POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

RIZAL RAMLI DALAM KENANGAN

RedaksiOleh Redaksi
January 3, 2024
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Zulkifli Abdy

Menjelang tengah malam, pada hari kedua tahun 2024, betapa terkejutnya saya ketika menerima kabar, bahwa Rizal Ramli, seorang ekonom senior Indonesia itu telah berpulang ke haribaan Ilahi.

Sontak saja, saya teringat sebait lagu yang pernah digubah oleh Titiek Puspa;

Berita menggelegar aku terima
Kekasih berpulang ‘tuk selamanya
Hancur luluh rasa jiwa dan raga
Tak percaya tapi nyata.., dst.

Demikianlah sebait lagu itu, yang tiba-tiba saja hadir dalam lamunan saya setelah menerima berita bahwa Rizal Ramli meninggal dunia.

Sebagai awam tentu saja saya tidak mengenal almarhum secara dekat, tetapi setidaknya saya telah mengetahui dan mengikuti kiprahnya sebagai seorang ekonom yang juga mantan aktivis itu sejak lama.

Rizal Ramli bukan ekonom biasa, pendiri Econit (1992), sebuah lembaga pengkajian ekonomi itu bicaranya lugas, blak-blakan, menyengat dan terkadang penuh canda.
Pemikiran-pemikirannya yang cerdas terhadap pembangunan bangsa, terutama di bidang ekonomi tak diragukan lagi.

Mungkin hanya orang-orang yang tak ingin bangsa Indonesia maju yang berdaulat secara ekonomi dan bermartabat sebagai bangsa yang tidak menyukainya.

📚 Artikel Terkait

BENGKEL OPINI RAKyat

Dari Meja Dapur ke Meja Pemerintah: Memahami Krisis Ekonomi di Aceh

Kita pun Bisa Mencegah Pemanasan Global dan Perubahan Iklim

MENGKLAIM TAKDIR

Sebagai mantan aktivis, gaya bicaranya yang lantang tanpa tedeng aling-aling, dan tak jarang menohok dengan argumen-argumen tajam berbasis data yang kuat, telah menjadi ciri khasnya.

Rizal kerap menggunakan kosakata yang khas miliknya, seperti “kepret”, untuk menunjukkan sesuatu yang dia pandang sudah sangat keterlaluan.

Integritas dan independensi dirinya yang tinggi, dan penguasaan ilmu terutama ekonomi, telah menempatkan dirinya sebagai seorang ekonom yang disegani, bukan hanya di dalam negeri, dan juga di mancanegara.
Bahkan dunia internasional sangat menghargai dan memperhitungkannya, serta mengagumi kepiawaiannya sebagai ekonom dan negosiator.

Rizal Ramli tak jarang pula diundang ke luar negeri, atau melakukan negosiasi dengan negara lain seperti Amerika dan Jepang, termasuk untuk memperjuangkan posisi tawar Indonesia bidang ekonomi dengan negara-negara maju tersebut.

Kecintaannya terhadap bangsa Indonesia tak perlu diragukan lagi, baginya untuk kepentingan dan kemajuan bangsa tidak ada kata tawar-menawar, hal mana kerap pula membuat dirinya tidak disukai oleh kelompok-kelompok tertentu.

Tidak berlebihan kalau kita menyebut Rizal Ramli sebagai ekonom langka, yang berani mengatakan “tidak” terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.

Sungguh bangsa Indonesia telah kehilangan salah seorang putra terbaik, dan Rizal justru berpulang saat dimana bangsa ini sangat membutuhkan pemikiran-pemikirannya.
Tetapi tidak ada kehilangan yang tidak meninggalkan hikmah, mungkin di sanalah rahasia Ilahiyah yang patut kita yakini.

Semoga akan lahir ekonom-ekonom lain yang akan meneruskan cita-cita mulia Rizal Ramli sebagai anak bangsa.
Apalagi Indonesia yang sangat kaya dalam hal sumberdaya, termasuk sumberdaya manusia, tentulah kita akan selalu merasa optimis dalam menghadapi tantangan dimasa mendatang.

Selamat jalan bung Rizal, semoga Allah, Tuhan yang maha kuasa akan menyediakan tempat yang mulia bagimu di surga jannatun na’im.
Innalillahi wainna ilaihi rajiun.

“DariNya engkau datang, dan kepada-Nya pula engkau berpulang”.

(Banda Aceh, 3 Januari 2024)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Wagub Sumbar Minta SatuPena Sumbar Urus HAKI IMLF

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00