• Latest

MEMILIH GOES SEPEDA UNTUK GAYA HIDUP YANG LEBIH SEHAT

Maret 20, 2023
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

MEMILIH GOES SEPEDA UNTUK GAYA HIDUP YANG LEBIH SEHAT

Tulisan dalam rangka Lomba Menulis Essai Majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas dengan dukungan Toko Serikat Bike dan Jasaroda. Tulisan ditayangkan Apa adanya dari penulis, tanpa diedit oleh pihak penyelenggara. Silakan baca dan berikan komentar terhadap tulisan dan berikan like di IG Potret.Gallery

Redaksiby Redaksi
Maret 22, 2023
Reading Time: 34 mins read
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rahmah Aria Ningsih

   Kesehatan merupakan poin yang sangat penting bagi setiapmahkluk hidup terutama manusia karena tanpa kesehatan yang baik, maka setiap manusia akan sulit melaksanakan aktivitasnya sehari-hari. Namun belakangan ini banyak penyakit yang menyerangmasyarakat Indonesia khususnya provinsi Aceh salah satunyapenyakit diabetes, diabetes atau penyakit gula adalah penyakitkronis atau yang berlangsung jangka panjang Penyakit ini di tandaidengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atasnilai normal. Diabetes terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagimampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel yang menggunakannya sebagai energi. Kondisi yang seperti inilah yang menghasilkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah di dalamtubuh.  Penyakit ini termasuk salah satu penyakit yang tercatatsebagai penyebab kematian tertinggi Aceh yang memiliki jumlahkeseluruhan 2,4% mengalami diabetes dan Banda Aceh merupakankota dengan tingkat kejadian diabetes tertinggi di Aceh yaitusebanyak 2,3% pada tahun 2020. Terdata sebanyak 7.365 individumenderita diabetes di Banda Aceh, dan Puskesmas yang memilikijumlah penderita diabetes tertinggi adalah Puskesmas BaiturrahmanBanda Aceh, yaitu sebanyak 1.209 orang (Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, 2020).

   Penyakit diabetes ini mempunyai dua tipe yaitu tipe satu dan tipedua tipe satu ini mempunyai empat faktor yaitu:

1. Faktor riwayat keluarga atau keturunan, yaitu ketika seseorangakan lebih memiliki resiko terkena diabetes tipe satu jika adaanggota keluarga yang mengidap penyakit yang sama. Karena berhubungan dengan gen tertentu.
2. Faktor geografi, orang yang tinggal di daerah yang jauh darigaris khatulistiwa, seperti finlandia dan Sardinia, beresikoterkena diabetes tipe satu. Hal ini di sebabkan karenakurangnya vitamin D yang bisa di dapat kan dari sinarmatahari.
3. Faktor usia, penyakit ini paling banyak terdeteksi pada anak-anak di usia 7-4 tahun, kemudian pada anak-anak usia 10-14 tahun.
4. Faktor lainnya seperti mengkonsumsi susu sapi pada usia terlaludini  air yang mengandung natrium nitrat. Sereal dan gluten sebelum usia 4 bulan atau setelah 7 bulan memiliki ibu denganriwayat preeklampsia, serta menderita penyakit Kuning saatlahir.

Adapun faktor resiko dari diabetes tipe dua ini antara lain:

1. Berat badan berlebih atau obesitas.
2. Distribusi lemak perut yang tinggi
3. Gaya hidup tidak aktif dan jarang beraktivitas atau berolahraga.
4. Riwayat penyakit diabetes tipe dua dalam keluarga.
5. Ras kulit hitam, hispanik, Native American, dan Asia-Amerika, memiliki angka pengidap lebih tinggi dibandingkan dengan raskulit putih.
6. Usia di atas 45 tahun. Walaupun tidak menutup kemungkinandapat terjadi sebelum usia 45 tahun.

Jika di lihat dari faktor-faktor tersebut riwayat penyakit diabetes di Aceh lebih merujuk ke faktor diabetes tipe dua karena, sebagian darimasyarakat Aceh yang mengidap penyakit diabetes itu akibatkurangnya gerak dan ada beberapa kebiasaan yang tidak bagussehingga sudah menjadi rutinitas contohnya seperti tidur setelahmakan kebiasaan ini sangat besar kemungkinan seseorang terkenapenyakit diabetes.

    Mengingat hal itu banyak olahraga yang bisa di coba untukmengurangi angka diabetes salah satunya dengan bersepeda. Alat transportasi satu ini juga bisa di gunakan sekaligus untukberolahraga di karenakan cara menggunakannya dengan cara di kayuh sehingga dapat meningkatkan aliran darah ke kaki dan dapatmembakar kalori sehingga berat badan penderita diabetes tetapterjaga. Dengan Bersepeda juga dapat mengurangari polusi udarayang kita hirup sehari-hari yang membuat pernapasan juga terganggu maka tidak banyak pula masyarakat Aceh yang juga mengalami gangguan pernapasan sehingga sering tiba-tiba sesak dan mudah lelah di karenakan paru-paru yang kotor. Bersepedatermasuk aktivitas aerobik. Artinya saat bersepeda jantung, pembuluh darah, paru-paru beraktivitas secara bersamaan. Ketika bersepeda seseorang akan menghirup nafas lebih dalam, berkeringat, dan mengalami peningkatan suhu tubuh hal-hal tersebut dapatmeningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bersepeda adalah salah satu jenis sepeda yang paling mudah di aplikasikan dalam sehari-hari, bahkan sebagian dokter juga menganjurkan agar orang-orang yang terlalu sibuk dan tidak bisamenyisihkan waktu untuk berolah raga sesekali boleh menggantikantransportasi yang biasa di gunakan contohnya mobil, dengan sepeda.

Namun dalam hal ini pemerintah harus menyediakan jalurkhusus bagi pengguna sepeda agar memudahkan para pengaunasepeda saat melintasi jalan raya. Pada tahun 2013 di Banda Aceh telah ada pembangunan jalur khusus sepeda di mulai dari jalan T imun Lueng bata, Banda aceh. Ruas jalan khusus sepeda, mulai darisimpang Surabaya di jalan T imum Lueng Bata hingga tepat di depan kantor Demokrat Aceh. Namun jalur yang telah di sediakantersebut salah di pergunakan oleh masyarakat Banda Aceh selainmenjadi tempat berjualan, ruas jalan tersebut juga berubah menjaditempat parkir bagi pengendara sepeda motor, mobil, bahkan becak. Tak hanya itu, pengendara motor yang tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas juga menggunakan ruas jalan ini untuk jalur pintas. “Selama saya di sini tidak pernah saya melihat jalan ini di gunakanuntuk para pengguna sepeda“, kata pedagang yang berjualan di kawasan Lueng Bata. Oleh karena itu ada beberapa persepeda yang langsung melintasi jalasi jalan raya untuk bersepeda hal ini di takutkan terganggunya pengguna jalan lain sehingga mudah untukterjadinya kecelakaan saat berlalu lintas.

Bagi pengidap diabetes, bersepeda juga sebagai aktivitas fisikyang dapat membantu meningkatkan kapasitas sel dalam tubuhuntuk menyerap glukosa secara efisien untuk melakukan aktivitasfisik dan mengurangi kadar gula darah. Namun bersepeda tanpapengawasan bisa menjadi masalah serius bagi penderita diabetes khususnya bagi pengidap ulkus pada kaki.

Berikut 6 cara bersepeda bagi penderita diabetes:

1. Bersepeda dengan kecepatan sedang

Awalilah bersepeda dengan kecepatan sedang dan janganmemaksakan diri untuk bersepeda selama berjam-jam.

2. Membawa minuman yang memiliki kandungan glukosa

Saat bersepeda, kadar gula darah dalam tubuh terkadangmenurun terlalu rendah maka dari itu pasokan minuman ber-glukosa sangat di butuhkan bagi pengidap diabetes pada saatberaktivitas. Oleh karena itu jangan lupa untuk  selalumembawa minuman yang mengandung glukosa cukup tinggiseperti minuman berenergi rendah kalori, air kelapa, atauyogurt.

3. Pilihlah sepatu yang tepat

Pilihlah sepatu yang tepat yang sekiranya dapat mengaturtekanan pada kaki dan menghindari segala jenis kerusakanpada saraf.

4. Jangan lupa untuk beristirahat

Olahraga terus menerus tanpa istirahat bisa berdampak burukkhususnya terkait naik turunnya kadar gula darah dalam tubuh. Untuk dapat menjaga kadar gula darah yang cukup, sangat disarankan untuk beristirahat selama 10-15 menit pada saatbersepeda.

5. Menjaga keseimbangan cairan

Hidrasi sangatlah penting ketika berolahraga, khususnya bagipenderita diabetes karena pada umumnya, mereka kehilangancairan lebih banyak melalui produksi keringat berlebih. Disamping itu, dehidrasi dapat meningkatkan kadar glukosa. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga jumlah cairandidalam tubuh dengan baik selama berolahraga.

6. Menjaga kebersihan

Ketika bersepeda, tubuh kita menghasilkan keringat secaraotomatis, keringat yang tidak dibersihkan dapat menyebabkaniritasi kulit atau infeksi oleh bakteri. Karena itu, gunakanlahpakaian yang dapat membuat keringat menguap lebih mudahdaripada pakaian yang bersifat menyerap keringat. Serta perhatikan apabila terdapat luka atau lecet pada saat bersepedakarena dapat menyebabkan luka yang cukup menyakitkan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Discussion about this post

Next Post
Mewaspadai Cyberbullying Pada Anak

Kenakalan Remaja dan Peran Pendidikan Keluarga

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com