• Latest

Puisi-Puisi Sulaiman Juned

Juni 4, 2024
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Puisi-Puisi Sulaiman Juned - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Sulaiman Juned

Redaksi by Redaksi
Juni 4, 2024
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 1 min read
0
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Karya: Sulaiman Juned

MAK: 20 TAHUN KEPERGIANMU

mak
sampai juga waktu menjemput
di penghujung ramadhan-subuh
yang hening melepas Kau pulang
walau getir menusuk-nusuk. Antar
kepergian dengan zikir dan doa
di setiap sujudku.

:ingatan pada kematian

mak
sampai juga waktu menjemput
Tuhan sudah tentukan-siapapun menunggu giliran. Yang paling–kurindu; ketika
pakaian kebesaran lengket di badan
berkat ikat pinggang pemberianmu.

:Diam-diam
Engkau menghadap-Nya.

mak
sampai juga waktu menjemput
aku belum sempat memberikan ini jiwa. Menghargai sakitnya air susu yang Kau berikan yang lebih teriris pedih. Aku tak bersama menjalankan tradisi mengenangmu.

: mengikat senyum pada
jiwa renyuh tinggalkan
kehidupan.
ah!
-Padangpanjang, 2024-

 

Karya: Sulaiman Juned

34 TAHUN MORTEM ABIKU

Abi
Tiga Puluh Empat Tahun
menghembuskan nafas terakhir. Kesepian menyeri di hati. Lelaki
yang selalu duduk bersimpuh di rangkang
sambil memilin rokok daun. Kita tak lagi menikmati omelan dan petuahnya.

: tinggalkan kehidupan ini

Abi
Tiga Puluh Empat Tahun
menghembuskan nafas terakhir. Suluh di tangan semakin redup. Kita
pun kini berjalan dalam senja–mengalirkan
air bagi anak-cucu dan cicit sambil menunggu
giliran.

:Tuhan tentukan waktu.

Abi
Tiga Puluh Empat Tahun
menghembuskan nafas terakhir. Angin mengurung pikir
sepanjang usia melekat di jiwa–bila mengingat peristiwa lalu nyawa melambai-lambai
dalam kalbu menusuk menyiksa. Kita
bersama ziarahi pusara. Bersihkan hati
dari luka.

: ingat kematian
mengingat yang hilang.
Ah!
-Padangpanjang, 2024-

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

 

ADVERTISEMENT

Biodata Pemuisi

Sulaiman Juned, Sastrawan, Kolumnis, esais, Sutradara Teater, Pendiri Sanggar Cempala Karya Banda Aceh, Pendiri UKM-Teater NOL USK, Pendiri/Penasihat Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Sekretaris Panitia Pendirian Kampus ISBI Aceh (2012-2013), Ketua Panitia Pendirian Kampus ISBI Aceh (2013-2015), Dosen Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang, Ketua Jurusan Seni Teater ISI Padangpanjang (2019-2023), Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Barat.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare236Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post

Puisi –Puisi Yosefina Ure Pukan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com