POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET

Puisi-Puisi Gurú Kidal di Malaysia

RedaksiOleh Redaksi
December 16, 2022
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET
🔊

Dengarkan Artikel

 

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

( I )

aku duduk di rerali jendela mengait sembilan belas kuntum tulip merah untuk februari.sambil melihat awan yang melarikan gembok di dalam hujan yang bertali.aku rindukan ibu lalu ingin menulis tentang bandar ini.

(  II )

aku mengambil sehelai kertas dan sebatang pena.kutulis surat kepada ibu.aku berkisah tentang kedinginan hujan yang hanya membasah di atas payungku,memadamkan lilin di kamar tidur lalu segala dingin itu menjahit beku tulang temulangku.tapi aku masih setia menunggu saban malam bulan menjentik sebutir cahayanya lalu membenih tumbuh di puncak bukit pada esok hari ( aku terus menunggu dan terus menunggu ).

aku juga memberitahu ibu tentang baju bajuku yang basah dan bergantungan tetapi di dalamnya masih hangat menghulurkan doa dan pelukan rindu.Aku ingin menukarkan cawan di hadapanku menjadi sebuah perigi yang tabah memindahkan segala yang bertakung di kelopak mata.

( III )

sampai di sini dahulu suratku ibu,seluruh tentang bandar ini kulipat dalam poketku. aku puterimu yang putih di jalan Tuhan selagi Dia mengizinkan.esok aku kait lagi tulip merah dan doa dari jendela.

 KENANGAN DARI TIGA MUSIM YANG LAIN

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

( I )

seekor kuda mendengus lapar

lalu menemukan segenggam rumput di gurun

hingga menjinakkan bunyi perutnya yang liar

( II )

seorang pengembara

mengabadikan sakura merah jambu di ceruk kyoto

harum dan hangat seperti kimono mendiang ibunya

( III )

salju melariskan mafela warna warni

beberapa kotak lilin  dan sebungkus besar mancis

penjual itu menangis kerana bakulnya kosong

lalu ia berjalan pulang

membawa kegembiraan menemui anak dan isteri

(IV)

lalu kupetik nota tentang masyhurnya cinta

daripada bapak buya hamka—

‘ jangan mencintai seseorang seperti bunga

kerana bunga mati kala musim berganti

cintailah mereka seperti sungai mengalir selamanya’

Guru Kidal

16122022

 SEPOHON DELIMA DI PONDOK PUISI

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

katamu

puisi bagai sepohon delima

yang menumbuh di sekeliling sutuh

📚 Artikel Terkait

Cerita Tanpa Kisah

Memetik dan Berbagi Pengalaman Wisata Literasi Nasional 2024 Kepada Siswa dan Guru

Hakikat Kata dan Nada: Menyelami Tembang Puitik bersama Ananda Sukarlan

🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

meranum untukku jamah bila genap

buntingku yang pertama

kau ingin setiap butir merahnya

mencambah bijaksana anak anak

seperti Lukman Al-Hakim

aku mengupas teladan

di kepala katil bersama kecup di dahi

esok dan hari seterusnya

sehelai demi sehelai daun daun kecil pohon delima

adalah doa dan cinta kau isi pada

telapak perempuan yang ( bermimpi )

bermain buaian dan membaca segala

16122022

 DI LACI WAKTU

sekuntum melur putih

kuselit di tengah buku

buku yang bertanda merah

di laci dan kamarnya kukunci

pada tarikh sembilan belas februari

harummnya berdegup bagai nadi

saat kubuka helaiannya

satu satu bukan di sini

di negeri abadi

sewaktu bertemu bidadari

dalam pilihan doa dan takdir

Guru Kidal

24052022

SEMUSIM WARNA

​( I )

aku sedang memasukkan

setitik demi setitik biruku

ke dalam gelas itu

lalu kau bertanya–kenapa biru bukan merah kegemaranku ?

​( II )

kerana birunya mungkin padaku–

laut pada mata

nyaman bagai melihat langit

juga pada bait puisiku yang tercetak

( III )

tulus kukatakan-

warnamu adalah biru

hingga aku ingin mendakap

seluruhnya memadamkan

merah pada sumbu

Guru Kidal

12112022

 

Tentang Penulis

Memakai nama pena Guru Kidal.Orang Kuala Terengganu, Malaysia.  Bekerja sebagai guru  yang mengajar anak-anak asas membaca,menulis dan mengira di sebuah sekolah rendah di Pahang. Minat menulis dan mencuba menulis semua bentuk karya seperti cerpen,anekdot,pantun,syair gurindam dan puisi moden.Meminati puisi karya Zaen Kasturi dan T.Alias Taib.Puisi moden adalah kecenderungan utama penulis ini.Imej pantai,laut,angin dan hujan merupakan imej kegemaran dalam banyak penceritaan puisi.

 

 

PROFIL RINGKAS PENULIS

1.NAMA SEBENAR :​ROZITA BINTI MOHAMED BAKI

2. NAMA PENA :​​GURU KIDAL
3. TARIKH LAHIR : ​29 MEI 1983
4. ALAMAT E- MEL :     ccs5857@gmail.com
4 ​.Karya eceran yang pernah tersiar : 3 LOMBA PUISI DAN 3 PUISI DI AKHBAR UTUSAN BORNEO,PUISI BERJUDUL KOTA ABU DAPUR DI MINGGUAN MALAYSIA,PUISI BERJUDUL EPAL DI MATA TERSIAR DI TUKANG PUISI ( KATAPILLAR ),NAIB JOHAN PERTANDINGAN PUISI SEMARAK BUDAYA ANJURAN JABATAN KESENIAN DAN KEBUDAYAAN NEGARA,PUISI BERJUDUL AKU,PELANGI DAN LAYANG LAYANG TERSIAR DI TUNAS CIPTA DAN MEMENANGI BEBERAPA PERTANDINGAN PUISI ANJURAN KEMBARA SASTERA .
3. Antologi bersama : SUARA UNTUK PALESTIN,ANTOLOGI HUJAN JANUARI TERJEMAHAN KE BAHASA MANDARIN( TERBITAN 2019),ANTOLOGI ANAK ( TERBITAN 2021 ) ANTOLOGI PUISI ISLAMIK MIMBAR RAMADAN ( GEMA 2022),ANTOLOGI LUKISAN PUISI ( TERBITAN 2021 ) DAN BANYAK LAGI.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 74x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
NAMAKU DILAH, SEORANG PRT

NAMAKU DILAH, SEORANG PRT

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00