
Tak seperti bayang-bayang
Kadang pergi dan kembali
Pergi di kala petang menjaring mentari
Mungkin kembali di kala pagi
Atau pula kala fajar bersembunyi
Bayang -bayang itu hanya ilusi
Sementara rindu menerjang sepi
Menusuk kalbu dan sanubari
Ini bagai terbangun dari mimpi
Yang menyelinap di ruang sunyi
Datang bersama warna warni
Dan hilang menjelang pelangi
Seperti terbangun mimpi
Belum selengkah kaki berlari
Keriuhan, kecerian tak ada lagi
Bahkan Semua pergi
Tak pernah kembali
Tak ada lagi tawa pengobat ruhani
Kesendirian nan hakiki
Terus hilang dibawa pergi
Hilang semakin penuh arti
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 265x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 259x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 198x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.














Discussion about this post