POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Abdya

SDIT MUHAMMADIYAH MANGGENG-ABDYA PEDULI JANDA DHUAFA 3 ANAK

Redaksi by Redaksi
September 2, 2021
in Abdya, Aksi Sosial, Manggeng
0

Murid-murid  SDIT Muhammadiyah Manggeng Aceh Barat Daya kembali melakukan aksi sosial menyantuni anak yatim/dhuafa. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap 1 bulan sekali ini melibatkan langsung para murid  SDIT Muhammadiyah Manggeng. Pada kegiatan yang berlangsung Sabtu 02/09/21 para murid didampingi guru, berkesempatan mengunjungi salah satu rumah yatim/dhuafa yang berada di Desa Sejahtera Kecamatan Manggeng.

IMG_0518
Baca Juga
Manggeng
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026

Dalam kegiatan peduli kali ini hanya dihadiri oleh murid kelas 3. Seluruh murid kelas 3 hadir langsung mengunjungi rumah Rasyida (37) janda dengan 3 anak.  2 diantaranya merupakan anak yatim yang ditinggal ayahnya pada 2015 lalu, yaitu Putri anak pertamanya yang kini duduk di kelas 1 SMA dan anak keduanya Novita sari yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.  Suaminya Samsul Bahri meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya. Sedangkan putri bungsunya yang kini masih berumur 2 tahun merupakan anak dari pernikahan keduanya. 

Baca Juga
Abdya
Murid SDIT Muhammadiyah Manggeng Diajarkan Cara Buat Telur Asin dan Mencintai Alam
05 Sep 2021

Sang suami pun kini sudah tidak lagi hidup bersama  dengannya. Ia mengaku, sang mantan suami tidak pernah menafkahi ia dan anak yang masih balita tersebut sejak mereka berpisah.

IMG_0683
Baca Juga
Aceh Selatan
Sisi Gelap Bermain Toponimi, Kala Pepatah Bertransformasi Menjadi Stereotip
08 Apr 2026

Rasyida dan ke 3 anak perempuannya tinggal di rumah sederhana yang sudah di renovasi dari bantuan pemerintah. Untuk biaya kehidupan sehari-hari ia dan anaknya hidup dengan hanya berharap dari bantuan pemerintah.  Beruntung beliau mendapatkan bantuan sembako program pemerintah. “Alhamdulillah, biaya hidup selama ini hanya berharap dari bantuan pemerintah” ucap beliau saat ditanyai siapa yang menafkahi keluarga.

Selain mengharapkan bantuan tersebut ia juga bekerja serabutan, ia bekerja di tambak ikan peninggalan orang tuanya yang sudah tidak terurus. Hasilnya pun tidak menentu,  terkadang dapat untuk dijual terkadang tidak ada sama sekali.

Kehadiran para murid SDIT Muhammadiyah Manggeng diharapkan dapat sedikit meringankan bebannya dan keluarga. Ia dan keluarganya mengucapkan terima kasih kepada pra murid yang hadir ke rumahnya membawa beberapa bingkisan sembako dan uang tunai.

Kegiatan peduli yang sudah berlangsung sejak tahun 2019 ini menarik murid untuk semangat berinfak. Melalui kegiatan ini para murid juga dilatih untuk peduli dengan lingkungan dan masyarakat sekitar yang kurang beruntung. (Kontributor: Ustazah Nadia Febrianti)

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post

Sekumpulan Puisi Zab Bransah

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah