• Latest

10 Penyair Hebat Sumbar dan Prof Hashim Yaacob Malaysia Baca Puisi pada Merdeka Berkarya SatuPena Sumbar

Agustus 25, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

10 Penyair Hebat Sumbar dan Prof Hashim Yaacob Malaysia Baca Puisi pada Merdeka Berkarya SatuPena Sumbar

Redaksiby Redaksi
Agustus 25, 2024
Reading Time: 2 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Padang, Potretonline.com-  Penyair Malaysia Prof. Hashim Yaacob sangat mengapresiasi baca puisi yang diselenggarakan DPD SatuPena Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (24/8/2024) di salah satu café di jalan Samudera Padang. Para pembaca puisi mulai dari yang muda, pemula sampai penyair-penyair hebat yang sudah kelas dunia ikut membaca puisi .

Demikian diungkapkan Penyair Malaysia Prof. Hashim Yaacob pada sesi diskusi acara Merdeka Berkarya!! Baca Puisi bersama Penyair Malaysia Prof. Hasim Yaacob dan 10 penyair hebat Sumbar. Juga tampil beberapa pembaca puisi pemula. Sebanyak 10 penyair hebat Sumatera Barat masing-masing Andria Catri Tamsin, Dadang Leona, Muslim Noer, Mutiara, Refdinal Muzan, Rizal Tanjung, Silvia Roza, Syarifuddin Arifin, Yenny Ibrahim dan Zamzami Ismail.

Hashim menyebutkan, para pembaca puisi menampilkan baca puisi dengan suara yang maksimal, powerful, sehingga dapat menumbuhkan perasaan pendengarnya. Hal itu menunjukkan bahwa puisi tersebut memang memiliki makna dan ditulis dengan penuh perasaan oleh si penulisnya.
“Sering kali orang menulis puisi tatkala kalah dalam sebuah kompetisi, atau pada kondisi yang tidak mengenakkan akibat tindakan dan keputusan seseorang yang selama ini amat ditakuti. Misalnya, jabatan dicopot oleh atasan. Kemudian menuliskan kekesalan tersebut dalam bentuk puisi,” kata Hashim Yaacob yang juga seorang pelukis dan Dalang Wayang Kulit ini.

Sauni Saunir penulis Goresan Puisi di Hari Tua mengatakan, SatuPena Sumatera Barat berhasil memberikan motivasi menulis kepada banyak orang. Dengan aktifnya SatuPena Sumbar menggelar berbagai kegiatan, seperti pembacaan puisi Merdeka Berkarya ini, yang tampil tidak hanya penyair dan pembaca puisi yang hebat-hebat dari Sumatera Barat. Akan tetapi mereka yang belum pernah membaca puisi pun ikut tampil membaca puisi.

“Dengan adanya kegiatan ini mendatangkan kebahagiaan tersendiri. Bisa berkumpul dengan orang-orang kreatif dalam berkarya. Dengan membaca puisi kekinian, kita tersentuh dari puisi yang dibacakan tadi,” kata Saunir Saun mantan dosen IKIP Padang ini.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Saunir juga menceritakan bagaimana semangat menulis ditularkan kepada cucunya. Dari delapan orang cucunya, empat orang sudah bisa menulis. Awalnya, diminta menulis pantun melalui group whatsapp. Mereka yang berhasil menulis pantun dan dianggap terbaik diberikan apresiasi. Sehingga cucunya termotivasi untuk menulis.

Ketua DPD SatuPena Sumbar Sastri Bakry menyebutkan, acara Merdeka Berkarya ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada seniman dan penyair Sumbar tampil dihadapan anggota SatuPena serta masyarakat umum. Maka ada 10 orang penyair hebat Sumbar tampil dan penyair sangat senior Malaysia Hashim Yaacob membaca puisi. “Acara ini sekaligus memberikan bukti , siapa pun bisa berkarya,tanpa ada yang bisa menolak, melarang dan menghentikan sebuah kegiatan.Selain itu juga memberikan kesempatan kepada pemula-pemula yang ingin membaca puisi. Sehingga akan muncul generasi baru, selain menulis puisi, juga membacanya di hadapan publik, Seperti Mutiara, pemenang Sumbar Talenta 16 kategori puisi ,” kata Sastri Bakry yang baru saja meluncurkan buku puisinya berjudul “Bung Hatta dan Boven Digoel ketika Seorang Papua Menangis Padaku.

Diskusi yang dipandu Sekretaris DPD SatuPena Sumbar Armaidi Tanjung, mendapat sambutan hangat dari peserta yang berjumlah hampir 60 orang. Selain seniman, penyair, juga tampak hadir dosen, mahasiswa, anggota SATUPENA dan wartawan.

Gagasan pun muncul untuk membawa sastrawan Sumbar ke Malaysia dan sebaliknya. Wartawan Harian Singgalang Lenggogeni, juga tampil membaca puisi dan mendapat hadiah buku dari Prof Hashim Yaacob.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Wakil Rakyat dan Kala Hati Telah Mati

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com