• Latest

5 Alasan Pentingnya Menjaga Rekomendasi

Desember 1, 2021
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

5 Alasan Pentingnya Menjaga Rekomendasi

Tabrani Yunisby Tabrani Yunis
Januari 26, 2025
Reading Time: 5 mins read
589
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh Tabrani Yunis

 

Rekomendasi, sudah pasti kata ini adalah kata pinjaman atau borrowing word. Pastinya dari bahasa Inggris. Kalau tak percaya, silakan buka kamus bahasa Inggris, pasti menemukan kata “recommendation” ini. Sebagai kata serapan atau pinjaman, maka dalam bahasa Indonesianya, kata recommendation berubah sedikit saja, tanpa banyak perubahan menjadi lebih garing didengar dan diucapkan. Ya, menjadi rekomendasi atau malah sering disingkat menjadi kata rekom. Lalu, apa  maknanya? Perlu bagi kita mengetahui arti atau maknanya bukan? Sebaiknya kita fahami pada setiap kali kita menggunakan kata itu.

 

Ya, kalau kita mengacu kepada pengertian yang diberikan dalam kamus bahasa Inggris-Indonesia, rekomendasi itu dimaknai sebagai sebuah saran, anjuran, referensi dan bahkan mendapat kepercayaan atau trust. Pertanyaan lanjutan adalah, siapa yang memberikan rekomendasi tersebut? Tentu saja, bisa orang lain yang memberikan rekomendasi kepada kita, atau sebaliknya kita sendiri yang memberikan rekomendasi kepada orang lain, sahabat, kerabat, atau bila seorang atasan, bisa memberikan rekomendasi kepada bawahan. Cukup di sini?

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026
WhatsApp Image 2026-03-27 at 8.47.12 AM

Puisi-Puisi Nusantara Novita Sari Yahya

Maret 27, 2026

Tentulah tidak cukup. Perlu dicari referensi lebih banyak. Yang jelas, memberikan rekomendasi kepada seseorang biasanya tidak sembarangan, tetapi harus selalu ada alasan atau pertimbangan yang kuat, hingga berani merekomendasikan seseorang. Ya, sangat tergantung pada keperluan rekomendasi tersebut. Sudah pasti pula sebelum kita memberikan rekomendasi kepada seseorang, syarat utamanya adalah kita benar-benar mengenal atau mengetahui orang yang kita rekomendasikan. Kita tahu identitas, kapasitas dan perilaku orangnya.

Misalnya, seseorang yang membutuhkan tukang, maka yang kita rekomendasikan adalah tukang yang profesional, jujur dan rapi, dan baik. Kita akan menjadikan kapasitas itu untuk diremendasikan siapa orang yang mampu dengan hal itu. Dalam konteks mencari kerja atau pekerja, seperti ketika kita akan melamar sebuah pekerjaan, kita akan minta seseorang membuat rekomendasi tentang diri kita. 

Kapasitas tersebut merupakan pertimbangan dalam rekomendasi tersebut. Ya, berupa penilaian terhadap orang yang direkomendasikan. 

 

Nah, Dalam konteks ini, kita atau seseorang akan sangat memerlukan rekomendasi, baik tertulis maupun tidak tertulis atau secara lisan. Rekomendasi itu sesungguhnya sangat berharga atau bernilai bagi siapa saja, ketika akan melakukan sesuatu. Sudah banyak pengalaman serupa kita temukan dalam  dunia kerja, baik di sector formal, maupun informal, rekomendasi sangat dibutuhkan oleh seseorang, karena biasanya rekomendasi itu menjadi bahan pertimbangan atau alat untuk memverifikasi terhadap diri kita atau orang yang kita rekomendasikan. Maka, yang harus kita fahami pula bahwa rekomendasi itu menjadi penting untuk dijaga. Paling kurang, ada lima alasan mengapa pentingnya menjaga rekomendasi.

Pertama, rekomendasi merupakan kebutuhan banyak orang atau bahkan setiap orang. Nah, sebagai sebuah kebutuhan, maka wajib bagi kita atau seseorang untuk menjaganya. Kedua, rekomendasi itu sejatinya adalah sebuah kepercayaan atau trust dari seseorang atau kita kepada orang lain untuk berbagai kepentingan. Misalnya untuk mendapatkan pekerjaan, proyek atau posisi dan lain sebagainya. Jadi, menjaga kepercayaan atau trust sangatlah penting. Apa yang terjadi kalau kita atau anda kehilangan trust? Berabe bukan? Ke tiga, rekomendasi itu adalah referensi atau rujukan bagi orang atau bagi kita, karena rekomendasi itu bisa memberikan kepastian bagi kita untuk sebuah keputusan yang akan kita ambil atau buat. Ke empat, rekomendasi itu harga diri. Ya, harga diri yang harus dipertaruhkan oleh orang yang merekomendasikan kita. Bila kita tidak menjaganya, maka dapat dikatakan bahwa kita juga merusak harga diri pemberi rekomendasi terhadap kita. Ke lima, seperti diaebutkan di depan bahwa rekomendasi tidak diberikan kepada sembarang orang atau secara sembarangan. Artinya, hanya orang-orang tertentu yang bisa memperoleh rekomendasi tersebut. 

ADVERTISEMENT

 

Itulah lima alasan penting menjaga rekomendasi bagi kita. Sebenarnya masih banyak lagi alasan akan pentingnya menjaga rekomendasi tersebut. Silakan saja digali atau diidentifikasikan di dalam kehidupan sehari-hari dari berbagai perspektif dan rujukan atau referensi.

 

Dengan demikian, setiap orang yang memahami makna rekomendasi, pasti akan menjaganya. Sebab, Seseorang atau banyak orang memberikan anda atau kita rekomendasi, berarti anda atau kita mendapat kepercayaan (trust) dari orang-orang tersebut. Rekomendasi karena anda/kita dinilai baik oleh mereka. Baik, karena jujur, sopan, dan disiplin dalam bekerja dan sebagainya. Semakin banyak kita mendapatkan rekomendasi, maka semakin besar trust yang kita miliki. Ingat. Rekomendasi itu akan kita dapatkan kalau kita mendapat kepercayaan karena banyak hal. Maka bangunlah trust agar anda/kita bisa mendapatkan rekomendasi tersebut. Bukan hanya itu, langkah lanjutan adalah jagalah rekomendasi yang telah kita dapatkan.

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 256x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Passive Income Bukan Hanya “Milik” MLM

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com