L K Ara
Ibu
Inilah saat setiap kubaca
Baris kaligrafi memercik cahaya
Menghalau kabut
Yang menumpuk
Dalam diri
Inilah saat setiap kubaca
Baris kaligrafi
Merasa diri
Berada di bawah payung Illahi
Kadang berada di gerbang istana Nya
Menitikkan air mata di pangkuan Nya
Ibu
Jemarimu yang dulu
Membimbing tangan mungilku
Di atas kaligrafi
Terbayang kembali
Dan suaramu yang lembut itu
Suara bidadari surgawi.
Telah kunikmati kini
Ibu
Inilah saat kau tersenyum
Menatapku
Menadahkan tangan
Ke langit
Menjerit
Tanpa suara
Hanya gelombang cahaya
Berisi percikan doa
Anak anakmu
Semoga bersemayam
surgalah tempatmu
Ibu
Kala Nareh, 15.5.2023
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.













Discussion about this post