• Latest
40 Jam

40 Jam

Februari 22, 2022
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

40 Jam

Redaksiby Redaksi
Februari 22, 2022
Reading Time: 2 mins read
40 Jam
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Khairuddin Budiman

Kepala SMA Negeri 1 Matangkuli, Aceh Utara

Tidak sedikit guru memahami bahwa kerja hanyalah sebatas jam mengajar tertulis. Namun syukurnya banyak pula guru yang sudah memahami bahwa tugas seorang guru bukan hanya mengajar, namun juga mendidik, melatih, mengarahkan, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Maka minimal 24 jam tatap muka bukanlah patokan jam kerja guru.

Permendikbud nomor 15 tahun 2018 tentang pemenuhan beban kerja guru, Kepala Sekolah dan Pengawas dengan lugas mengungkapkan bahwa kami memiliki beban kerja selama 40 jam dalam satu minggu. Jam yang dimaksud di sini dengan kapasitas 60 menit, bukan 45, 40 atau 35 menit sebagaimana diatur standar proses. Perbedaannya ini harus dipahami, bahwa beban kerja dihitung 1 jam selama 60 menit, sementara pada pasal yang lain disebut jam tatap muka minimal 24 jam maksimal 40 jam. Jam tatap muka merupakan jam yang lazim disebut jam mengajar atau melaksanakan tugas tambahan. Jam tatap muka alokasi waktunya sudah diatur pada standar proses, dalam hal K13 mengacu pada Permendikbud nomor 22 tahun 2016.

Jam tatap muka pada SMA/SMK/MA/MAK selama 45 menit, SMP/MTs selama 40 menit, sedangkan SD selama 35 menit.

Karena itu 40 jam beban kerja bukan sesuatu yang patut ditawar karena tidak ada rentang minimal maupun maksimal. Jam beban kerja berbeda definisi dengan jam tatap muka, berbeda pula alokasi waktu. Artinya seluruh guru, Kepala Sekolah dan Pengawas di setiap jenjang memiliki beban kerja yg sama. Tidak ada istilah sebenarnya guru SD misalnya pulang lebih awal dari guru SMP atau SMA, karena yang pulang cepat, siswanya. Gurunya tetap punya waktu pulang yang relatif sama untuk semua jenjang.

Hitungannya mungkin bisa disimulasi seperti ini, Senin sampai Sabtu kita berada di sekolah selama 7 jam, kecuali Jum’at selama 5 jam. Simulasi tersebut bagi sekolah yang membuka selama 6 hari kerja, bisa jadi juga 8 jam per hari jika sekolah yang membuka 5 hari kerja. Semisal kita berada di sekolah mulai pukul 07.30 WIB berarti kita seharusnya pulang pukul 14.30 WIB. Persoalan kemudian siswa pulang pukul 14.00 WIB atau lebih awal bisa saja terjadi karena jam mengajar teralokasi kurang dari 60 menit sebagaimana tertuang dalam standar proses. Dengan demikian sebenarnya tidak ada guru, kepala sekolah atau pengawas yang pulang barengan siswa, apalagi lagi lebih awal dari siswa. Salah euy.

Di dalam 40 jam tersebut, efektifnya dihitung sebagai jam bekerja adalah 37,5 dan sisanya 2,5 jam sebagai jam istirahat. Jadi aneh saja jika ada guru yang tidak selesai perangkat pengajaran, tidak tuntas menilai siswa, tidak mengadakan remedial karena alasan waktu ngajarnya padat atau bahkan ada guru yang sekolahnya masih adakan “hari off”. Sangat tidak mungkin guru hanya mengajar doang, sementara jika siswa sudah pulang pun guru masih punya waktu mengerjakan sesuatu di sekolah, termasuk membimbing siswa yang masih tertinggal dalam penuntasan kompetensi dasar bahkan meninjau kebersihan ruangan kelas setelah pengajaran.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Idealnya seperti itu, semoga kita semakin menuju pendidikan yang kualitasnya lebih baik.

Matangkuli, 22022022

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
1.869 Warga Ajukan Membuat Akta Kematian

1.869 Warga Ajukan Membuat Akta Kematian

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com