POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Aceh

Kapolresta Banda Aceh dan Aceh Besar Kerja Sama dengan Kacabdisdik Sosialisasikan Perilaku Negatif Pelajar

Redaksi by Redaksi
Februari 1, 2024
in Aceh, Banda Aceh, Pendidikan
0

 

BANDA ACEH – Dalam upaya pencegahan perilaku negatif peserta didik yang berdampak pada keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolresta Banda Aceh dan Kapolres Aceh Besar bekerja sama dengan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kegiatan sosialisasi yang diikuti semua Kepala SMA, SMK dan SLB dan pengawas sekolah Banda Aceh dan Aceh Besar dilaksanakan di Aula Cabdisdik setempat, Rabu (31/1/2024) kemarin

Kapolresta Banda Aceh dan Aceh Besar Kerja Sama dengan Kacabdisdik Sosialisasikan Perilaku Negatif Pelajar - 19ac90fa cb08 483e 9ffd 5a6c9cb9e508 | Aceh | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Alissia, Anak Yatim dari Simeulue Sabet Medali Emas di FLS2N Wakili Aceh ke Nasional
02 Jun 2023

Kapolresta Banda Aceh diwakili Kasat Bimas, Kompol Rizal Fahlufi SE MSi menyampaikan, pentingnya perhatian semua elemen masyarakat dalam rangka pencegahan prilaku negatif pada remaja tak kecuali di sekolah.

“Sekolah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya peserta didik yang menjadi tumpuan untuk dikembangkan potensi dan bakat minat mereka dengan nilai-nilai positif,” ujar Rizal.

Kapolresta Banda Aceh dan Aceh Besar Kerja Sama dengan Kacabdisdik Sosialisasikan Perilaku Negatif Pelajar - 2dd1b9ec 0316 41f7 8ce6 a3b276946179 | Aceh | Potret Online
Baca Juga
Artikel
Bahagiaku di Hari Sabtu
12 Jan 2025

Nilai-nilai positif itu kata Rizal, melalui kegiatan intra kurikuler dan ekstrakurikuler yang pada akhirnya peserta didik akan berkolaborasi dengan masyarakat di lingkungannya masing-masing dan menaburkan nilai-nilai positif.

Sementara itu, Kapolres Aceh Besar diwakili Iptu Reza Sahputra SE menjelaskan, beberapa hal yang meyebabkan terjadinya perilaku negatif antara lain, krisis identitas dan kontrol diri yang lemah.

Kapolresta Banda Aceh dan Aceh Besar Kerja Sama dengan Kacabdisdik Sosialisasikan Perilaku Negatif Pelajar - 785A2AA4 5674 4303 9437 B0B80B8DC9CF | Aceh | Potret Online
Baca Juga
Banda Aceh
DPPKP Kota Banda Aceh Panen P2L di Gampong Lambhuk
20 Okt 2022

Sehingga dampaknya tidak mampu mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat dan tidak dapat diterima oleh lingkungan serta tidak mampu mengontrol diri sesuai dengan pertumbuhan jiwanya, sehingga terseret pada perilaku nakal dan menyimpang.

“Karena salah dalam memilih teman, sehingga terbawa dalam tingkah laku yang negatif. Pergaulan dalam lingkungan sosial yang kurang baik akan berpengaruh pada perilaku yang negatif juga merupakan perilaku menyimpang,” ungkap Reza.

Ia menuturkan, beberapa cara penangkalan dan pencegahan dari prilaku negatif antara lain, membangun kehidupan keluarga yang harmonis dan menyenangkan.

“Menanamkan keimanan dan ketaqwaan sejak dini, dengan banyak memberikan pengajaran tentang nilai-nilai agama, etika dan adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal terpenting dilaksanakan,” sebut Reza.

Selanjutnya, pemberikan perhatian dan kasih sayang yang besar terhadap remaja, memberikan keteladanan hidup yang baik dan benar kepada remaja.

Reza mengutarakan, contoh-contoh keteladanan hidup yang baik dan benar yakni, mendorong remaja untuk berkreasi positif, konstruktif dan edukatif, serta masih banyak lagi hal- hal positif yang dapat dilakukan dalam rangka penganggulangan tersebut.

Sedangkan Kacabdisdik Wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Syarwan Joni MPd dalam arahannya, memberikan apresiasi atas terlaksannya kegiatan ini sangatlah penting.

Kata Syarwan dimana akhir-akhir ini banyak perilaku negatif yang terjadi di masyarakat melibatkan remaja seperti geng motor, kelompok begal.

“Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat serta di sekolah-sekolah,” pinta Syarwan.

Lebih lanjut Syarwan mengharapkan, aksi nyata di lapangan yang harus dilakukan oleh para kepala sekolah dan dewan guru yang berada di wilayahnya untuk membentuk tim penanggulangan di sekolah-sekolah.

“Contohnya melakukan sosialisasi ke peserta didik dan membangun komunikasi yang inten dengan unsur Forkopimcam yang ada di wilayah masing-masing,” pungkasnya.(*)

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

Puisi-Puisi Usfa Sri Rezeki

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah