• Latest
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 0a1ce89e 18f0 44b4 96ba 4a77d844b872 | Cerpen | Potret Online

Orang Kecil selalu Dikorbankan

Januari 28, 2025
7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Cerpen | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Cerpen | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 0a1ce89e 18f0 44b4 96ba 4a77d844b872 | Cerpen | Potret Online

Orang Kecil selalu Dikorbankan

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Januari 28, 2025
in Cerpen, POTRET Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
597
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Di sebuah sudut kafe hipster di Jalan Ayani, Wak Dalek dan Wan Dolah, dua sahabat sejati yang rambutnya mulai menyerupai kapas tua, tengah duduk sambil menyeruput kopi overpriced. Dua gelas cappuccino berharga sepiring sate kambing di warkop langganan mereka, tapi siapa peduli? Ini demi gengsi pagi itu, karena mereka menunggu live streaming pertandingan voli Korea antara tim Megawati, Red Sparks melawan AI Pepper.

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026

“Eh, Wak,” buka Wan Dolah setelah menyeruput kopinya yang rasanya seperti air dicampur arang, “kau paham soal pagar laut tu? Dah macam sinetron komedi aku tengok.”

“Pagar laut? Hah, aku kira itu film Marvel baru,” jawab Wak Dalek sambil terkekeh. “Tapi, serius, Wan. Aku baca berita, pagar laut tu macam lebih penting dari segala urusan negara lain. PNS sibuk bikin TikTok, sementara itu sertifikat tanah di atas laut dibagi-bagi macam kupon undian.”

Wan Dolah menepuk meja kecil di depannya, hampir menumpahkan cappuccino-nya yang tinggal setengah. “Itu dia, Wak! Laut ni dah berubah fungsi. Bukannya tempat pajoh ikan, tapi jadi tempat jual-beli tanah. Dah macam main monopoli! Kau bayangkan, orang beli tanah di tengah laut. Rumahnya nanti pakai pelampung?”

“Lucu, kan? Menteri KKP bilang ilegal, tapi baru 50 sertifikat yang dibatalkan. Padahal katanya ada ratusan. Mungkin yang lain tunggu giliran atau tunggu siapa yang paling besar amplopnya,” Wak Dalek menambahkan, dengan nada sarkastik yang begitu kentara.

Wan Dolah mengangguk-angguk seperti penonton sinetron yang baru sadar tokoh utamanya ketahuan selingkuh. “Itu namanya drama cuci tangan, Wak. Orang kecil dah mulai dikorbankan. Lurah? Pegawai BPN? Nelayan? Dah masuk daftar kambing hitam. Eh, preman kampung pun diseret, padahal mereka cuma tukang jaga lahan palsu tu. Yang besar-besar, ngelesnya macam supir bajaj, Wak. Belok kiri, kanan, mutar balik, tak ada ujungnya.”

“Tak ada habisnya,” gumam Wak Dalek, matanya menatap layar ponsel yang sudah tak sabar lihat aksi Mega. “Tapi ini memang lucu, Wan. Di negara kita ni, kalau ada yang aneh, orang malah cari hiburan baru. Tengok lah nanti, pagar laut hilang perlahan bila ada berita selebriti cerai, poligami macam artis yang pindah ke Mesir itu. Yang penting, rakyat lupa. Kau tahu tak, ini semua macam episode ulang drama sinetron zaman dulu, plotnya sama, tapi aktornya ganti.”

Wan Dolah tergelak, suaranya menggelegar sampai barista kafe melirik heran. “Kau ni, Wak. Betul juga kau bilang. Kita ni dah macam penonton setia sinetron negeri sendiri. Tak ada ending, tak ada penjahat yang betul-betul kena hukum. Semua sekadar hiburan gratiis.

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

“Eh, tapi tunggu, Wan,” Wak Dalek menunjuk layar televisi kafe yang mulai menampilkan intro pertandingan voli. “Megawati main ni. Red Sparks lawan AI Pepper. Kalau AI menang, tak ada lagi pemain manusia. Semua diganti robot. Aku rasa, lebih baik begitu. Robot tak pandai cuci tangan.”

Wan Dolah terbahak sampai air matanya keluar. “Kau ni memang, Wak. Kalau robot pun main voli, mungkin nanti robot juga jadi pejabat. Siapa tahu lebih jujur dari yang sekarang!”

Keduanya tertawa terbahak-bahak sambil menikmati pertandingan. Di luar sana, pagar laut dan drama politik terus berlangsung. Tapi bagi Wak Dalek dan Wan Dolah, hidup terlalu singkat untuk tak menertawakannya.

#camanewak

Rosadi Jamani

ADVERTISEMENT

Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 331x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 326x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare239Tweet149
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Ketua Satupena Kalbar

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Cerpen | Potret Online
Artikel

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb
Artikel

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
Next Post
Orang Kecil selalu Dikorbankan - 74894ec2 9b84 4234 94e8 c0dd033fb1de | Cerpen | Potret Online

Cut Nyak Dien: Nyala Perjuangan yang Abadi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com