• Latest

PERAN GURU  BK DALAM PEMBINAAN  AKHLAK SISWA DI SEKOLAH

Agustus 10, 2021
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

PERAN GURU  BK DALAM PEMBINAAN  AKHLAK SISWA DI SEKOLAH

Redaksiby Redaksi
Agustus 10, 2021
Reading Time: 5 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh Fitri Ramadhani

Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

 

Banyaknya isu dekadensi moral di kalangan remaja seperti pornografi, membolos, tawuran, dan masih banyak lainnya, yang sampai saat ini keberadaannya belum bisa diatasi secara tuntas. Dekadensi moral yang berujung pada aksi-aksi kriminal, atau kejahatan yang sangat mengganggu kehidupan masyarakat. Semakin menurunnya nilai-nilai moral seperti ini sangat disayangkan. Para orang tua dan para pendidik (guru), sangat penting memahami hal ini, sebab korban utamanya adalah remaja yang masih bersekolah.

Idealnya, semua orang tua, tenaga pendidik dan masyarakat harus bekerja sama dalam hal pembinaan moral, akhlak dan etika generasi bangsa ini. Apabila para orang tua, tenaga pendidik dan masyarakat sudah kompak, maka akan ada kemudahan dalam hal pembinaan akhlak tersebut. Apalagi Al-qur’an sebagai sumber ajaran agama islam telah memberikan tuntunan agar setiap muslim senantiasa mensucikan dirinya dari sifat-sifat yang buruk dan membiasakan diri kepada perikaku-perilaku yang baik.

Pada dasarnya, tujuan sebenarnya dari pembinaan akhlak adalah agar manusia menjadi baik dan biasa kepada yang baik tersebut. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tujuan dari pembinaan akhlak adalah latihan agar mendapatkan tingkah laku sebagai tabiat dalam artian agar perbuatan yang timbul dari akhlak baik dirasakan sebagai suatu kenikmatan bagi yang melakukannya. 

Menurut Said Agil tujuan pendidikan adalah membentuk manusia yang beriman, bertaqwa dan berakhakul karimah sehingga memiliki ketahanan rohaniyah yang tinggi serta mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan masyarakat. (Said AgilAl-Munawar, 2005 hal 15).

Nabi shallalu’alaihi wasssalam bersabda :”sesungguhnya di antara orang-orang yang paling aku cintai dan paling dekat tempat duduknya pada hari kiamat denganku yaitu orang-orang yang paling baik akhlaknya.” (HR. TIRMIDZI)

Agar seseorang memiliki budi pekerti yang baik, maka upaya yang dilakukan adalah dengan cara pembiasaan sehari-hari. Dengan upaya seperti ini seseorang akan nampak dengan dengan perilakunya sikap yang mulia dan timbul atas factor kesadaran, bukan karena adanya pihak dari mana pun.

Sebagai pembimbing, kita bertanggung jawab membimbing generasi bangsa dengan baik. Setiap ppembimbing memiliki tanggung jawab terhadap bimbingan moral atau akhlak anak yang meliputi,

ADVERTISEMENT

Pertama, membiasakan anak-anak untuk berkata benar, jujur dan sopan. Kedua, Membiasakan anak untuk saling menghormati antar sesama

Ketiga, membiasakan anak untuk ringan tangan

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Sebagaimana kita ketahui bahwa para ulama membagi akhlak kepada Allah, kepada sesama manusia dan akhlak kepada selain manusia. Lalu, bagaimana dengan guru BK di sekolah? Peran guru BK dalam mengajarkan akhlakul karimah terhadap anak yaitu berupa pengajaran akhlak kepada Allah dan akhlak kepada sesama manusia.

Guru BK perlu dekat, tetapi tidak membaur. Dalam menciptakan akhlak yang bagus kepada siswa, guru harus juga mencontohkannya dengan sabar. Di sekolah tentunya pencontohan dapat dilakukan. Dan jika bertemu di luar, maka anggaplah teman dengan ada batasan. Guru BK sebagai role model, pencontohan akhlak kini dan di masa yang akan datang harus siap akan hal itu. Ini penting sejalan dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat dan berdampak besar pada perkembangan akhlak generasi bangsa. Di samping kemajuan teknologi yang tak terbendung ini, guru BK juga harus membantu memfilterisasi pengaruh baik dan burukya. Sekolah tentunya memerlukan guru BK yang cekatan dan peka terhadap situasi yang terjadi yang pastinya mampu memberikan perubahan yang signifikan kepada sekolah tersebut. Ini bukan tentang seberapa banyaknya ilmu, tapi bagaimana ilmu itu diterapkan dengan baik. Di zaman yang semakin pelik ini, banyak orang yang mengabaikan tata krama yang sopan kepada sesama manusia. Tidak menerapkan yang semestinya dilakukan.

Teruntuk konselor masa depan, tantangan semakin berat dengan semakin hebatnya saingan di masa yang akan datang. Kita tidak tahu, teknologi apa yang akan muncul di masa yang akan datang. Bersiap-siap dari sekarang karena peran konselor dalam pembinaan akhlak yang akan datang sangat dibutuhkan untuk perubahan di masa yang akan datang kelak.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 335x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 296x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 278x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 253x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

BAGI SARJANA BK, SEKOLAH BUKAN SATU-SATUNYA TEMPAT BERSAING.

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com