
Oleh Ria Andelia
Dulu, senjata api yang menembak
Pedang yang mengiris
Suara tangis yang mengalun
Bersahutan dengan teriak kesakitan
Darah dan nyawa dikorbankan
Demi bangsa yang merdeka
Sekarang, suasana yang meriah
Suara sahutan bahagia
Menyatakan kemerdekaan Indonesia
Dengan suara tanpa getar
Yang menjadi candu dunia
Tangisan haru menyelimuti
Dengan pengorbanan yang terbayar
*Nama Ria Andelia bersekolah di MTsN 1 Abdya, merupakan peserta kelas menulis sigupai Mambaco.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.














Discussion about this post