• Latest
Di Balik Jubah Hukum

Di Balik Jubah Hukum

Januari 3, 2025
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Di Balik Jubah Hukum

Gunawan Trihantoroby Gunawan Trihantoro
Januari 3, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #Jubah#Puisi Essay
Di Balik Jubah Hukum
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh Gunawan Trihantoro
(Sekretaris KEAI Jawa Tengah)

Di sudut kota Makassar yang riuh,
Hiduplah seorang pria bernama Hendra,
Pengacara tangguh, berusia empat puluh sembilan.
Dikenal gigih membela yang lemah.

Hari itu, 31 Desember 2024,
Hendra melangkah pasti ke Pengadilan Negeri Watampone,
Mendampingi tergugat dalam sengketa lahan,
Kasus penyerobotan yang rumit dan pelik.

Di ruang sidang yang penuh tensi,
Ia berdiri tegap dengan argumen tajam,
Membela klien dengan sepenuh hati,
Tanpa gentar menghadapi lawan.

Selesai sidang, senja mulai merayap,
Hendra pulang ke Desa Pattukulimpoe,
Ke rumah istri tercinta, Rina,
Tempat ia melepas lelah dan berbagi cerita.

Rina, pendamping setia,
Selalu hadir di setiap sidang,
Menyaksikan perjuangan sang suami,
Dalam membela keadilan tanpa lelah.

Malam itu, di ambang tahun baru,
Suasana desa tenang dan damai,
Namun, takdir berkata lain,
Hendra ditembak oleh sosok tak dikenal.

Peluru tajam merenggut nyawanya,
Rina terpaku dalam duka mendalam,
Sang pembela kini telah tiada,
Meninggalkan jejak perjuangan yang abadi.

Rekan sejawat, Aditya, mengenang,
Kasus demi kasus mereka tangani bersama,
Dari pidana hingga perdata,
Hendra selalu berdedikasi tanpa cela.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Rina berkata dalam isak tangis,
“Semua kasus besar ditanganinya,
Namun tak pernah melibatkan orang berkuasa,
Ia selalu sabar, tanpa musuh di hati.”

Kematian Hendra meninggalkan tanya,
Siapa dalang di balik tragedi ini?
Apakah terkait kasus yang ditangani,
Ataukah dendam tersembunyi yang tak terlihat?

Polisi kini memburu pelaku,
Menyelidiki setiap jejak dan petunjuk,
Masyarakat menanti dengan harap,
Agar keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Hendra, sang pembela yang gugur,
Namamu terukir dalam kenangan,
Perjuanganmu menjadi inspirasi,
Bagi mereka yang haus akan keadilan.

Di balik jubah hukum yang kau kenakan,
Tersimpan keberanian dan integritas,
Meski raga telah tiada,
Semangatmu abadi dalam sanubari.

Selamat jalan, Hendra,
Pengacara tangguh dari Makassar,
Kisahmu menjadi legenda,
Di dunia hukum yang penuh liku.

ADVERTISEMENT

—
Rumah Kayu Cepu, 2 Januari 2025

Catatan:
Puisi esai ini adalah fiksi yang terinspirasi dari kisah nyata pada berita di
https://www.bonepos.com/2025/01/01/terungkap-ini-kasus-yang-ditangani-rudi-s-gani-sebelum-tewas-ditembak-otk.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Harapan Besar Sri Eko Sriyanto Galgendu Kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto Dapat Segera Memulihkan Ekonomi Indonesia Yang Terpuruk

Transaksi Hukum Yang Abai Pada Etika, Moral dan Akhlak

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com