• Latest

Selamat Ulang Tahun ke-22 Majalah POTRET

Januari 10, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Selamat Ulang Tahun ke-22 Majalah POTRET

Tulisan ini didedikasikan untuk Majalah POTRET di Ultah ke 22

Redaksiby Redaksi
Januari 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #22 Tahun POTRET#HUT Majalah POTRETLiterasiPerempuan
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh; Siti Hajar

Di usia yang ke-22 tahun, Majalah POTRET, telah menjadi saksi perjalanan panjang pemberitaan yang mendalam dan inspiratif. Saya, Siti Hajar, ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepada Majalah POTRET. Tetaplah bersemangat menyajikan ulasan-ulasan bermutu, mulai dari persoalan kehidupan berbangsa dan beragama,  hingga hal-hal kecil yang sering terlupakan, tetapi sarat makna.

Majalah POTRET memiliki tempat istimewa di hati saya. Di sinilah tulisan pertama saya dipublikasikan, membuka jalan bagi perjalanan saya di dunia kepenulisan. Kala itu, saya baru saja menyelesaikan kelas menulis yang diasuh oleh Pak Tabrani Yunis, seorang Founder sekaligus Redaktur Majalah POTRET yang penuh dedikasi. Saya masih ingat betul pesan beliau yang terus terpatri hingga kini:

“Kalau menulis, menulis saja terus, jangan diedit di tengah jalan. Selesaikan dulu, lalu baca kembali, baru kemudian edit, buang, atau tambal sulam jika perlu.”

Tulisan pertama saya adalah tentang human trafficking. Dengan modal membaca jurnal dan artikel terkini, saya menyusun tulisan tersebut. Saya merasa sudah cukup memahami teknik menulis, tetapi kenyataannya tulisan saya penuh kekurangan.

Pak Tabrani Yunis dengan sabar mengedit tulisan itu, hingga menjadi layak baca dan layak muat. Kebaikan beliau itulah yang menjadi pijakan awal saya sebagai seorang penulis.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Saya juga masih ingat ketika tulisan saya tentang Keong Mas dimuat di Majalah POTRET. Tulisan itu membahas potensi keong mas—yang sering dianggap hama bagi petani—sebagai bahan pakan ternak berprotein tinggi. Ketika melihat tulisan itu terpampang di majalah, rasanya seperti mimpi. Saya bahkan membeli majalahnya di kios koran di daerah Garuda Pasar Aceh dan memamerkannya ke keluarga serta teman-teman. Betapa bangganya saya saat itu!

Kini, dua dekade telah berlalu, dan saya kembali menulis untuk Potret Online. Semoga Bapak Redaktur Potret selalu sabar menghadapi naskah-naskah saya yang masih memerlukan polesan editor.

Alhamdulillah, perjalanan menulis ini telah membawa saya ke titik yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya kini memiliki delapan buku cetak, mulai dari kumpulan cerpen, novel, buku cerita anak, hingga buku nonfiksi. Dan juga sekitar 30 buku antologi.

Namun, semua ini tidak akan terwujud tanpa langkah awal yang dimulai di Majalah POTRET. Terima kasih, Majalah POTRET, atas kesempatan dan bimbingannya. Semoga terus menjadi cahaya dalam dunia literasi, menginspirasi lebih banyak orang untuk menulis dan berkarya.

Selamat ulang tahun yang ke-22, Majalah POTRET! Tetaplah menjadi potret kehidupan yang bermakna.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Menyelamatkan Pendidikan, Menyelamatkan Bangsa

Menyelamatkan Pendidikan, Menyelamatkan Bangsa

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com