
Ria Andelia*
Pelajar MTsN 1 Aceh Barat Daya ( Abdya) Kelas VIII (delapan)
Malam itu kadang menjadi saksi bisu
Di saat kita mengeluarkan keluh kesah
Kesunyian malam menjadi tempat
Kesenangan yang tak dapat dicari
Kebahagiaan itu bagai terkurung
Seolah-olah tidak mampu untuk bebas
Namun malam menjadi kebebasannya
Seolah-olah hanya malam dunianya
Malam Memang gelap,namun sirna
Ketika bulan dan bintang hadir
Dia memang lemah dengan kenyataan
Namun sirna saat malam itu hadir
Malam itu adalah langkahnya
Di saat dia memilih satu jawaban
Namun kenyataan lebih pahit
Tapi akhir hanya ada senyum.
*penulis adalah peserta kelas munulis bersekolah di MTsN 1 Aceh barat daya kelas VIII (delapan)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.











Discussion about this post