POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Kontribusi Ulama Aceh dalam Menghidupkan Budaya Menulis Era 1600-1700 M.

Nurkhalis MuchtarOleh Nurkhalis Muchtar
February 14, 2025
Tags: Literasi
Kontribusi Umat Islam Terhadap Peradaban Dunia
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc. M.A

Rasanya tidak afdhal bila membahas budaya tulis menulis tanpa diawali dari Serambi Mekkah, Aceh tercinta. Sekitar tahun 1630-1697 hidup di Aceh beberapa tokoh literasi atau bisa disebut Begawan Para Ulama yang banyak berkarya. Di antara yang sangat dikenal adalah Syekh Abdurrauf bin Ali al-Fansuri al Singkili dengan karyanya Turjuman al-Mustafid yang masyhur itu. 

Ada yang menyebutkan bahwa Tafsir Melayu Turjuman Mustafid merupakan terjemahan dalam bahasa Melayu dari Tafsir Jalalain karya dua Imam; Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin al-Suyuthi. Namun adapula yang menyebutkan terjemahan dengan beberapa penambahan dari Kitab Tafsir Anwaruttanzil wA Asraruttakwil karya Imam al-Baidhawi. 

Namun semua peneliti sepakat bahwa Tafsir karya Syekh Abdurrauf Al Singkili merupakan Tafsir pertama di Asia Tenggara dan telah dicetak di berbagai penerbit di Timur Tengah. 

📚 Artikel Terkait

KANTIN KEJUJURAN VERSUS PRINSIP 3-2-1

Gerakan Sekolah Bebas Ponsel, Perlukah?

🚩Selamat Pagi Merah Putih

Ganti Menteri Ganti Kurikulum: Kapan Kita Punya Stabilitas Pendidikan?

Selain Tafsirnya yang dikenal Syekh Abdurrauf al Singkili juga menyusun beberapa karya lainnya yang ditulis atas permintaan Pemimpin Aceh Ratu Safiatuddin anaknya Raja Iskandar Muda. Sezaman dengan Syekh Abdurrauf al Singkili, ada Syekh Nuruddin al Raniry yang menyusun Kitab Fikih Sirathal Mustaqim yang kemudian diulas secara panjang lebar dengan berbagai referensi oleh Syekh Muhammad Asyad al Banjari Ulama Banjarmasin dengan judul Sabilal Muhtadin. 

Syekh Nuruddin al Raniry adalah seorang ulama yang berasal dari India dan sangat produktif dalam menulis.  Beliau dan Syekh Abdurrauf al-Singkili sama-sama pernah menjadi Syeikhul Islamatau Mufti Kerajaan Aceh pada periode yang berbeda. 

Masih pada kurun yang sama hidup beberapa ulama besar sufi yang juga banyak menulis seperti Syekh Hamzah al Fansuri, Syekh Samsuddin Pasai dan Syekh Saifurrijal Padang umumnya mereka menulis dalam kajian Tasauf, dan disebutkan bahwa Syekh Hamzah Fansuri adek kakak dengan Syekh Ali Fansuri ayah dari Syekh Abdurrauf al-Singkili. Dalam rentang waktu yang sama di Makkasar hidup pula seorang alim besar dan pejuang kenamaan yang wafat di Afrika Selatan yaitu Syekh Yusuf al Makkasari dengan karya tasaufnya Zubdat al Asrar dan karya lainnya, beliau disebutkan pernah berguru kepada Syekh Nuruddin al-Raniry. 

Syekh Yusuf al-Makassari berkubur di Afrika Selatan karena kolonial Belanda takut dengan pengaruhnya, sama seperti Cut Nyak Din yang wafat di Sumedang Jawa Barat dan dikaburkan identitasnya sebagai seorang Pahlawan Aceh yang berpengaruh Isterinya Teuku Umar Johan Pahlawan yang juga Pahlawan Nasional. Dan masih di era Syekh Abdurrauf al-Singkili hidup seorang ulama besar yang berasal dari Turki yang menjadi muridnya yang setia dengan goresan pena Masailal Muhtadinyaitu Syekh Daud Rumi dan berkubur di Kuala disamping gurunya Syekh Abdurrauf al-Singkili yang juga dikenal dengan Teungku Syekh Kuala atau Syiah Kuala

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 77x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 70x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share4SendShareScanShare
Tags: Literasi
Nurkhalis Muchtar

Nurkhalis Muchtar

Nurkhalis Muchtar, anak dari Drs H Mukhtar Jakfar dan Nurhayati binti Mahmud, lahir di Susoh, Aceh Barat Daya. Mengawali pendidikan di SD Negeri Ladang Neubok, Tsanawiyah di SMP Cotmane, lanjut ke MTsN Blangpidie. Kemudian merantau ke Banda Aceh dan bersekolah di MAS Ruhul Islam Anak Bangsa yang ketika itu masih di Lampeneurut. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAS RIAB, berangkat ke Bekasi Jawa Barat dan belajar di STID Mohammad Natsir pada jurusan Dakwah (KPI). Setahun ia di Bekasi, kemudian pulang dan melanjutkan di UIN Ar-Raniry pada jurusan Bahasa Arab. Mendapat beasiswa ke Mesir tahun 2006 ia dan menyelesaikan Strata Satunya di Universitas Al Azhar Kairo Mesir pada tahun 2010 pada jurusan Hadits dan Ulumul Hadits. Lalu, melanjutkan ke Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry konsentrasi Fiqih Modern dan selesai di tahun 2014 sebagai salah satu lulusan terbaik. Awal 2015 hingga akhir 2017 mengambil S3 di Universitas Bakht al-Ruda Sudan dan selesai di tanggal 10-10-2017 dalam usianya genap 31 tahun dengan nilai maksimal. Disela-sela penelitian S3, ia sempat mengenyam pendidikan di Pascasarjana IIQ Jakarta selama setahun pada kajian Al Qur'an dan Hadits. Pernah juga mengenyam pendidikan di beberapa pesantren, di antaranya adalah: Rumoh Beut Wa Safwan, Pesantren Nurul Fata dan Babul Huda Ladang Neubok, Dayah Mudi Cotmane, ketiganya masih di wilayah Aceh Barat Daya. Sambil mengikuti kuliah di Banda Aceh pada jenjang S2, ia sering mengikuti pengajian pagi di Dayah Ulee Titi, dan pernah mondok di Dayah Madinatul Fata Banda Aceh. Selain itu juga pernah belajar dan mengajar di Dayah Terpadu Daruzzahidin Lamceu dan Dayah Raudhatul Qur'an Tungkob Aceh Besar. Lalu, mendarmabaktikan ilmunya sebagai dosen dan pengajar di kampus negeri dan swasta, serta sebagai ustad di majelis-majelis taklim yang diasuhnya dalam pengajian TAFITAS Aceh, dan ia juga tercatat sebagai Ketua STAI al-Washliyah Banda Aceh,terhitung 2018-2022. Juga mulai berdakwah melalui tulisan, dan telah terbit beberapa tulisannya dalam bentuk buku dan karya ilmiyah lainnya. Salah satu buku yang ditulisnya adalah Membumikan Fatwa Ulama.  

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
150
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Tidak Ada Ide

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00