POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Buku

Rindu dan Gelisah Itu Tumpah

Resensi Buku Himpunan Puisi Tabrani Yunis

Redaksi by Redaksi
November 29, 2022
in Buku, Resensi
0
Rindu dan Gelisah Itu Tumpah - B9F76A59 75B7 4588 B48C 10C81D50AFAD | Buku | Potret Online

Oleh Nur Anisah

Pustakawan SD Negeri 72 Banda Aceh

Rindu dan Gelisah Itu Tumpah - 881e75ea 5b7f 4975 bd3c b2cb79f54199 | Buku | Potret Online
Baca Juga
Buku
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu”
23 Okt 2023

Judul buku​​: Kulukis Namamu di Awan

Nama pengarang​: Tabrani Yunis

fd4ef5b5-307b-48e6-adff-f924e420a87b
Baca Juga
Esai
Mengkritik Dan Mengajak Merenung Melalui Puisi Esai
19 Apr 2026

Penerbit​​: Imaji Indonesia

Tahun terbit​​: 2020

Rindu dan Gelisah Itu Tumpah - 2232f207 2065 474e 974a 4f9f81b5b850 | Buku | Potret Online
Baca Juga
Resensi
Kegelisahan Ida Fitri Terhadap Neraka Perempuan di Aceh
29 Okt 2024

ISBN​​​: 978-623-92532-0-2

Ketebalan buku​: 136 halaman

Harga​​​: Rp.75.000

Tabrani Yunis adalah seorang guru dan penulis produktif yang terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian. Ia dikenal sebagai aktivist yang bergerak pada bidang pendidikan, perempuan dan anak. Komitmennya dalam membangun gerakan literasi di kalangan perempuan marginal Aceh ia wujudkan dengan menerbitkan majalah Potret pada tahun 2003. Selain itu ia juga mengobarkan semangat berliterasi dan gerakan gemar berkarya anak-anak melalui majalah Anak Cerdas.

“Kulukis Namamu di Awan” merupakan kumpulan puisi yang merupakan buku pertamanya yang terbit pada tahun 2020. Buku tersebut mengungkapan isi nuraninya yang berasal dari pengalaman hidup, pengamatan dan perenungan mendalam yang mengalir dari rasa kepedulian kepada masyarakat. Melalui buku ini juga, Tabrani Yunis mewujudkan kerinduan mendalam bagi orang-orang terkasihnya yang telah dahulu meninggalkan dunia dalam bencana tsunami 2004 silam.

Dalam buku “Kulukiskan Namamu di Awan”, penulis mengutarakan luapan emosinya terhadap persoalan dan dinamika sosial yang terjadi dalam masyarakat, akan kontradiksi antara harapan dan realitas yang terus membersamai kehidupan sehingga membawa pembaca turut merasakan kegelisahan yang dihadirkan oleh penulis dalam baris-baris puisinya. Pada beberapa puisinya yang lain, Tabrani Yunis menghanyutkan pembaca dalam untaian kata-kata akan rasa rindunya yang tak bertepi pada orang-orang yang ia cintai, kata-kata indah nan dalam yang akan membawa getar kerinduan sehingga menyisakan kesan tersendiri.

Kata-kata yang dirangkai indah dan halus dalam “Kulukiskan Namamu di Awan” akan membawa pembawa merasuki pemikiran maupun sikap yang tulus dan ikhlas yang digambarkan dalam kehalusan budi bahasa Tabrani Yunis. Setiap baris yang diungkapan dalam buku tersebut mengkritik ketimpangan serta penyelewengan yang terjadi di segala aspek kehidupan. Kata-katanya tegas, berani dan membawa kesadaran pembaca pada kenyataan.

Tabrani Yunis akan membawa emosi pembaca melalui untaian katanya. Pada salah satu puisi berjudul “Kebenaran di Ujung Asa”, pembaca akan merasakan adrenalin melalui kata-kata yang mengobarkan semangat. Namun, di puisinya yang lain berjudul “Aku Tenggelam dalam Rindu” pembaca akan dibawa menuju rasa rindu yang amat menyesakkan dada. Emosi campur aduk yang akan dirasakan setelah membaca buku ini meninggalkan kesan yang dalam, membuat pembaca akan menyadari betapa kecil, lemah dan tak berkuasanya manusia.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Rindu dan Gelisah Itu Tumpah - 6296FCCC AD31 4D43 AE26 5C478E0A03BE | Buku | Potret Online

Dinas PUPR Banda Aceh Lakukan Pemeliharaan pada Pintu Air

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah