• Latest
Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

Februari 13, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 13, 2025
Reading Time: 2 mins read
Jurus Praperadilan Hasto Mentok Di Dinding Takdir
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Sambil menunggu Timnas U20 vs Iran, sepertinya ada yang seru. Praperadilan Hasto, pendekar banteng merah, mentok alias ditolak hakim. Yok kita bahas lebih dalam dunia perpolitikan negeri inim

Baca Juga

Digempur +62 Siang Malam, Akhirnya KPK Jemput Gus Yaqut dan Jebloskan ke Rutan Lagi

Digempur +62 Siang Malam, Akhirnya KPK Jemput Gus Yaqut dan Jebloskan ke Rutan Lagi

Maret 24, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Maret 12, 2026

BENGKEL OPINI RAKyat

Februari 26, 2026

Di belantara persilatan hukum Nusantara, di mana para pendekar politik kerap mengadu ilmu dan menguji keberuntungan, sebuah duel dahsyat kembali terjadi. Kali ini, Hasto Kristiyanto, mencoba mengayunkan jurus sakti Praperadilan Pemutus Nasib.

Namun, di hadapan hakim sakti Djuyamto, jurus itu seketika melemah, kehilangan tenaga dalam, lalu jatuh terkulai seperti daun kering diterpa angin musim gugur. Dengan satu ayunan palu, hakim menebas asa, memukul meja, dan menggetarkan jagat persilatan dengan kalimat petaka, “Permohonan ini tidak jelas!”

Seisi pengadilan mendadak sunyi. Para juru bicara politik tersedak kopi, para pakar hukum mendadak lupa pasal-pasal, dan para pengamat politik terpana. Ini seakan baru saja menyaksikan jurus baru yang tak tertulis dalam kitab hukum mana pun.

Hasto, sang pendekar yang telah menempuh perjalanan panjang melewati badai fitnah dan topan tuduhan, kini harus menerima kenyataan pahit. Status tersangkanya tetap sah! Bagai seorang petualang yang telah mengarungi tujuh samudra dan mendaki puncak gunung tertinggi, hanya untuk diberitahu oleh sang resi di puncak. “Lanjut saja perjalananmu, anak muda. Takdir sudah tertulis.”

Dalam keheningan yang dramatis, para pengikutnya mencoba memahami makna di balik keputusan ini. Adakah ini sebuah ujian bagi sang pendekar? Sebuah cobaan untuk menguji ketangguhan hatinya? Atau ini sekadar isyarat dari para dewa hukum bahwa pertarungan ini masih panjang?

Sementara itu, di kedai-kedai kopi, para rakyat jelata bersorak atau mengelus dada, tergantung padepokan mana yang mereka dukung. Ada yang tertawa, ada yang berbisik, dan ada pula yang mengangguk-angguk sambil berkata bijak, “Beginilah dunia persilatan. Kadang menang, kadang kalah. Yang jelas, pertarungan belum usai.”

Sang pendekar pun meninggalkan arena, mungkin dengan dada berdebar, mungkin dengan pikiran melayang, atau mungkin sudah siap meramu jurus baru. Tapi satu hal pasti, panggung persilatan hukum masih jauh dari kata selesai. Sebab, dalam dunia ini, satu keputusan hanyalah awal dari seribu babak berikutnya.

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 367x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 333x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Kontribusi Umat Islam Terhadap Peradaban Dunia

Etika Menyikapi Khilafiyah Dalam Islam

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com