POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Logika Kang Dedi Mulyadi

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
February 23, 2025
Logika Kang Dedi Mulyadi
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamali

Kang Dedi Mulyadi alias KDM baru duduk manis di kursi Gubernur Jawa Barat. Tapi, otaknya sudah panas. Ia panggil pejabat pendapatan daerah.

“Berapa pendapatan pajak kendaraan bermotor?” tanya KDM.

“Kurang lebih 8 triliun, Pak,” jawab pejabat dengan wajah serius.

KDM terkejut. Hampir jatuh dari kursinya yang empuk. Delapan triliun? Duit segede itu?

Padahal, untuk memperbaiki jalan se-Jawa Barat cukup 4 triliun. Itu artinya, kalau rakyat bayar pajak kendaraan setahun saja, seharusnya jalan-jalan di Jabar mulus kayak pipi bayi. Kenyataannya? Jalan tetap butut, penuh lubang, dan bikin pengendara olahraga jantung tiap hari.

📚 Artikel Terkait

Pameran Tunggal Sketsa Batu Nisan Aceh: Menguak Jejak Sejarah Lewat Batee Jeurat

Nyalanesia Adakan Webinar Literasi

The Unheard Cry

Gubahan Nesa Arya

“Untung kita di Indonesia. Coba kalau di Amerika, kita udah digugat rakyat,” ujar KDM, sambil menghela napas panjang. Para pejabatnya malah senyam-senyum.

Rakyat pun mulai berpikir keras. Ngapain bayar pajak kalau jalannya tetap bikin motor jedag-jedug? Bikin shockbreaker nangis? Bikin kaki pegal karena ngerem mendadak biar nggak nyemplung ke lubang?

Mereka bayar pajak kendaraan bermotor, tapi hasilnya nihil. Seperti beli nasi bungkus, tapi isinya cuma daun pisang.

Di mana duitnya? Kenapa jalan tetap bopeng? Apakah pajaknya berubah jadi kuntilanak dan menguap di angkasa?

Ah sudahlah. Rakyat pasrah. Karena protes pun seringnya cuma masuk telinga kiri, keluar lubang anggaran entah ke mana.

Kalau kepala daerah lain ditanya, gimana soal jalan hancur macam bubur? Jawaba pastinya, “Anggaran Minim.” Anggaran minim atau dialihkan untuk kepentingan pribadi. Saya berharap, logika KDM yang sekarang semakin ramai menghiasi medsos, lebih ramai dari pidato Prabowo, bisa menginspirasi kepala daerah lain. Menginspirasi kepala daerah yang suka bohongi rakyat dengan dalih minim anggaran. Atau, yang lagi ngetren, dalih efisiensi anggaran.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Penyelamatan Makam Pangeran Kramojayo sebagai Cagar Budaya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00