-untuk kakanda Tabrani Yunis
Nik Mohd Hafiz Abdullah
Andai aku lewat pulang
Kuncilah pintu tiba kelam
Jangan takut, sayang
Bukankah kita ada Tuhan?
Malam itu tak terduga
Laut bertukar gelora
Aku jauh di luar kota
Kita tak bersama-sama.
Aku terlambat di jalan
Jangan buruk sangka
Cintaku tak rebah
Diterpa angin gelap itu.
Kita tak lagi bertemu
Tetapi aku harus tahu
Jiwaku nantiasa memelukmu
Lebih erat dari ombak itu.
Nik Mohd Hafiz Abdullah, penulis muda Malaysia yang baru berjinak-jinak menulis puisi, cerpen dan esei. Bertugas sebagai juruteknik kardiovaskular di Hospital Pakar KPJ Perdana, Kota Bharu, Kelantan.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 331x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 326x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
















