• Latest
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - 1f0496b6 9d71 4b15 9acf 0e54d72bdd6e | Literasi | Potret Online

Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus

November 5, 2024
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - 1001348646_11zon | Literasi | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - 1001353319_11zon | Literasi | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - 1001361361_11zon | Literasi | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus

Redaksi by Redaksi
November 5, 2024
in Literasi, Pendidikan, POTRET Budaya
Reading Time: 2 mins read
0
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - 1f0496b6 9d71 4b15 9acf 0e54d72bdd6e | Literasi | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

 

Melbourne, Potretonline.com-  Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso membaca
Puisi pada Peluncuran Buku Suara dari Kampus, Guru Australia Indonesia Berpuisi di Deakin University, Melbourne, Australia, tgl 4 November 2024.

Kuncoro Waseso, yang bertindak sebagai pembicara utama pada peluncuran dan bedah buku Antologi puisi karya anggota SATUPENA tersebut merasa tersanjung hadir dalam acara yang dihadiri guru- guru dan dosen Indonesia Australia. Kuncoro membacakan dua puisi, satu dari buku antologi guru yang juga anggota SATUPENA dan puisi karyanya sendiri yang berkisah tentang anaknya. Puisinya cukup menyentuh para hadirin karena ditulis dengan hati atas apa yang dia rasakan terhadap anaknya.

Baca Juga
  • TOKO BUKU SAAT INI
  • Serumpun Puisi D. Kemalawati

Lebih lanjut ia mengatakan, membaca puisi yang ditulis indah oleh para guru dan dosen itu menjadi inspirasi baginya sehingga ia ikut membaca dan menulis puisi yang sudah lama ia tinggalkan karena kesibukan kerja sebagai diplomat. Ia berharap program ini bisa bisa meningkatkan hubungan Indonesia Australia.

Selain keynote speaker Kuncoro, juga bicara Dr Fauziah Afriyani, dosen Indo Global Mandiri University, Palembang dan Prof Rebecca Fanany, dosen Central Queensland University yang diwakili Prof Ismet Fanany karena kondisinya yang lagi sakit.

Baca Juga
  • SEMANGAT PANTANG MEYERAH CUT NYAK MEUTIA, INSPIRASI BAGI KITA
  • Masa Depan Mereka

Fauziah membahas buku Suara Dari Kampus melalui perspektif sumber daya manusia yg merupakan bidang kajiannya. Ia juga menawarkan beberapa tindak lanjut dari diskusi untuk pengembangan SDM melalui menulis dan Sastra. Menurutnya, sastra tidak hanya kolaborasi berkarya tetapi juga mempererat hubungan budaya Australia Indonesia dalam meningkatkan kompetensi guru, dosen maupun widyaiswara dalam proses belajar mengajar.

Prof Ismet mereviu tentang puisi antologi ini yang menurutnya sangat inspiratif dan aspiratif dalam menyuarakan persoalan guru di Indonesia dan Australia.

Baca Juga
  • KALA REMAJA BERMAIN GAME
  • Festival Panen Kopi Bener Meriah 2018

Puisi dapat menjadi nyanyian semakin dalam makna dan gagasannya apalagi jika puisi tersebut ditulis dengan ilmu dan menyentuh hati masyarakat.
Ia mencontohkan Carl Sagan yang terkenal dengan Karya terbesarnya The Pale Blue Dot pada acara teve ” cosmos”. tentang bumi yang dilihat dari antariksa. Ia menyebutnya sebagai titik biru pucat. Melalui foto itu, Sagan menunjukkan bahwa bumi sangatlah kecil, hanya sebesar titik yang berada di tengah luasnya area tata surya dan semesta. Carl Sagan yang visioner menulis buku ini pada tahun 1994.

Lebih lanjut prof Ismet mengatakan satu-satunya negara yang ada pelajaran Bahasa Indonesia yang terstruktur dan sistematis itu hanya negara Australia. Namun sejak kasus pemboman kedutaan Australia, dua jurnalis yang dibunuh dan bom Bali, banyak orang tua yang melarang anaknya belajar Bahasa Indonesia. Peristiwa tersebut memberi kesan Indonesia negeri yang tidak bisa bertoleransi sehingga menurunkan citra.
” Dulu kedekatan Indonesia Australia luar biasa dalam berbagai bidang termasuk pendidikan Bahasa Indonesia, sekarang lebih dominan bidang kesehatan dan pertahanan. Selain itu pilihan berbahasa kompetisinya dengan bahasa lain juga sudah banyak. Karena itu VILTA ( Victoria Indonesian Languages Teachers Association ) , ingin membangun kembali kerjasama Bahasa Indonesia dengan SATUPENA Sumbar, agar Bahasa Indonesia kembali bergairah dan diminati orang-orang Australia”. Tambah Astrid Dux, Vice President VILTA.

Ikut hadir guru Indonesia Australia yang juga penulis buku yakni Abdil Bajili, Zahara Guru PGRI, Eka Teresia guru SMK Negeri 6 , Edrawati guru SMP 13, Yacinta Dosen Monash University, ikut juga menulis puisi Fauziah dan Astrid Dux dengan editor Prof Ismet Fanany.

Ketua SATUPENA Sumbar , Sastri Bakry, sangat berbahagia acara peluncuran buku ini berjalan lancar dan berharap ada tindak lanjut dari pertemuan ini seperti pertukaran guru dan karya-karya berikutnya di bidang sastra dan literasi pendidikan.
Acara ini diakhiri dengan makan bersama dan kesepahaman dengan kerjasama berikutnya yang akan dituangkan dalam MOA ( memorandum of Agreement) terutama untuk syarat, hak dan kewajiban untuk guru berkualifikasi yang akan dilakukan di tahun 2025. Guru- guru dari Sumbar membacakan puisi dengan semangat setelah acara resmi selesai.

Tags: #australia#melbourne
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Konjen RI Melbourne, Kuncoro Waseso Baca  Puisi pada Peluncuran Buku Suara Kampus - de75f996 e6d2 444a a828 68f24925a0e5 | Literasi | Potret Online

Seuntai Puisi Oui bin Sal

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com