• Latest

Gerimis

Februari 15, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Gerimis

“Rintik hujan kecil yang membawaku kembali mengingatmu”

Reza Fahlevi by Reza Fahlevi
Februari 15, 2025
in Cerpen, Sastra
Reading Time: 6 mins read
0
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

“Rintik hujan kecil yang membawaku kembali mengingatmu”

“Akhyar…” ujar seorang wanita. Suaranya terdengar dari arah belakang, membuatku spontan menoleh.

Saat kedua mata menangkap seorang wanita anggun yang sedang berjalan cepat menuju ke arahku, dalam sekejap jantungku berdetak kencang. Wanita itu bernama Aisyah, teman semasa SMA-ku. Ini pertama kalinya aku bersua dengannya setelah sepuluh tahun berlalu, tepatnyat ketika hari perpisahan sekolah. Dan, melihatnya lagi bersama tas jinjing, pemandangan ini seketika membuatku terpana. Gayanya sejak SMA ternyata masih belum berubah sampai sekarang.

“Apa kabar?” tanya Aisyah begitu dirinya tiba di hadapanku.

“Baik…”jawabku yang seketika berhenti dan memandangi kedua mata Aisyah. Bola matanya masih terpancar indah seperti terakhir kali aku melihatnya — pancaran yang dulu membuatku jatuh hati padanya.

Saat aku sadar sudah agak lama menatap Aisyah, diriku spontan mengajukan pertanyaan.

“Wow… lama banget kita udah ga jumpa, ya. Kamu sendiri apa kabar, Ai?”

“Baik, kok.”

Pertemuan yang tidak sengaja dengan Aisyah membuatku cukup bahagia. Entah kenapa rasa bahagia itu datang begitu saja tanpa kupinta. Dalam hati, aku merasa sangat lega bisa menatap wanita yang dulunya kukagumi meski sampai sekarang perasaan itu tak pernah terungkap dari mulutku.

Kami lantas mulai berbicara panjang lebar. Aisyah banyak mengajukan pertanyaan
kepadaku — sepertinya dia sedikit penasaran terhadap aktivitasku selama ini. Dan, aku hanya menjawab seadanya saja tanpa perlu kujelaskan serinci mungkin mengenai pekerjaanku saat ini.

“Mutar-mutar?” tanya Aisyah. Kulihat dia sedikit mengernyitkan dahinya.

“Iyaa.”

“Ihhh serius doong…”

“Emang kamu sendiri kerja apa sekarang, Ai?”

“Aku? Di rumah aja.”

“Di rumah?”

“Iyaa. Kenapa? Penasaran, ya?” Tanya Aisyah sembari tersenyum. Sepertinya dia sengaja menjawab seadanya juga untuk membalas ucapanku tadi.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026-03-27 at 8.47.12 AM

Puisi-Puisi Nusantara Novita Sari Yahya

Maret 27, 2026
Kenangan yang terlupakan di cermin

Kehilangan Cinta Secara Karena Egois

Maret 27, 2026
Filosofi Cinta ala Sapardi Yang Tak Pernah Usai

Filosofi Cinta ala Sapardi Yang Tak Pernah Usai

Maret 25, 2026

Ketika sedang asyik mengobrol, mataku tak sengaja menatap langit yang mulai ditutupi oleh awan hitam nan tebal. Tapi, aku sama sekali tidak peduli dan kembali melirik Aisyah. Kutatapi wajahnya — sesekali juga menyorot bibir wanita itu yang mengumbar senyuman sambil terus berbicara.

ADVERTISEMENT

Entah berapa lama aku menikmati kehadiran Aiysah sampai kemudian gerimis pun mulai merintik kecil, membuat kami berdua spontan menengadahkan pandangan ke langit. Kulihat awannya memang cukup mendung, tapi di kejauhan sana terdapat secercah cahaya dari matahari sore yang menghadirkan biasan pelangi samar-samar.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 339x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 301x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 249x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 239x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Page 1 of 3
123Next
SummarizeShare236Tweet147
Reza Fahlevi

Reza Fahlevi

Lahir di Banda Aceh pada Tanggal 9 september 1996, Reza Fahlevi sudah mulai menyukai dunia kepenulisan sejak masih duduk di bangku SMP. Tulisannya berupa cerita-cerita pendek terdapat di berbagai platform seperti KBM, Fizzo, Blogspot dan sekarang aktif menulis di Medium. Beberapa tulisan Reza dalam bentuk puisi pernah diterbitkan oleh Warta USK. Ia juga pernah memenangkan lomba menulis novel yang diadakan oleh penerbit USK Press serta juga menjadi salah satu penulis dalam dua buku antologi yang berjudul Jembatan Kenangan (Jilid II) dan Kebun Bunga Itu Telah Kering. Selain menulis, Reza turut serta menjadi salah satu tenaga pendidik di sekolah MIN 20 Aceh Besar.

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

Perempuan Sebagai Inspirator

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Tema Lomba Menulis Bulan Februari

Februari 2, 2025

Tema Lomba Menulis November 2025

November 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com