POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Keseruan di Kelas Bahasa Jepang Bersama Sensei Wahhab

Erika SyifaqOleh Erika Syifaq
October 27, 2024
Tags: #Essay
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Erika Syifaq

Taruni Kelas XI Perhotelan SMK Negeri 1 Jeunieb

Di SMK Negeri 1 Jeunieb, suasana kelas Bahasa Jepang selalu dipenuhi dengan tawa dan keceriaan saat pelajaran Bahasa Jepang berlangsung.

Semua siswa senang diajar oleh Sensei (guru) Wahhab Ishaq, sensei yang murah senyum, tegas tapi humoris.

Sensei Wahhab panggilan akrabnya, ketika masuk kelas semua perhatian tertuju padanya, siap untuk belajar dengan penuh semangat.

Dikenal sebagai sensei yang mampu membuat pelajaran menjadi menyenangkan.

Setiap kali mengajar, ia selalu menyelipkan humor dalam penjelasannya, sehingga materi yang disampaikan terasa lebih ringan.

“Anak-anak, hari ini kita akan belajar hiragana, sebelumnya ada yang tahu hiragana itu apa?” tanya sensei wahhab dengan senyum lebar.

Semua murid mulai kebingungan, mereka belum mengetahui sedikit pun tentang Jepang, baik itu bahasa ataupun budaya.

Erika, siswa yang dikenal dengan rasa keingintahuannya pun bertanya “emang hiragana itu apa sensei?, kami belum tahu apa-apa tentang Jepang, sensei. Yang kami tahu cuma anime yang dari Jepang” Tanya Erika Dangan rasa ingin tahu yang sangat tinggi

“Baik, jadi hiraga itu adalah huruf asli Jepang, dan nanti kita juga bakal belajar kata kana, nah kata kana itu adalah serapan dari bahasa asing, sampai sini ngerti kan Minna?” serunya dengan semangat.

Minna adalah sapaan akrab sensei untuk anak didiknya. Minna singkatan dari kata minnasan (teman-teman).

Erika selalu menjadi sorotan dengan ide-ide kreatifnya dan hal-hal random yang ia lakukan mampu mengundang tawa seluruh kelas.

Di sisi lain, Cut Annisa, atau yang akrab disapa Cut, merupakan taruni yang taat dan selalu disiplin, mulai menyiapkan buku catatannya.

“Saya akan mencatat dulu apa yang Sensei jelaskan barusan, ya, Sensei!” kata Cut sambil mengangkat tangannya.

Ia merupakan contoh taruni yang patuh terhadap aturan, dan sering kali membantu menjaga ketertiban di kelas.

Namun, tidak semua taruni mudah diatur. Meli, taruni yang terkenal susah diatur, sering kali mengganggu suasana kelas.

Saat teman-temannya fokus mendengarkan, Meli justru sibuk bercanda dan membuat lelucon yang kadang membuat Sensei Wahab harus menegurnya.

📚 Artikel Terkait

MERENUNGI CIPTAAN ALLAH

SMAN 1 Ingin Jaya, Aceh Beşar Gelar Pameran dan Apresiasi Seni P5

Penerapan Disiplin Positif Melalui Segitiga Restitusi di Sekolah

Sigupai Mambaco Menghidupkan Bahasa Singkil Lewat Baca Nyaring Istimewa

“Meli, bisa tolong tenang sedikit? Kita sedang belajar!” tegas Sensei Wahab, namun tetap dengan nada yang ramah.

Sementara itu, Tasya, siswa cerdas yang selalu unggul dalam pelajaran, terlihat serius memikirkan cara agar mudah menghafal hiragana dan kata kana.

Tasya memiliki kemampuan yang luar biasa dalam mengingat, dan ide-idenya sering kali menginspirasi teman-temannya.

Konflik mulai muncul di dalam diri Meli. Ia merasa tidak dihargai karena sering ditegur oleh Sensei Wahhab.

“Kenapa sih saya selalu dianggap mengganggu? Saya hanya ingin bersenang-senang,” keluhnya dalam hati

Meli berusaha untuk bersikap baik, tetapi sifatnya yang humoris kadang sulit untuk dikendalikan.

Sensei Wahhab menyadari bahwa Meli sedang mengalami konflik batin, berusaha mencari cara untuk mendekatinya.

Ia ingin mengajak Meli untuk lebih aktif berkontribusi dalam kelas tanpa mengganggu teman-temannya.

“Meli, saya butuh bantuanmu untuk membuat suasana kelas lebih ceria. Bisa nggak kamu membantu saya?” tawarnya.

Meli terkejut mendengar ajakan Sensei Wahhab, “Serius, Sensei? Saya bisa?” tanyanya dengan wajah tak percaya.

Sensei Wahhab hanya tersenyum dan mengangguk, meyakinkan Meli bahwa ia sangat dihargai.

“Tentu, kamu bisa! Kita bisa membuat kelas lebih hidup bersama,” jawab Sensei Wahab dengan semangat.

Erika dan Cut, yang mendengar percakapan itu, saling bertukar pandang dan senyum.

Mereka merasa senang karena Meli akhirnya diberi kesempatan untuk berkontribusi. “Kita harus mendukung Meli, ya!” bisik Erika kepada Cut.

Sejak saat itu, Meli berusaha untuk lebih baik dalam berperilaku.

Ia mulai membantu Sensei Wahhab menyiapkan permainan edukatif yang bisa membuat suasana kelas lebih menyenangkan

Setiap kali pelajaran berlangsung, Meli berperan sebagai penghibur, tetapi dengan cara yang lebih teratur.

Tasya pun merasa senang melihat perubahan sikap Meli. Ia mengajak Meli untuk berdiskusi dan berbagi ide tentang puisi.

“Ayo, kita buat kalimat puisi tentang keceriaan di kelas! Ini bisa jadi proyek kita bersama, aku yang bikin kata-kata dan kamu yang memberikan ide-ide yang ceria di dalam puisi ini nantinya” ajaknya.

Meli, yang merasa lebih dihargai, setuju dan mulai bersemangat

Di akhir pelajaran, Sensei Wahab memberikan pujian kepada seluruh siswa, terutama kepada Meli yang berhasil menunjukkan perubahan positif.

“Kalian semua hebat! Saya bangga bisa mengajarkan kalian. Ingat, belajar itu tidak harus membosankan,” katanya sambil tersenyum.

Suasana kelas Bahasa Jepang semakin ceria, dan konflik batin Meli mulai mereda. Ia merasa diterima dan dihargai oleh teman-temannya

Dengan bimbingan Sensei Wahhab, semua siswa belajar bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Keceriaan di kelas Bahasa Jepang semakin bertambah dengan kehadiran Meli yang kini lebih kooperatif.

Semua siswa merasakan kebahagiaan dan kebersamaan, menciptakan kenangan indah yang akan selalu diingat

Setiap belajar bersama Sensei Wahhab menjadi momen yang penuh warna dan kegembiraan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 84x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #Essay
Erika Syifaq

Erika Syifaq

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Teknologi Yang Memudahkan Hidup Kita

Teknologi Yang Memudahkan Hidup Kita

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00