• Latest

Calon Pewaris

Februari 18, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Calon Pewaris

Heri Halilingby Heri Haliling
Februari 18, 2025
in Cerpen
Reading Time: 10 mins read
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: Heri Haliling

Kedatanganku di rumah berornamen adat dan penuh patung ini sekitar awal November pada musim penghujan di Desa Jelai, Kota Sampit Kalimantan Tengah. 

Baca Juga

Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026
Emak Mananti Lebaran

Emak Mananti Lebaran

Maret 23, 2026

Aku Merindu

Maret 17, 2026

Kami dari Kapuas; jarak pulang itu seharian. Ayahku duda dan pendulang emas di  perbatasan desa tersebut. Kebanyakan harinya akan dihabiskan di tenda sekitar lokasi dan hanya pulang seminggu sekali untuk mengambil perbekalan.

“Kau di rumah itu saja. Mumpung sekolah libur semester, nikmati dan belajar di sana” kata Ayah sekali waktu.

Kretek!!!!tekkk!!!tek!!!!tekkk!!!

Tuhan?? Ini menggangguku kembali. Ku tinggalkan catatan lembar pertamaku. Ku lihat jam dinding di kamar, pukul 10 malam. Tiga malam aku telah di sini sendirian. Melalui pesan Julak Ampoy selaku pemilik rumah yang  tinggal  500 meter dari sini; aku  tak perlu cemas.

“Itu penjaga rumah! Anggaplah teman. Kau lahir seurat sedarah dengannya” begitu yang ku ingat.

Ku putuskan untuk keluar kamar. Sedikit gelap, ku hidupkan saklar lampu dan berjalan ke arah suara yang berada di ruang tamu. Bunyi burung cabak bersahutan dipadukan dengan derit lantai kayu yang ku pijak.

Di balik rak kaset dvd dan sedikit berhimpit dengan salon speaker; dalam posisi berdiri menyandar tembok dan tamengnya, mandau itu berulah kembali.

Prangggg!!!!!!!!! Kini satu suara benda jatuh datang dari dapur mengejutkan pengamatanku. Aku memutar langkah sementara mandau itu kian bergetar hebat. Belum satu pijakan baru, sekonyong-konyong  angin begitu saja masuk membuka jendela dan menyibakkan hordennya.

Suasana desa sepi kehitaman terlihat sekarang. Angin menerpa wajah memulas mataku untuk menutup. Sesaat cepat mataku membuka, tiba-tiba sesosok pria tegap tanpa kepala telah berada menghadapku. Lehernya buntung dan menyemburkan darah kehitaman. Badannya lebam dengan kaos penuh sayatan dalam. Tak kalah, darah juga merembes bahkan tampak bulir gelembung-gelembung kecil. Kontan aku terhenyak dan hendak teriak tapi kaku kena gendam.

Sementara itu bau anyir darah bercampur bangkai begitu menyiksaku. Aku kelojotan dengan mata membelalak. Sosok itu memajukan lehernya. Tiba-tiba rak terdorong ke depan; jatuh. Lalu ku lihat sebuah besi hitam pipih dengan bunyi lonceng khas, tercabut dari sarungnya lalu melayang sejenak di udara untuk kemudian jatuh  menebas kuat. Sekejab dingin,  badanku lemas tak tertahan; aku ambruk.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Kontribusi Umat Islam Terhadap Peradaban Dunia

Mewujudkan Masyarakat Ideal dengan Akhlaqul Karimah

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com