrasi Fiqih Modern dan selesai di tahun 2014 sebagai salah satu lulusan terbaik. Awal 2015 hingga akhir 2017 mengambil S3 di Universitas Bakht al-Ruda Sudan dan selesai di tanggal 10-10-2017 dalam usianya genap 31 tahun dengan nilai maksimal. Disela-sela penelitian S3, ia sempat mengenyam pendidikan di Pascasarjana IIQ Jakarta selama setahun pada kajian Al Qur'an dan Hadits. Pernah juga mengenyam pendidikan di beberapa pesantren, di antaranya adalah: Rumoh Beut Wa Safwan, Pesantren Nurul Fata dan Babul Huda Ladang Neubok, Dayah Mudi Cotmane, ketiganya masih di wilayah Aceh Barat Daya. Sambil mengikuti kuliah di Banda Aceh pada jenjang S2, ia sering mengikuti pengajian pagi di Dayah Ulee Titi, dan pernah mondok di Dayah Madinatul Fata Banda Aceh. Selain itu juga pernah belajar dan mengajar di Dayah Terpadu Daruzzahidin Lamceu dan Dayah Raudhatul Qur'an Tungkob Aceh Besar. Lalu, mendarmabaktikan ilmunya sebagai dosen dan pengajar di kampus negeri dan swasta, serta sebagai ustad di majelis-majelis taklim yang diasuhnya dalam pengajian TAFITAS Aceh, dan ia juga tercatat sebagai Ketua STAI al-Washliyah Banda Aceh,terhitung 2018-2022. Juga mulai berdakwah melalui tulisan, dan telah terbit beberapa tulisannya dalam bentuk buku dan karya ilmiyah lainnya. Salah satu buku yang ditulisnya adalah Membumikan Fatwa Ulama.  

Next Post
Mengenal Ulama Produktif Nusantara pada Kurun 1700-1800 M - IMG 20250223 WA0002 | #Ulama Nusantara | Potret Online

Menggapai Ramadhan yang Berkualitas dan Produktif

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com