POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Jangan Samakan FGD dengan Seminar

Meluruskan kembali pemahaman mengenai FGD, Seminar dan lain-lain

RedaksiOleh Redaksi
May 10, 2022
🔊

Dengarkan Artikel

Pagi ini, bertepatan dengan hari Selasa, 11 Mai 2022, di grup Krue Seumangat Aceh yang disingkat dengan KSA berlansung diskusi informal yang cukup menarik. Berawal dari postingan sharing seorang anggota mengenai FGD alias Fokus Grup Discussion yang akan diselenggarakan oleh sebuah Universitas terkemuka di Provinsi ini. FGD tersebut menghadirkan 11 narasumber. Dengan jumlah 11 narasumber tersebut, tanpa ada peserta lain, sudah memenuhi syarat sebuah FGD.

Lalu, apa yang menarik dari diskusi mengenai FGD tersebut?  Ada foto ruangan diskusi yang sudah disusun rapi yang jumlah kursinya sudah mirip kursi untuk keperluan seminar.  Benar juga, kalau ada yang berceloteh, ah itu bukan FGD, tetapi seminar. Celoteh ini kemudian memantik banyak pendapat. Ya, selama ini kita sudah sangat sering mendengar dan menggunakan kata “ Seminar, Lokakarya, FGD, diskusi panel, simposium, dan lain-lain, hingga di masa pandemi kita mengenal kata webinar, seminar hybrid dan lain lagi.

Begitu banyak istilah atau sebutan tentang kegiatan tersebut yang selama ini disinyalir banyak yang salah faham. Sehingga FGD dianggap sama dengan diskusi panel atau juga dengan Seminar dan lainnya. Padahal semuanya tidak sama, ya berbedalah.

Nah, melihat banyak yang salah faham, ada satu anggota KSA yang meminta Bung Yarmen Dinamika, Pemred Serambi Indonesia yang di kalangan kita mengenal beliau sebagai kamus berjalan, karena beliau sangat faham dan getol memberikan penjelasan secara detail terkait penggunaan bahasa Indonesia yang benar. Oleh sebab itu, Yarmen Dinamika pun dengan cepat tanggap meramu jawaban sebagai berikut:

Selayaknya kita tahu pengertian setiap kata atau istilah tersebut. Berikut penjelasan Yarmen Dinamika yang penulis ambil untuk pembaca potretonline.com.

Pengertian seminar, lokakarya, FGD, dan lain-lain

*Seminar*

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata seminar adalah pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ahli (guru besar, pakar, dan sebagainya).

*Lokakarya*

Menurut KBBI, lokakarya adalah pertemuan antara para ahli (pakar) untuk membahas masalah praktis atau yang bersangkutan dengan pelaksanaan dalam bidang keahliannya; sanggar kerja.

Lokakarya adalah suatu acara di mana beberapa orang berkumpul untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya. Sebuah lokakarya adalah pertemuan ilmiah yang kecil. (Wikipedia)

*Diskusi panel*

Menurut Wikipedia, diskusi panel adalah istilah umum dalam dunia kajian yang merujuk kepada pertukaran gagasan publik yang memungkinkan para ahli dan penonton/pendengar untuk mendiskusikan topik tertentu.

*FGD atau diskusi terpumpun* adalah suatu proses pengumpulan data dan informasi yang sistematis mengenai suatu permasalahan tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok yang jumlah pesertanya terbatas (Irwanto, 2006).

Menurut beberapa literatur tentang FGD (lihat misalnya Sawson, Manderson & Tallo, 1993; Irwanto, 2006; dan Morgan D.L, 1998) jumlah yang ideal adalah 7 -11 orang, namun ada juga yang menyarankan jumlah peserta FGD lebih kecil, yaitu 4-7 orang (Koentjoro, 2005: 7) atau 6-8 orang (Krueger & Casey, 2000: 4).

📚 Artikel Terkait

Dua Alumni Havard di Bawah Presiden Gajah

Indonesia Jauh Tertinggal Oleh Vietnam Dalam Inovasi Kendaraan Listrik

DARI GURUN PASIR KE PUSAT DUNIA

IMITASI

Dalam FGD, semua peserta adalah narasumber. Pelaksana menyiapkan 2-3 pertanyaan untuk dijawab oleh peserta, biasanya bergiliran searah jarum jam.

Bila seminar, panel diskusi, dan lokakarya dipandu oleh seorang moderator, FGD justru dipandu oleh fasilitator.

Dalam FGD tidak dikenal ada keynote speaker, karena FGD bukan seminar. Di seminar pun, jika ada keynote speaker (pembicara kunci) tidak diperbolehkan dibuka sesi tanya jawab.

Tanya jawab dalam seminar dipersilakan moderator setelah narasumber atau pemateri menyampaikan presentasinya.

*Simposium*

Simposium adalah diskusi yang melibatkan beberapa pembicara untuk menjelaskan secara singkat suatu ide atau gagasan. Materi yang dibawakan dalam simposium disampaikan oleh para ahli di bidangnya. Simposium berasal dari bahasa Yunani, yaitu syn yang artinya bersama-sama dan posis yang berarti minum.<kumparan.com>

*Workshop*

Menurut Oxford Dictionary, workshop adalah pertemuan di mana sekelompok orang terlibat dalam diskusi dan aktivitas intensif tentang subjek atau proyek tertentu.

Menurut Kamus Bahasa Inggris Terjemahan Indonesia, arti kata workshop adalah bengkel. Arti lainnya dari workshop adalah ruang kerja.

Perbedaan utama antara simposium, seminar, workshop (lokakarya) dan konferensi adalah karakteristiknya yang unik: Workshop lebih bersifat praktis, seminar lebih bersifat akademis, sedangkan simposium dan konferensi cenderung lebih formal.

<belajarekonomi.com>

Ada lagi semiloka (gabungan dari seminar dan lokakarya).

Di masa pandemi, populer pula “webinar”, istilah yang belum dientri di KBBI.

Ada juga seminar hybrid atau hibrida (gabungan dari luring dan daring).

Hibrida sendiri merupakan istilah yang dipakai di bidang  biologi dan bahasa dengan makna sbb:

1 Bio: turunan yang dihasilkan dari perkawinan antara dua jenis yang berlainan (tentang hewan atau tumbuhan): pohon kelapa — dapat berbuah pada usia empat tahun;

2 Ling: kata kompleks yang bagian-bagiannya berasal dari bahasa berbeda, seperti dwifungsi;

— antarjenis individu atau kelompok individu tumbuhan atau hewan yang merupakan hasil perkawinan silang atau individu yang berbeda jenisnya.

★Kelak (mungkin Oktober tahun ini) bakal bertambah makna kata hibrida di KBBI, yakni pertemuan yang dilaksanakan bersamaan secara tatap muka dan daring (online).

Ini hikmah pandemi Covid-19 bagi pengayaan bahasa Indonesia.

Nah, ternyata catatan Yarmen Dinamika yang disusun pada 9 Mei 2022 dari berbagai sumber ini sangat mengayakan pengetahuan kita. Semoga setelah membaca tulisan ini kita semakin faham dan tidak lagi salah faham.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share19SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
DI BULAN SABIT KURINDU DI

DI BULAN SABIT KURINDU DI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00