• Latest

Manajemen Demokrasi

Februari 20, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Manajemen Demokrasi

Redaksiby Redaksi
Februari 20, 2025
Reading Time: 6 mins read
Tags: #analisis
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Untuk menciptakan demokrasi yang efisien namun tetap aspiratif harus ada rekayasa manajemen demokrasi dalam batas rata rata.  Demokrasi rata rata ini penting agar tidak terus terombang ambing di antara dua kutub ekstrim pilihan yang bersifat banal dari tiran mayoritas atau fasistis koersif dan oligarkis dari elit. Demokrasi rata rata adalah demokrasi yang  memberikan kepuasan dan keselamatan setiap pribadi yang didapat dari belajar atas kesalahan sendiri. 

Dalam maknanya, demokrasi harus dimaknai sebagai sistem politik  orang-orang yang memerintah diri mereka sendiri. Demokrasi harus berarti sebagai penjamin pemberian hak, tugas, suara, dan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara dalam administrasi urusan publik.

Baca Juga

Warung Kopi dalam Ketahanan Bencana di Aceh

Warung Kopi dalam Ketahanan Bencana di Aceh

Januari 3, 2026
Aceh, Dua Puluh Satu Tahun Setelah Air Itu Pergi

Negeri Ajaib: Demokrasi Rasa Mi Instan

Desember 30, 2025
Jika Untuk Bahagia Gak Perlu Negara, Kenapa Rakyat Lupa Meninggalkan Janji Palsu Bernegara

Jika Untuk Bahagia Gak Perlu Negara, Kenapa Rakyat Lupa Meninggalkan Janji Palsu Bernegara

Desember 25, 2025

Dalam demokrasi, kebebasan memiliki arti sangat penting. Pemberian kebebasan  adalah mutlak sebagai cara bagi rakyat untuk belajar dan mengujinya. Untuk ini Jean Paul Sartre telah memberikan pedoman yang baik, bahwa pada titik kulminasi dari kebebasanlah orang mampu membangun kesadaranya untuk mengambil tanggungjawab terhadap dirinya, dan juga tanggungjawab sosial. 

Kebebasan yang memunculkan kesadaran itu diharapkan mampu memunculkan pengakuan akan kesetaraan. Diharapkan dari pengakuan akan kesetaraan itu akan lahirkan sebuah persaudaraan bagi warga negara dan juga di tengah kedudukanya sebagai bagian dari warga dunia. 

Massa rakyat yang demokratis  sesungguhnya dapat dijadikan sebagai agen konstruktif. Caranya adalah apa yang diinginkan rakyat harus mereka dapatkan—bahkan untuk sesuatu yang mengarahkan mereka ke hal yang buruk sekalipun. Namun demikian, kuncinya individu harus diberikan kebebasan untuk lepas dari massa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

Gen Z: Jangan Memandang Generasiku Buruk

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com