POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

SHORES IN ACEH HAVE THE SAME LAVEL AS BALI

RedaksiOleh Redaksi
March 23, 2023
SHORES IN ACEH HAVE THE SAME LAVEL AS BALI
🔊

Dengarkan Artikel

Sajak-sajak Bussairi D. Nyak Diwa

Lhok Nga

gadis yang menggerai rambutnya

menyebar wewangian kayangan

di matanya ada figurasi dunia

lihatlah, tahta ovonturir telah runtuh di bibirnya

nyiur-nyiur yang menari di tepi

adalah liuk Bali dengan gentanya

ketika anoman menuntaskan kemurnian cinta

o, tataplah

di sini ilustrasi Bali melekat

pada bayangan purba.

Lhok Seudu

senyum perawan yang teduh

di antara belaian ombak

menyapa pengembara,

pernik-pernik keemasan bertaburan

sepanjang teluk dalam pelukan senja

ada getar ketika pelaut melabuhkan kerinduan

pada jakun-jakun yang merapat di dermaga

angin berhembus dari puncak-puncak bukit

ke gugusan pulau-pulau

mengantarkan bisikan keagungan Tuhan.

Lhok Buya

barisan cemara tertidur

dalam pangkuan ibu pertiwi

berbisik pada matahari yang mengintip

bidadari telanjang di kaki bukit,

angin malu-malu berikrar pada waktu

lupa bahwa di sini telah lahir seorang penyair

membawa namanya ke pentas dunia.

Lhok Paoh

gugusan kuning keperakan

berkilauan di bibir biru permadani

‘dirui’ angin dari kaki bukit

mengantarkan sepi dunia,

tidurlah penyair

keluh-kesahmu telah tumpah

pada derai nyiur dan bening jamrud khatulistiwa

katakan pada Rendra, Taufik, Tarji, atau Eda

yang menghamili puisi di estalase dunia

bahwa di sini puisi-puisi telah lama lahir, besar, dan mati

dalam dekapan purba

dan engkau penyair, tidurlah abadi

angin mengabarkan pada mereka

Lhok Paoh milik dunia.

Banda Aceh – Kotafajar, Juli 2004

​MENANGISLAH UNTUK ANAK-ANAK PALESTINA

(kepada Nurdin F. Joes)

menangislah untuk anak-anak Palestina

seperti kau pernah menangis untuk anak-anak Namibia

lihatlah, tubuh-tubuh mereka yang remuk di bawah reruntuhan

darah-darah mereka yang mengalir di tanah syuhada

📚 Artikel Terkait

Menggalakan (kembali) Bersepeda di Aceh

Gerakan Aksi Baik, Selamatkan Penyu

Pesan Kak Cut

Fenomena Politik TikTok dan Perubahan Demokrasi Digital

air mata mereka yang bercucuran di sepanjang Gaza

jerit tangis mereka yang menyayat dalam harapan sia-sia

o, menangislah saudaraku

seperti kau pernah menangis untuk anak-anak Namibia

bicaralah saudaraku, bicaralah

seperti kau pernah bicara tentang anak-anak Namibia

di mana-mana mereka tetap sama

di mana-mana mereka butuh cinta

tapi dikorbankan oleh syetan-syetan berwajah manusia

o, bicaralah saudaraku

bicaralah pada bangsa-bangsa

berdoalah saudaraku, berdoalah

seperti kau pernah berdoa untuk anak-anak Namibia

di mana-mana dan kapan saja

di rumah, ketika kau syahdu dalam rahmat

di kantor, ketika kau jalani tugas-tugas berat

di mesjid, ketika kau lebur dalam munajat

berdoalah saudaraku, berdoalah

bersamamu kutitipkan bershaf-shaf doa yang sama

untuk saudara-saudara kita

anak-anak Palestina.

22 Februari 2009

SEBELUM BERLAYAR

bagi Sri

seperti semilir angin membelai daun-daun penyap

begitulah, lamat-lamat sampai juga bisikmu

di sepi kamar:

​ke laut mana kita berlayar

​dan di teluk mana kita bakal berlabuh

kesetiaan tak mesti dijengkal-jengkal, katamu

biarlah waktu yang mengukurnya:

di laut mana pun

di teluk mana pun

sebab keragu-raguan hanya akan menyesatkan haluan

seperti kuas yang tergantung di dinding kamar

begitulah, diam-diam kau biarkan saja

aku merengkuhnya

dan membuat sketsa tentang kita.

1992

 

BLOK M – JATINEGARA – TANAH ABANG

blok m :

inikah wajahmu sesungguhnya jakarta

ronggeng dalam ritual ‘dukuh paruk’

tertatih dalam kekinian yang purba,

humaniora keblabasan merayap ke mana-mana

dalam lekuk tubuh janda-janda tak bernama

apa adanya,

seperti ‘pariyem’ pasrah pada comberan harem penguasa.

jati negara :

inilah engkau jakarta

menelanjangi kami,

kaum urban yang lelah mendaki

pada tangga sejuta janji kaum penguasa

jejak-jejak yang tak lindas berbekas

jatidiri pun tergadai

di kerut-marut wajah penjaja koran

pikunnya pedagang asongan

atau hingar-bingar jatinegara

di mana pada sudutnya

shalat jumatku bermuara

tanah abang :

gelisahku jatuh di tepi kali malang

kala tomang, prapatan berbenah

sepanjang pasar baru, kampung rambutan mimpi-mimpiku berhamburan

dalam kabut bola api menyala

o, beginikah engkau jakarta

menyapa rabin dari tiap negeri

yang mengais-ngais di lekukmu

sementara penguasa tetap saja kau biarkan mengobral janji-janji palsu

di hiruk-pikuk tanah abang akhirnya aku termangu.

14 November 2009

                         Tentang Penulis

Bussairi D. Nyak Diwa dilahirkan pada 10 Juli 1965 di Bakongan Aceh Selatan, anak bungsu dari lima bersaudara keluarga H. Datok Nyak Diwa dan Hj. Siti Ardat. Sejak kecil sudah gemar membaca dan menulis. Hobbi menulis mulai dirintis sejak duduk di Sekolah Menengah Atas. Kegemaran menulis dilanjutkan hingga di Perguruan Tinggi. Menyelesaikan pendidikan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unsyiah tahun 1992. Sejak tahun 1993 berkhitmat sebagai Guru PNS, mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP dan SMA. Saat ini tinggal di Jalan Syaikhuna N0. 18, Kompleks Pesantren Darurrahmah, Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan.

Hingga kini baru menghasilkan tiga buah buku Kumpulan Puisi dan satu Kumpulan Cerpen, serta beberapa Kumpulan Puisi Bersama. Tercatat sebagai salah seorang Penulis Indonesia dalam Buku Insklopedi Penulis Indonesia Jilid 7 (FAM Publising, 2018).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

KECERIAAN YANG BERSAHAJA

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00