• Latest
Puisi-Puisi Muzamir Abd Hamid

Puisi-Puisi Muzamir Abd Hamid

September 6, 2023
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Muzamir Abd Hamid

Redaksiby Redaksi
September 6, 2023
Reading Time: 4 mins read
Puisi-Puisi Muzamir Abd Hamid
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

AKU MASIH ADA ANTARA RAKYAT JELATA

Karya, Muzamir Abd Hamid

Aku masih ada antara rakyat jelata.

Aku masih ada hanya untuk sekadar mengukir cerita

Menanti kepastian tiba dan

Harapan tak pernah lekang oleh peradaban yang silih berganti

Aku masih ada untuk bangsa dan agama

Meski seribu janji yang ditandatangani dan politik oligarki silih berganti menguasai

bahkan bahasa mengelilingi tipu para penunggang negri ini

Aku masih ada antara rakyat jelata

Darah dan semangatku  belum mati

Dia hanya berhenti sejenak sembari menanti penggerak yang sejati

Bertahun tahun hanya menatap tepian cerita para pecundang negri ini

Aku masih ada antara rakyat jelata

Lihatlah perhatikanlah dengan seksakma

Apa-apa yang telah terjadi atas tanah leluhur para wali

Sadar lah wahai sahabat

Bangkit lah untuk kita bisa bersama – sama lagi melawan kedzaliman ini

Ingat lah akan wasiat wali

Aku masih ada dan berdiri di antara kalian semua

Mengapa ada  yang tak pernah mau tau tentang bangsa ini

Bungkamku bukan karena sesuatu

Hanya aku ingin kita mengerti kemana mau kita bawa  janji – janji ini..

Wahai para pejuangan

Cobalah tengok sejenak kebelang yang pernah kita lalui jangan lagi kita tertipu dan terdzalimi sayangilah negri dan bangsa ini.

Aku masih ada yang selalu menulis tentang apa yang mesti aku tuliskan

Dan kinipun aku tetap ada  dan trus ada untuk Acehku tercinta…

 

PERJUANGAN YANG SIA SIA

Oleh:  Muzamir Abd Hamid

Kekacauan yang terjadi pada jiwa kami..

Apakah kau tahu dengan kami ini?

Kurasa kau tak mau tahu..

Karena kau sudah tidak  perdulikan nasib kami ..

Sikap dan perhatianmu entah kemana

Mungkin kursi dan jabatan?

Sikapmu yang dingin membuat kami tersisihkan

Seakan memang tidak pernah ada bersama berjuang kala itu.

Membuat semuanya seperti tak ada sama sekali…

Maaf bukan kami ingin diperhatikan

Diberikan kehidupan yang mapan,

ADVERTISEMENT

Kami tidak berharap itu kepadamu

Karena kamipun tahu diri..

Setidaknya kau punya hati untuk itu

Semua perjuangan ini demi suatu capaian kemerdekaan.

Dan dalam perjuangan kala itu istilah mengatakan

Taduk tadong sapei pakat

Sang sineusab meu adeo a

Jatuh bangun kita dalam rimba bahkan nyawa melayang tanpa pusara

Desingan peluru merobek jiwa dan jiwa

demi memperjuangkan nasib bangsa.

Ketika itu tidak ada yang kami pedulikan selain perintah mu

Dan nasihat dari dimu

…..

Jangan berjuang bila hanya untuk diri apa lagi untuk mereka yang tidak punya hati..

Karena perjuangan itu akan sia sia

“Seperti halnya yang pantas diperjuangkan

Sebagaimana para pendahulu memperjuangkan negri ini.

Rayat menyambut dengan hangat kepulangan mereka dari pertempuran  pemimpin bersuka ria dengan rakyatnya

Sehingga adanya kemerdekaan dan keadilan yang merata..”

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Dan sekarang dengan kami, 18 tahun sudah berlalu kami tak pernah dapat bertemu dengan pemimpin kami yang kami elu ketika itu

Bangsa pun

Tak menyambut hangat kepulangan kami

Dikernakan kebanyakan menggila jabatan bak serigala

Yang kelaparan…

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Mewujudkan Pembelajaran Berkualitas Melalui Kurikulum Merdeka dan Pendekatan Berdiferensiasi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com