Kerahasiaan RUU Sisdiknas

Kerahasiaan RUU Sisdiknas - C42AA4FD F569 43C3 910F 194B5E2D3E2E | Artikel | Potret Online
Ilustrasi: Kerahasiaan RUU Sisdiknas
WA FB X

Oleh Ahmad Rizali

Berdomisili di Depok

Ketika saya diajak oleh sebuah organisasi pendidikan menjadi salah satu anggota mereka yang akan memberi masukan RUU Sisdiknas revisi, saya menolak karena merasa sudah tidak layak lagi ikut dalam urusan strategis dan penting serta menyangkut masa depan anak bangsa. Bukankah di preambul UUD disebut “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa” ?

Baca Juga

Namun, ketika beberapa kawan muda itu menyeret saya untuk membaca RUU itu saya tersentak, isinya sungguh mencemaskan. Ya seperti yang dikomentari kritis oleh sangat banyak pegiat itu. Untunglah RUU ini masih dalam tahap awal, bukan seperti Omnibus yang “ujug ujugly” disahkan dan isinya membuat geger se Nusantara.

Yang saya masih belum faham adalah sifat kerahasiaan dari RUU tersebut, bahkan beberapa organisasi yang diundang ikut memberi masukan, masing masing kurang dari 5 menit dalam FGD itu dikirimi berkas yang dikunci” dengan stempel nama organisasi tersebut, sehingga jika saya memperoleh dan menyebarkannya, maka organisasi yang namanya ada di berkas saya akan habis dikuyo kuyo dan bisa diancam membocorkan RHS Negara, ngeri sekali.

Akhirnya dengan gaya Sherlock Holmes, saya carilah alasan mengapa dirahasiakan. Saya dengar beberapa kesaksian wakil organisasi yang ikut, apa yang dibicarakan dan lain sebagainya. Maaf, saya gagal menemukan alasan mengapa draft RUU itu dirahasiakan.

Khusnudzon saya, ini mirip dengan remaja yang merahasiakan tugas menulis pertamanya karena malu terlihat seorang handicapped (saya sungkan menyebut bodoh) karena hasilnya ancur ancuran. Dalam kasus RUU Sisdiknas ini, kelihatannya khusnudzon saya, maaf (mau puasa soalnya) pelan pelan menemukan bukti.

Jadi, tidak ada yang Rahasia dalam RUU itu, tidak ada. Yang ada justru kesalahan – kesalahan mendasar dan wajar saja. Yang tidak wajar adalah jika tidak mengakui kesalahan tersebut.

ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Penulis
Redaksi
Majalah Perempuan Aceh

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.