• Latest

Peran Pemuda Memajukan Bangsa di Era Milenial

Agustus 14, 2021
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Peran Pemuda Memajukan Bangsa di Era Milenial

Redaksiby Redaksi
Agustus 14, 2021
Reading Time: 8 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Muhammad Nazar

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh

Seperti apa sih peranan kita sebagai Pemuda dalam memajukan bangsa?Banyak pemuda kita yang tidak menyadari bahkan mengetahui apa peran mereka. Padahal, mereka memiliki peranan yang sangat penting. Di tangan mereka lah maju atau mundurnya, berkembang atau tidaknya bangsa ini di masa depan. Mereka adalah pemilik masa depan. Jadi,  hanya mereka lah yang bisa menentukan masa depan dari bangsa.

Apalagi dunia saat ini sudah move on dari zaman kuno, dan memasuki era milenial yang disebut sebagai masa dimana teknologi berkembang dengan pesat dan menjadi sebuah gaya hidup bagi para generasi di masa kini.

Di era ini dengan segala kecanggihan teknologi, tingkat persaingan juga semakin tinggi sehingga menuntut kualitas dan kinerja manusianya untuk lebih ditingkatkan. Pemuda harus mampu beradaptasi dengan cepat, belajar, dan menjadi lebih baik serta melakukan navigasi yang lincah dengan tepat agar dapat memecahkan setiap masalah.

Pemuda harus berada di garda depan, karena pemuda sesungguhnya adalah agen perubahan (angent of change ) yang diharapkan dapat membuat perubahan yang baik ke depannya.

Oleh sebab itu, jika kita membicarakan peran pemuda, sebenarnya sudah menonjol sejak zaman penjajahan. Bagaimana tidak, karena pemuda turut mengambil andil dalam kemerdekaan. Peran pemuda kala itu adalah bertempur melawan penjajahan dengan cucuran keringat dan darah. Kekuatan mereka dibutuhkan untuk merebut NKRI dari tangan penjajah.

Maka, perjalanan panjang negara kita hingga saat ini tidak lepas dari warna-warni yang diberikan pemuda yang peduli pada bangsa dan negaranya. Makanya, dalam pidato Ir.Soekarno baliau berujar ” beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncangkan dunia” . Ungkapan ini menyiratkan pesan yang sangat mendalam bahwa pemuda ada adalah generasi perubah atau agent of change.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Jadi, eksistensi pemuda adalah pembawa perubahan, dalam semua aspek kehidupan, termasuk perubahan sosial. Perubahan sosial erat kaitannya dengan pembangunan,  baik individu maupun kelompok. Hal ini sejalan dengan peran pemuda sebagai Agent of Change masa depan bangsa menuju perubahan, pembangunan, dan kemajuan peradaban.

Nah, pemuda di era milenial, tentu mengalami banyak perbedaan yang menjadi ciri khas pemuda di era milenial dengan Pemuda sebelumnya. Salah satu perbedaan tersebut adalah adalah perkembangan teknologi sekarang ini yang telah menjadikan para pemuda milenial masuk dalam dunia digital.

Sebagaimana kita ketahui bahwa dunia yang serba digital saat Ini merupakan salah satu media yang mempercepat perubahan  hidup dan menjadi tantangan besar bagi generasi muda yang sering kita sebt sebaga generasi zaman now. Sebutan bagi kaum milenial untuk menggambarkan masa kini. Seharusnya kita jadikan patokan atau acuan bahwa kita sebagai pemuda harus bisa merubah keadaan bangsa dalam berbagai bidang sektor, yang satu di antaranya adalah sektor politik.

Jadi, ketika berbicara tentang politik pun, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab. keberagaman harus dimaknai dengan kekayaan bukan untuk dipertentangkan. namun segelintir orang telah menyalahgunakan sehingga yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi atau harapan.

Katanya aktivitas politik identik dengan orang-orang yang merebut kekuasaan demi jabatan dan uang. Tak  ayal kebanyakan dari pemuda menghindari dunia politik karena dianggap sebagai sarang kejahatan. Tanpa kita sadari inilah yang memperparah keadaan politik kita, baik dari kemampuan maupun integritas diri anak bangsa ini.

Ironisnya ini sudah dianggap hal yang lumrah. karena masalah politik sudah menjadi rahasia umum, di mana para pemangku kekuasaan adalah orang-orang yang mementingkan kepentingannya di atas kepentingan rakyat.

ADVERTISEMENT

Tentu banyak sekali contoh masalah yang berkaitan dengan politik yang sering terjadi di Indonesia yangbsalah satunya adalah korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) yang sampai sekarang yang tidak menemukan titik terang untuk pencegahannya. Walaupun pada dasarnya, sudah ada hukum yang mengatur tentang KKN ini, namun, mereka seperti orang yang buta dan tuli akan hukum. Padahal mereka adalah orang-orang yang pakar di bidang hukum.

Sudah saatnya bagi para pemuda melaksanakan perannya sebagai Agent of Change yaitu mendorong terjadinya inovasi bangsa ke arah yang lebih baik,  termasuk dalam politiknya. Para pemuda harus peduli dan optimis untuk menciptakan kualitas politik yang baik di negara yang tercinta ini. Perbaikan politik hanya akan terjadi apabila ada orang yang baik, profesional,dan berintegritas masuk ke dalamnya.

Dalam realitasnya politik di negara kita sudah lama dipegang oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, hanya karena jabatan dan uang semata mereka menghalalkan segala cara. Hal ini lah yang membuat politik kita menjadi kotor. Saya yakin apabila politik digunakan sebagai mestinya akan mampu mensejahterakan rakyat, memajukan pembangunan dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju.

Oleh sebab itu, dari bacaan saya ada lima karakteristik pemimpin yang baik sebagai Agent of Change pertama, memiliki visi yang jernih. Sebagai seorang pemimpin kita harus memiliki target yang jelas sehingga sistem kerja dapat disusun dengan baik dan dengan tahapan yang berkesinambungan. Kedua, memiliki kegigihan untuk mencapai target.

Ketiga, bersikap kritis dan analitis. Mengapa harus demikian? Karena Sebagai seorang pemimpin yang baik, kita harus menggunakan akal sehat untuk berpikir, sehingga tidak ada hal yang langsung ditelan mentah-mentah.

Ke empat sarat akan pengetahuan dan pemimpin dengan memberikan contoh bukan hanya dengan instruksi. Ke lima, membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitarnya. Dengan kata lain, kita sebagai pemimpin harus memiliki integritas agar dapat dipercaya.

Jadi, kunci dari kesuksesan negara ini ada di tanganm Pemuda Pemudi Indonesia, maka sadar untuk tingkatkan peranmu dan ketahui fungsimu bangsa ini. Lalu terapkanlah sebagaimana mestinya. Sudah waktunya pergerakan-pergerakan Pemuda Indonesia kembali bangkit.  Kita adalah pemegang tumpuk perjuangan. Berjuanglah untuk mengembalikan sila kelima yang mulai pudar,  “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.”

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

BERHENTILAH MENYALAHKAN SEGALANYA

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com