POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Bersama Redaktur Majalah Potret Bercerita di Remang Lampu Kota

RedaksiOleh Redaksi
March 27, 2023
Bersama Redaktur Majalah Potret Bercerita di Remang Lampu Kota
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh Hamdani Mulya

Perjalanan panjang yang hampir memakan waktu 7 jam dari Geudong, Kabupaten Aceh Utara menuju Kota Banda Aceh seakan tidak membuat tubuh saya lelah. Perjalanan saya bersama isteri dan anak-anak yang hampir seharian itu begitu asyik. Sekitar jam 09.00 WIB pagi hari saya berangkat dari Geudong dan tiba di Pango, Kecamatan Ule Kareng, Banda Aceh menjelang magrib. Banyak mobil melaju beriringan di jalan Medan-Banda Aceh. Saya harus mengemudi sendiri dengan sangat hati hati.
Menjelang magrib hari itu, Senin 20 Maret 2023 saya tiba di Banda Aceh melewati jembatan layang Pango. Jembatan itu mirip seperti jalan tol, terlihat indah dan rapi tertata dengan bunga-bunga di pinggir jalan.

Setelah mencari-cari alamat akhirnya kami pun bertemu dengan rumah saudara di Pango, lalu kami menginap di rumah itu selama 2 malam.

Alamat menuju rumah itu persis di lorong samping Potret Galeri, di situlah alamat redaksi sebuah majalah yang sering memuat karya-karya yang saya tulis. Potret Galeri dipimpin oleh Bapak Tabrani Yunis seorang pensiunan guru, jurnalis, pengusaha barang-barang kerajinan tangan, dan seorang relawan kemanusiaan.

Sekretariat redaksi Potret Galeri rupanya juga merupakan sebuah toko besar yang menyediakan berbagai barang antik dan klasik. Di toko ini mengoleksi berbagai cenderamata dan sauvenir tradisional khas Aceh dan barang antik yang terbuat dari rotan yang dikirim dari Jawa. Jika kita masuk ke dalam toko, kita dapat melihat topi, pot bunga, alat-alat rumah tangga, aksesoris ruang tamu, dan benda karya seni ukir lainnya.

Setelah saya bertemu sejenak menjelang magrib itu, kami menentukan jadwal bahwa nanti malam kami akan duduk silaturrahmi.

Saat yang saya tunggu pun tiba. Malam itu remang-remang lampu kota gemilang Kota Banda Aceh menemani malam saya bersama pak Tabrani. Kami bercerita tentang awal pertemanan kami melalui media sosial. Yang pada akhirnya tulisan-tulisan yang saya kirim kepada Pak Tabrani secara daring beliau muat di majalah Potret online. Sehingga pertemanan kami pun semakin akrab.

📚 Artikel Terkait

Mendengar, Bicara, Membaca dan Menulis

Fariz RM: Nada dalam Gelap, Cahaya dari Cilacap

Pahlawan

Belajar Tak Harus di Kelas

Perteman kami melalui media online yang sudah berlangsung beberapa tahun, akhirnya berlangsung baik dan kami dapat bertemu empat mata malam itu.
Pak Tabrani berbagi pengalamannya saat menjadi guru, relawan berbagi sepeda untuk anak yang kurang mampu, bahkan beliau membagi cerita tentang karier kepenulisannya menjadi penulis opini pendidikan di harian Serambi Indonesia. Pengalaman berharga itu semoga menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih maju dalam mengarungi kehidupan.

Tak terasa malam pun semakin larut, namun hiruk-pikuk kota besar belum pun surut. Saya dan anak-anak kembali ke rumah saudara untuk menginap.

Lawatan saya hari itu ke Banda Aceh sebenarnya untuk mengantar isteri saya untuk suatu keperluan yang penting di ibukota provinsi Aceh itu.
Namu moment itu juga saya gunakan untuk bertemu silaturrahmi dengan teman- teman penulis buku dan teman-teman alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Syiah Kuala. Bahkan saya juga sempat berkunjung ke Perpustakaan Aceh dan diberikan 10 eks buku berjudul Pengantin Tsunami oleh pihak perpustakaan. Buku yang saya tulis tersebut diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh tahun 2022.

Banda Aceh sudah banyak kemajuan. Sangat berbeda dengan masa tsunami dulu. Hampir 19 tahun masa rekonstruksi pasca tsunami, Aceh kembali bangkit. Setelah dihentak gempa dan tsunami pada 26 Desember 2004 lalu. Kini Banda Aceh kembali gemilang, sudah banyak bangunan dan jalan baru. Itu semua berkat usaha pemerintah diiringi doa rakyat. Namun kita jangan pernah melupakan bencana dunia itu. Sebagai pelajaran bagi manusia dalam mengarungi kehidupan ini.

Saya juga sempat bertemu dengan penulis Herman RN membicarakan buku yang saya tulis. Agar Pak Herman membantu menyunting sebuah buku yang sedang saya rampungkan. Pertemuan singkat itu berlangsung di kantor Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, USK.

Saya juga sempat bertukar cenderamata buku dengan cerpenis Farizal Sikumbang di sebuah warung di sudut kota Banda Aceh.

Setelah silaturrahmi dengan berbagai kalangan. Kami pun bertolak pulang ke Geudong, Aceh Utara. Pengalaman pertama menjalani hari “mak meugang” dalam perjalanan. Keesokan harinya kami menjalankan ibadah puasa.

Demikianlah catatan singkat ini. Semoga bermanfaat. “Menulis adalah mengukir sejarah dalam kenangan wajah zaman.”

Ditulis menjelang berbuka puasa di Aceh Utara, 27 Maret 2023 M/ 5 Ramadhan 1444 H

Hamdani Mulya adalah penulis buku Pengantin Tsunami (2022), pegiat literasi, dan guru SMAN 1 Lhokseumawe.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 73x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 52x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
LITERASI DAN SIKAP KITA

LITERASI DAN SIKAP KITA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00