• Latest
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET - 7BF788C8 C02B 4502 8520 84FC76096023 | POTRET Budaya | Potret Online

BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET

Desember 16, 2022
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
OSIS

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET

Puisi-Puisi Gurú Kidal di Malaysia

Redaksiby Redaksi
Desember 17, 2022
A A
Reading Time: 6 mins read
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET - 7BF788C8 C02B 4502 8520 84FC76096023 | POTRET Budaya | Potret Online
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

( I )

aku duduk di rerali jendela mengait sembilan belas kuntum tulip merah untuk februari.sambil melihat awan yang melarikan gembok di dalam hujan yang bertali.aku rindukan ibu lalu ingin menulis tentang bandar ini.

(  II )

aku mengambil sehelai kertas dan sebatang pena.kutulis surat kepada ibu.aku berkisah tentang kedinginan hujan yang hanya membasah di atas payungku,memadamkan lilin di kamar tidur lalu segala dingin itu menjahit beku tulang temulangku.tapi aku masih setia menunggu saban malam bulan menjentik sebutir cahayanya lalu membenih tumbuh di puncak bukit pada esok hari ( aku terus menunggu dan terus menunggu ).

aku juga memberitahu ibu tentang baju bajuku yang basah dan bergantungan tetapi di dalamnya masih hangat menghulurkan doa dan pelukan rindu.Aku ingin menukarkan cawan di hadapanku menjadi sebuah perigi yang tabah memindahkan segala yang bertakung di kelopak mata.

( III )

sampai di sini dahulu suratku ibu,seluruh tentang bandar ini kulipat dalam poketku. aku puterimu yang putih di jalan Tuhan selagi Dia mengizinkan.esok aku kait lagi tulip merah dan doa dari jendela.

 KENANGAN DARI TIGA MUSIM YANG LAIN

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

( I )

seekor kuda mendengus lapar

lalu menemukan segenggam rumput di gurun

hingga menjinakkan bunyi perutnya yang liar

( II )

seorang pengembara

mengabadikan sakura merah jambu di ceruk kyoto

harum dan hangat seperti kimono mendiang ibunya

( III )

salju melariskan mafela warna warni

ADVERTISEMENT

beberapa kotak lilin  dan sebungkus besar mancis

penjual itu menangis kerana bakulnya kosong

lalu ia berjalan pulang

membawa kegembiraan menemui anak dan isteri

(IV)

lalu kupetik nota tentang masyhurnya cinta

daripada bapak buya hamka—

‘ jangan mencintai seseorang seperti bunga

kerana bunga mati kala musim berganti

cintailah mereka seperti sungai mengalir selamanya’

Guru Kidal

16122022

 SEPOHON DELIMA DI PONDOK PUISI

NAMA PENGKARYA : GURU KIDAL

katamu

puisi bagai sepohon delima

yang menumbuh di sekeliling sutuh

meranum untukku jamah bila genap

buntingku yang pertama

kau ingin setiap butir merahnya

mencambah bijaksana anak anak

seperti Lukman Al-Hakim

aku mengupas teladan

di kepala katil bersama kecup di dahi

esok dan hari seterusnya

sehelai demi sehelai daun daun kecil pohon delima

adalah doa dan cinta kau isi pada

telapak perempuan yang ( bermimpi )

bermain buaian dan membaca segala

16122022

 DI LACI WAKTU

sekuntum melur putih

kuselit di tengah buku

buku yang bertanda merah

di laci dan kamarnya kukunci

pada tarikh sembilan belas februari

harummnya berdegup bagai nadi

saat kubuka helaiannya

satu satu bukan di sini

di negeri abadi

sewaktu bertemu bidadari

dalam pilihan doa dan takdir

Guru Kidal

24052022

SEMUSIM WARNA

​( I )

aku sedang memasukkan

setitik demi setitik biruku

ke dalam gelas itu

lalu kau bertanya–kenapa biru bukan merah kegemaranku ?

​( II )

kerana birunya mungkin padaku–

laut pada mata

nyaman bagai melihat langit

juga pada bait puisiku yang tercetak

( III )

tulus kukatakan-

warnamu adalah biru

hingga aku ingin mendakap

seluruhnya memadamkan

merah pada sumbu

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET - 5de97004 0731 46d3 b7a2 38575dadc077 | POTRET Budaya | Potret Online

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Guru Kidal

12112022

 

Tentang Penulis

Memakai nama pena Guru Kidal.Orang Kuala Terengganu, Malaysia.  Bekerja sebagai guru  yang mengajar anak-anak asas membaca,menulis dan mengira di sebuah sekolah rendah di Pahang. Minat menulis dan mencuba menulis semua bentuk karya seperti cerpen,anekdot,pantun,syair gurindam dan puisi moden.Meminati puisi karya Zaen Kasturi dan T.Alias Taib.Puisi moden adalah kecenderungan utama penulis ini.Imej pantai,laut,angin dan hujan merupakan imej kegemaran dalam banyak penceritaan puisi.

 

 

PROFIL RINGKAS PENULIS

1.NAMA SEBENAR :​ROZITA BINTI MOHAMED BAKI

2. NAMA PENA :​​GURU KIDAL
3. TARIKH LAHIR : ​29 MEI 1983
4. ALAMAT E- MEL :     ccs5857@gmail.com
4 ​.Karya eceran yang pernah tersiar : 3 LOMBA PUISI DAN 3 PUISI DI AKHBAR UTUSAN BORNEO,PUISI BERJUDUL KOTA ABU DAPUR DI MINGGUAN MALAYSIA,PUISI BERJUDUL EPAL DI MATA TERSIAR DI TUKANG PUISI ( KATAPILLAR ),NAIB JOHAN PERTANDINGAN PUISI SEMARAK BUDAYA ANJURAN JABATAN KESENIAN DAN KEBUDAYAAN NEGARA,PUISI BERJUDUL AKU,PELANGI DAN LAYANG LAYANG TERSIAR DI TUNAS CIPTA DAN MEMENANGI BEBERAPA PERTANDINGAN PUISI ANJURAN KEMBARA SASTERA .
3. Antologi bersama : SUARA UNTUK PALESTIN,ANTOLOGI HUJAN JANUARI TERJEMAHAN KE BAHASA MANDARIN( TERBITAN 2019),ANTOLOGI ANAK ( TERBITAN 2021 ) ANTOLOGI PUISI ISLAMIK MIMBAR RAMADAN ( GEMA 2022),ANTOLOGI LUKISAN PUISI ( TERBITAN 2021 ) DAN BANYAK LAGI.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 341x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 308x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 295x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Discussion about this post

Next Post
BANDAR YANG KULIPAT DALAM POKET - C3362D67 52C9 4A26 94FE 41D2C75DD97C | POTRET Budaya | Potret Online

NAMAKU DILAH, SEORANG PRT

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com